Pembagian Sembako di Cibinong Ricuh, Bupati Bogor Tegur Baznas

Kompas.com - 20/04/2020, 16:57 WIB
Ratusan warga tampak berebut pembagian sembako di halaman Kantor Baznas, Cibinong, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Senin (20/4/2020). IstimewaRatusan warga tampak berebut pembagian sembako di halaman Kantor Baznas, Cibinong, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Senin (20/4/2020).

KABUPATEN BOGOR, KOMPAS.com - Bupati Bogor Ade Yasin menegur Badan Amil Zakat Nasional ( Baznas) Kabupaten Bogor, karena tidak ada konfirmasi terkait pembagian bahan pokok kepada masyarakat.

Teguran itu dilayangkan Bupati menyusul adanya kericuhan saat pembagian sembako di halaman Kantor Baznas, Cibinong, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Senin (20/4/2020).

"Sudah (teguran) karena tiba-tiba ada pembagian sembako dan tidak ada konfirmasi ke saya sebagai Ketua Gugus Tugas Covid-19," ucap Ade saat dikonfirmasi, Senin.

Baca juga: Pencuri Ini Malah Terima Bantuan dari Polisi, Begini Kisahnya

Ade menyayangkan sikap Baznas, karena tidak mematuhi aturan yang dibuat pemerintah terkait physical distancing dan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB).

Bukannya berkoordinasi terlebih dahulu, Baznas justru membagikan bantuan sembako yang menimbulkan kericuhan di tengah wabah pandemi Covid-19.

"Baznas itu kan kebagian tugas menyisir ustad dan amil yang tidak terdata dan pola pembagiannya door to door, makanya kok bisa nyerbu ke situ (warga)," kata Ade.

Baca juga: Pembagian Beras dan Telur Diprotes Warga yang Tidak Kebagian

Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

AirNav Bertukar Data Penerbangan dengan Filipina, Apa Manfaatnya?

AirNav Bertukar Data Penerbangan dengan Filipina, Apa Manfaatnya?

Regional
4 Hal Penting Soal 179 Siswa di Jateng Positif Covid-19, Tatap Muka Dihentikan, Berawal Gejala Demam dan Batuk

4 Hal Penting Soal 179 Siswa di Jateng Positif Covid-19, Tatap Muka Dihentikan, Berawal Gejala Demam dan Batuk

Regional
15 Orang Positif Corona, PN Bandung Ditutup

15 Orang Positif Corona, PN Bandung Ditutup

Regional
Bintara Polisi Ini 2 Kali Terlibat Kasus Narkoba

Bintara Polisi Ini 2 Kali Terlibat Kasus Narkoba

Regional
Kisah 4 Nelayan Terombang-ambing 12 Jam di Laut Usai Kapal Karam Dihantam Ombak

Kisah 4 Nelayan Terombang-ambing 12 Jam di Laut Usai Kapal Karam Dihantam Ombak

Regional
Melihat Kapasitas dan Ketersediaan Ruang Isolasi Pasien Covid-19 di Riau

Melihat Kapasitas dan Ketersediaan Ruang Isolasi Pasien Covid-19 di Riau

Regional
Sederet Fakta Penembakan Mobil Alphard di Solo, Pelaku dan Korban Punya Hubungan Keluarga hingga Dijerat Pasal Pembunuhan

Sederet Fakta Penembakan Mobil Alphard di Solo, Pelaku dan Korban Punya Hubungan Keluarga hingga Dijerat Pasal Pembunuhan

Regional
Bertemu Moeldoko, Ini Permintaan Ridwan Kamil soal Covid-19

Bertemu Moeldoko, Ini Permintaan Ridwan Kamil soal Covid-19

Regional
Ini Mayoritas Usia Pasien Covid-19 yang Meninggal di Kulon Progo

Ini Mayoritas Usia Pasien Covid-19 yang Meninggal di Kulon Progo

Regional
179 Siswa SMK di Jateng Positif Covid-19, Ini Komentar Ganjar

179 Siswa SMK di Jateng Positif Covid-19, Ini Komentar Ganjar

Regional
Hasil Survei Indikator Politika Indonesia Menunjukkan Zairullah-Rusli Unggul, Ini Tanggapan Relawan

Hasil Survei Indikator Politika Indonesia Menunjukkan Zairullah-Rusli Unggul, Ini Tanggapan Relawan

Regional
Pengakuan Sahrul, Kapten Kapal Karam: Kami Terkatung-katung 12 Jam di Laut

Pengakuan Sahrul, Kapten Kapal Karam: Kami Terkatung-katung 12 Jam di Laut

Regional
5 Tenaga Pendidik SMA di Cianjur Terpapar Virus Corona

5 Tenaga Pendidik SMA di Cianjur Terpapar Virus Corona

Regional
Parahnya Banjir di Medan, Mobil Terbawa Air dan Tersangkut di Pagar

Parahnya Banjir di Medan, Mobil Terbawa Air dan Tersangkut di Pagar

Regional
Kader Ramai-ramai Copot Kaus Paslon yang Diusung PDI-P, Ini Ceritanya

Kader Ramai-ramai Copot Kaus Paslon yang Diusung PDI-P, Ini Ceritanya

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X