Kompas.com - 20/04/2020, 17:39 WIB
Kepala Satreskrim Polres Tasikmalaya AKP Siswo De Cuellar Tarigan menunjukkan hasil penggerebekan judi muncang atau kemiri dan berjudi dengan kerumunan belasan orang di sebuah gudang Desa Margajaya, Kecamatan Mangunreja, Kabupaten Tasikmalaya, Senin (20/4/2020). KOMPAS.COM/IRWAN NUGRAHAKepala Satreskrim Polres Tasikmalaya AKP Siswo De Cuellar Tarigan menunjukkan hasil penggerebekan judi muncang atau kemiri dan berjudi dengan kerumunan belasan orang di sebuah gudang Desa Margajaya, Kecamatan Mangunreja, Kabupaten Tasikmalaya, Senin (20/4/2020).

TASIKMALAYA, KOMPAS.com - Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Tasikmalaya  menggerebek belasan warga yang berkerumun saat berjudi adu muncang.

Lokasi perjudian itu berada di sebuah gudang di wilayah Kecamatan Mangunreja, Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat, Minggu (19/4/2020).

Sebanyak 10 orang di antaranya telah ditetapkan sebagai tersangka perjudian yang masing-masing memiliki peran yang berbeda, mulai dari bandar, pengatur perjudian sampai ke pemilik alat judi.

Baca juga: Pencuri Ini Malah Terima Bantuan dari Polisi, Begini Kisahnya

"Kita berhasil menggerebek 19 orang yang berkerumun di masa pandemi corona dan ternyata mereka sedang berjudi adu muncang (kemiri) di sebuah gudang di Kecamatan Mangunreja," kata Kepala Satreskrim Polres Tasikmalaya AKP Siswo De Cuellar Tarigan, Senin (20/4/2020).

Kasus ini bermula dari laporan warga, mengenai adanya kerumunan di saat ada imbauan social distancing dan pyshical distancing untuk memutus mata rantai virus corona.

Judi adu muncang merupakan permainan lokal Tasikmalaya, yakni menjepit dua buah kemiri yang masih bercangkang menggunakan alat pidekan atau dua bilah bambu yang sudah berbentuk mirip pagar bambu.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Dua kemiri yang dijepit bilah bambu itu dipukul alat khusus di bagian atasnya, hingga ada salah satu kemiri yang pecah.

"Nah, mereka memakai permainan adu muncang ini untuk taruhan uang berjudi," kata Siswo.

Baca juga: Ini Hukuman untuk Perwira Polisi yang Pukul 3 Bintara dan Jadi Viral

Polisi juga mengamankan beberapa barang bukti berupa uang judi sebesar Rp 510.000, 1 set alat adu muncang, 2 buah pentungan kayu dan besi, 6 unit sepeda motor dan puluhan muncang atau kemiri yang masih bercangkang.

Para tersangka dijerat Pasal 303 jo Pasal 53 jo Pasal 56 KUHP tentang Perjudian dengan ancaman hukuman maksimal 10 tahun penjara.

"Kita sangat menyayangkan di tengah pandemi corona ini masih ditemukan penyakit masyarakat yang menggelar perjudian dengan berkerumun," kata Siswo.

Saat ini, para tersangka perjudian adu muncang tersebut telah mendekam di sel tahanan Polres Tasikmalaya untuk proses hukum lebih lanjut.

Baca juga: Pembagian Sembako di Cibinong Ricuh, Bupati Bogor Tegur Baznas



Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Wujudkan Ketahanan Pangan, Inovasi 'Getar Dilan' Luwu Utara Masuk Top 45 KIPP

Wujudkan Ketahanan Pangan, Inovasi "Getar Dilan" Luwu Utara Masuk Top 45 KIPP

Regional
Jabar Optimistis Desa Wisatanya Akan Menang di Ajang ADWI 2021

Jabar Optimistis Desa Wisatanya Akan Menang di Ajang ADWI 2021

Regional
Bocah 2 Tahun Meninggal Usai Makan Singkong Bakar, Ini Kronologinya

Bocah 2 Tahun Meninggal Usai Makan Singkong Bakar, Ini Kronologinya

Regional
Kolaborasi Jadi Kunci Kudus Terlepas dari Status Zona Merah Covid-19

Kolaborasi Jadi Kunci Kudus Terlepas dari Status Zona Merah Covid-19

Regional
Ganjar Pranowo Disambangi Aktivis Mahasiswa Malam-malam, Ada Apa?

Ganjar Pranowo Disambangi Aktivis Mahasiswa Malam-malam, Ada Apa?

Regional
KRI Dr Soeharso-990 Bantu Pasokan Oksigen Jateng, Ganjar: Kami Prioritaskan untuk RS di Semarang Raya

KRI Dr Soeharso-990 Bantu Pasokan Oksigen Jateng, Ganjar: Kami Prioritaskan untuk RS di Semarang Raya

Regional
Kasus Covid-19 di Luwu Utara Tinggi, Bupati Indah Instruksikan Kepala Wilayah Jadi Pemimpin Lapangan

Kasus Covid-19 di Luwu Utara Tinggi, Bupati Indah Instruksikan Kepala Wilayah Jadi Pemimpin Lapangan

Regional
Walkot Benyamin Pastikan Tangsel Tangani Pandemi di Hulu dan Hilir Secara Serampak

Walkot Benyamin Pastikan Tangsel Tangani Pandemi di Hulu dan Hilir Secara Serampak

Regional
Tinjau Vaksinasi di Karawang dan Bekasi, Wagub Uu Optimistis Herd Immunity Akan Tercapai

Tinjau Vaksinasi di Karawang dan Bekasi, Wagub Uu Optimistis Herd Immunity Akan Tercapai

Regional
Melalui Fintech, Kang Emil Minta Bank BJB Adaptasi Sistem Keuangan Masa Depan

Melalui Fintech, Kang Emil Minta Bank BJB Adaptasi Sistem Keuangan Masa Depan

Regional
Dompet Dhuafa Salurkan 106 Ekor Hewan Kurban di Pedalaman Riau

Dompet Dhuafa Salurkan 106 Ekor Hewan Kurban di Pedalaman Riau

Regional
Terkait PPKM Level 4 di Semarang, Walkot Hendi Longgarkan 3 Aturan Ini

Terkait PPKM Level 4 di Semarang, Walkot Hendi Longgarkan 3 Aturan Ini

Regional
Ingin Luwu Utara Aman dan Sehat, Bupati IDP Imbau Warga Beradaptasi dengan Kebiasaan Baru

Ingin Luwu Utara Aman dan Sehat, Bupati IDP Imbau Warga Beradaptasi dengan Kebiasaan Baru

Regional
Beri Bantuan Alsintan untuk Poktan, Bupati IDP: Tolong Agar Tidak Diperjualbelikan

Beri Bantuan Alsintan untuk Poktan, Bupati IDP: Tolong Agar Tidak Diperjualbelikan

Regional
UM Bandung Gelar Vaksinasi Massal untuk 3.000 Warga, Ridwan Kamil Berikan Apresiasi

UM Bandung Gelar Vaksinasi Massal untuk 3.000 Warga, Ridwan Kamil Berikan Apresiasi

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X