Kompas.com - 20/04/2020, 20:24 WIB
AS saat ditemui di Mapolrestabes Semarang, Senin (20/4/2020). KOMPAS.com/RISKA FARASONALIAAS saat ditemui di Mapolrestabes Semarang, Senin (20/4/2020).

SEMARANG, KOMPAS.com - AS (23) seorang pemuda warga Gisikdrono, Semarang Barat ditangkap polisi lantaran kedapatan mengunggah komentar yang diduga melakukan penghinaan dan pencemaran nama baik.

Dari informasi yang didapat, AS memposting komentar terkait ungkapan ketidakpuasannya terhadap kebijakan penutupan jalan tahap 2 yang dilakukan oleh Pemerintah Kota Semarang mulai 20 April 2020 di grup publik Media Informasi Kota Semarang

"Py to ki jan jan,e kabeh kok ditutup, lha rakyat cilik py, gawe aturan kok pekok banget, Takut Corona itu hal yang wajar, tapi ojo koyo ngene juga, kabeh ditutup. Pekok,e seng nggawe aturan. Assuuuu. (Gimana sih ini sebenarnya, buat aturan kok bodoh banget, takut corona itu hal yang wajar, tapi jangan kayak gini juga, semua ditutup. Bodohnya yang bikin aturan. Anjiiing)," tulis AS melalui akun Facebook pribadinya.

Baca juga: Unggah Komentar yang Diduga Hina Presiden, Buruh Ditangkap Polisi

Komentar AS yang bernada mengumpat tersebut ditulisnya sebagai ungkapan kekesalannya dengan kebijakan pembatasan ruas jalan di Semarang karena dianggap menghalangi aktivitasnya.

Usai ditangkap polisi di kediamannya, AS diamankan di Satreskrim Polrestabes Semarang untuk diperiksa dan dimintai keterangan.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

AS mengaku menyesal dan berjanji tak akan mengulangi perbuatannya.

Ia pun menyampaikan permohonan maaf kepada publik terutama Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi.

"Atas nama pribadi saya mohon maaf untuk semua yang merasa tersinggung terutama Pemkot Semarang, Pak Wali Kota Semarang, dan saya mohon maaf sebesar-besarnya atas ucapan saya di sosmed terkait penutupan ruas jalan yang baru," ujarnya di Kantor Polrestabes Semarang, Senin (20/4/2020).

AS mengungkapkan alasan memposting komentar itu lantaran dirinya kerapkali melewati ruas Jalan Lamper yang ditutup sebagai tempat nongkrong bersama teman-temannya.

"Saya memang sering lewat di jalan itu, karena itu tempat main saya sama nongkrong bareng teman-teman kalau malam minggu. Kemudian saya jengkel karena kalau ke sana harus memutar arah," jelas pemuda lulusan SMA itu.

Baca juga: Diduga Asal Unggah, Seorang Perempuan Ditangkap karena Sebar Hoaks Corona

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Teori Hati Bidan Eros Mengabdi di Baduy

Teori Hati Bidan Eros Mengabdi di Baduy

Regional
Usai PON XX, Pendapatan Sektor Konstruksi di Papua Meningkat hingga Rp 926 Miliar

Usai PON XX, Pendapatan Sektor Konstruksi di Papua Meningkat hingga Rp 926 Miliar

Regional
Salatiga dan Kabupaten Semarang Dilanda Gempa, Pemprov Jateng Siapkan Tenda Darurat

Salatiga dan Kabupaten Semarang Dilanda Gempa, Pemprov Jateng Siapkan Tenda Darurat

Regional
Kesembuhan Covid-19 di Papua Capai 96,7 Persen, Masyarakat Diminta Tak Lengah

Kesembuhan Covid-19 di Papua Capai 96,7 Persen, Masyarakat Diminta Tak Lengah

Regional
Tinjau PTM di Pangandaran, Wagub Uu Minta Sekolah Hasilkan Metode Belajar Kreatif

Tinjau PTM di Pangandaran, Wagub Uu Minta Sekolah Hasilkan Metode Belajar Kreatif

Regional
Terima Kunjungan Atlet Taekwondo Ungaran, Ganjar: Atlet Muda Harus Dipersiapkan Sejak Dini

Terima Kunjungan Atlet Taekwondo Ungaran, Ganjar: Atlet Muda Harus Dipersiapkan Sejak Dini

Regional
Ridwan Kamil Sebut Jabar Punya Perda Pesantren Pertama di Indonesia

Ridwan Kamil Sebut Jabar Punya Perda Pesantren Pertama di Indonesia

Regional
Dompet Dhuafa dan Kimia Farma Berikan 2.000 Dosis Vaksin untuk Masyarakat Lombok Barat

Dompet Dhuafa dan Kimia Farma Berikan 2.000 Dosis Vaksin untuk Masyarakat Lombok Barat

Regional
Buka Kejuaraan UAH Super Series, Ridwan Kamil Adu Kemampuan Tenis Meja dengan Ustadz Adi Hidayat

Buka Kejuaraan UAH Super Series, Ridwan Kamil Adu Kemampuan Tenis Meja dengan Ustadz Adi Hidayat

Regional
Peringati Hari Santri, Ganjar Berharap Santri di Indonesia Makin Adaptif dan Menginspirasi

Peringati Hari Santri, Ganjar Berharap Santri di Indonesia Makin Adaptif dan Menginspirasi

Regional
Peringati HSN 2021, Wagub Uu Nyatakan Kesiapan Pemprov Jabar Bina Ponpes

Peringati HSN 2021, Wagub Uu Nyatakan Kesiapan Pemprov Jabar Bina Ponpes

Regional
Ridwan Kamil Pastikan Pemerintah Gelontorkan Rp 400 Triliun untuk Bangun Jabar Utara dan Selatan

Ridwan Kamil Pastikan Pemerintah Gelontorkan Rp 400 Triliun untuk Bangun Jabar Utara dan Selatan

Regional
Gencarkan Vaksinasi Covid-19, Pemprov Jabar Gandeng Pihak Swasta

Gencarkan Vaksinasi Covid-19, Pemprov Jabar Gandeng Pihak Swasta

Regional
AOE 2021 Dimulai Besok, Jokowi Dipastikan Hadir Buka Acara

AOE 2021 Dimulai Besok, Jokowi Dipastikan Hadir Buka Acara

Regional
Dukung Pesparawi XIII, YPMAK Beri Bantuan Rp 1 Miliar

Dukung Pesparawi XIII, YPMAK Beri Bantuan Rp 1 Miliar

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.