14.394 Debitur di Eks Karesidenan Pekalongan Diberi Keringanan Kredit

Kompas.com - 20/04/2020, 16:36 WIB
 Kepala OJK Cabang Tegal Ludy Arlianto saat teleconference dengan awak media di Kantor OJK Tegal, Senin (20/4/2020) KOMPAS.com/Tresno Setiadi Kepala OJK Cabang Tegal Ludy Arlianto saat teleconference dengan awak media di Kantor OJK Tegal, Senin (20/4/2020)

TEGAL, KOMPAS.com - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Cabang Tegal, Jawa Tengah, mencatat 14.394 debitur telah mendapat persetujuan keringanan kredit dengan nilai total Rp 1,33 triliun dari perusahaan atau leasing per 16 April 2020.

Kepala OJK Cabang Tegal Ludy Arlianto mengungkapkan, terdapat 36.699 debitur dari tujuh kabupaten/kota di wilayah eks karesidenan Pekalongan sebelumnya terdampak pandemi Covid-19 dengan total kredit mencapai Rp 3,29 triliun.

"Jumlah itu terdiri dari debitur perbankan dan debitur di industri keuangan nonbank. Bila dirinci, debitur yang mendapatkan keringanan kredit ada 14.394 debitur dengan nominal Rp 1,33 triliun," kata Ludy saat teleconference dengan awak media di Kantor OJK Tegal, Senin (20/4/2020)

Sementara di Industri Jasa Keuangan (IJK) non bank, ada dari PT Permodalan Nasional Madani (PNM) sebanyak 20.470 debitur dengan nominal Rp 44,63 miliar.

Baca juga: Sebelum Kabur Dibantu Sang Istri, PDP di Tegal Sempat Minta Ditempatkan di Ruang Berbeda

Dari perusahaan pembiayaan atau leasing sebanyak 527 debitur dengan nominal Rp 20,99 miliar.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Kemudian dari PT Pegadaian (Persero) sebanyak 5 debitur dengan nominal Rp 340,92 juta.

Adapun jumlah debitur dari seluruh IJK yang saat ini masih dalam proses pengajuan permohonan keringanan kredit sebanyak 73.641 debitur.

“Jadi tidak benar kalau ada yang bilang masyarakat tidak dilayani. Namun pihak bank, leasing, PNM, pegadaian, serta IJK yang lain, butuh waktu untuk melakukan penilaian pada proses pengajuan restrukturisasi kredit," kata Ludy

Menurut Ludy, jika debitur telah mengajukan permohonan keringanan kredit, tentunya IJK akan segera memberitahukan hasil keputusannya kepada debitur.

Baca juga: Ini Alasan PDP di Tegal yang Baru Pulang dari Jakarta Kabur dari Ruang Isolasi RS Dibantu Sang Istri

Pasalnya, beberapa industri masih menunggu persetujuan dari kantor pusat.

"Masyarakat yang akan mengajukan permohonan keringanan kredit ini diharapkan tahu keringanan ditujukan untuk masyarakat yang benar-benar memerlukan," kata Ludy.

Bentuk keringanan yang diatur dalam POJK Nomor 11/POJK.03/2020 berupa penurunan suku bunga, perpanjangan jangka waktu, pengurangan tunggakan pokok atau bunga, penambahan fasilitas kredit maupun penundaan pembayaran angsuran.

Saat ini, kata dia, hampir seluruh IJK telah memiliki kebijakan internal dan siap mengimplementasikan kebijakan restruktrisasi kredit tersebut.

"Warga yang memang perlu keringanan kredit silakan ajukan ke industri yang saat ini menjadi mitra. Adapun debitur yang masih mampu, diharapkan tetap membayar angsuran supaya bisa memberikan kesempatan kepada masyarakat lain yang memang membutuhkan," katanya.

Ludy juga juga meminta kepada nasabah untuk tidak berbondong-bondong datang ke bank atau perusahaan leasing, terkait stimulus restrukturisasi kredit di tengah pandemi corona saat ini.

"Mereka dapat mengajukan permohonan melalui telepon, WhatsApp atau melalui email kepada IJK dimaksud," pungkasnya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Dompet Dhuafa dan Kimia Farma Berikan 2.000 Dosis Vaksin untuk Masyarakat Lombok Barat

Dompet Dhuafa dan Kimia Farma Berikan 2.000 Dosis Vaksin untuk Masyarakat Lombok Barat

Regional
Buka Kejuaraan UAH Super Series, Ridwan Kamil Adu Kemampuan Tenis Meja dengan Ustadz Adi Hidayat

Buka Kejuaraan UAH Super Series, Ridwan Kamil Adu Kemampuan Tenis Meja dengan Ustadz Adi Hidayat

Regional
Peringati Hari Santri, Ganjar Berharap Santri di Indonesia Makin Adaptif dan Menginspirasi

Peringati Hari Santri, Ganjar Berharap Santri di Indonesia Makin Adaptif dan Menginspirasi

Regional
Peringati HSN 2021, Wagub Uu Nyatakan Kesiapan Pemprov Jabar Bina Ponpes

Peringati HSN 2021, Wagub Uu Nyatakan Kesiapan Pemprov Jabar Bina Ponpes

Regional
Ridwan Kamil Pastikan Pemerintah Gelontorkan Rp 400 Triliun untuk Bangun Jabar Utara dan Selatan

Ridwan Kamil Pastikan Pemerintah Gelontorkan Rp 400 Triliun untuk Bangun Jabar Utara dan Selatan

Regional
Gencarkan Vaksinasi Covid-19, Pemprov Jabar Gandeng Pihak Swasta

Gencarkan Vaksinasi Covid-19, Pemprov Jabar Gandeng Pihak Swasta

Regional
AOE 2021 Dimulai Besok, Jokowi Dipastikan Hadir Buka Acara

AOE 2021 Dimulai Besok, Jokowi Dipastikan Hadir Buka Acara

Regional
Dukung Pesparawi XIII, YPMAK Beri Bantuan Rp 1 Miliar

Dukung Pesparawi XIII, YPMAK Beri Bantuan Rp 1 Miliar

Regional
9 Pemda di Papua Raih WTP, Kemenkeu Minta Daerah Lain di Papua Termotivasi

9 Pemda di Papua Raih WTP, Kemenkeu Minta Daerah Lain di Papua Termotivasi

Regional
Capai Rp 72,46 Triliun, Realisasi Investasi Jabar per Januari-Juni 2021 Peringkat 1 Nasional

Capai Rp 72,46 Triliun, Realisasi Investasi Jabar per Januari-Juni 2021 Peringkat 1 Nasional

Regional
Temui Gus Yasin, Ridwan Kamil Sebut Jabar Ingin Berbagi Pengalaman dan Investasi di Kota Lama Semarang

Temui Gus Yasin, Ridwan Kamil Sebut Jabar Ingin Berbagi Pengalaman dan Investasi di Kota Lama Semarang

Regional
Lewat Bidan Desa, Satgas Jabar Beri Kemudahan Akses Vaksinasi Lansia

Lewat Bidan Desa, Satgas Jabar Beri Kemudahan Akses Vaksinasi Lansia

Regional
Resmi Dilantik, Sekda Baru Pemprov Papua Diharapkan Akselerasi Kebijakan Daerah

Resmi Dilantik, Sekda Baru Pemprov Papua Diharapkan Akselerasi Kebijakan Daerah

Regional
Kafilah STQH Jabar Dilepas ke Tingkat Nasional, Ini Pesan Kang Emil untuk Mereka

Kafilah STQH Jabar Dilepas ke Tingkat Nasional, Ini Pesan Kang Emil untuk Mereka

Regional
Targetkan Netral Karbon pada 2050, Indika Energy Tanam 21.000 Mangrove

Targetkan Netral Karbon pada 2050, Indika Energy Tanam 21.000 Mangrove

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.