Kompas.com - 20/04/2020, 14:25 WIB
Ashadi (60) kakek pengayuh becak yang mangkal di depan Taman Madukoro, Banjir Kanal Barat Semarang. KOMPAS.com/RISKA FARASONALIAAshadi (60) kakek pengayuh becak yang mangkal di depan Taman Madukoro, Banjir Kanal Barat Semarang.

SEMARANG, KOMPAS.com - Pandemi Covid-19 yang mewabah di Indonesia mengakibatkan sejumlah profesi terkena dampak, tak terkecuali pengayuh becak.

Semisalnya yang dialami Ashadi (60), pengayuh becak di Kota Semarang, Jawa Tengah.

Dia mengeluhkan tak bisa makan karena penghasilannya merosot drastis.

Pengayuh becak asal Kendal ini bercerita, semenjak Covid-19 merebak, uang yang dikumpulkan dari penumpang hanya sebesar Rp 10.000 setiap hari.

Baca juga: Ribuan Sopir hingga Tukang Becak Dilatih Pencegahan Covid-19, Diberi Rp 600.000 Per Bulan

Penghasilan itu tak mampu mencukupi kebutuhan sehari-hari untuk anak dan istrinya yang hanya seorang ibu rumah tangga.

"Sebelum ada corona ada pemasukan dikit-dikit bisa sampai Rp 40.000 sampai Rp 50.000 setiap hari. Tapi sejak corona sepi, ini aja satu hari enggak narik paling cuma dapat Rp 10.000 sehari," kata Ashadi yang biasa mangkal di depan Taman Madukoro, Banjir Kanal Barat Semarang, Minggu (19/4/2020).

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Pria paruh baya itu mengaku belum mendapatkan bantuan secara langsung dari pemerintah.

Baca juga: Soimah Bagi-bagi Masker Kain ke Tukang Cukur hingga Tukang Becak

Setiap hari dia hanya mengandalkan para dermawan yang tergugah hatinya untuk memberikan sedekah berupa makanan.

"Paling cuma bisa dapat makan siang dari mobil-mobil yang lewat berhenti terus kasih makanan. Itu pun kadang-kadang," ungkapnya.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Apresiasi Aksi Peduli Covid-19 Mahasiswa di Semarang, Ganjar: Bisa Jadi Contoh untuk Daerah Lain

Apresiasi Aksi Peduli Covid-19 Mahasiswa di Semarang, Ganjar: Bisa Jadi Contoh untuk Daerah Lain

Regional
Jamin Biaya Pemakaman Pasien Covid-19, Pemkab Wonogiri Anggarkan Rp 2 Juta Per Pemulasaraan

Jamin Biaya Pemakaman Pasien Covid-19, Pemkab Wonogiri Anggarkan Rp 2 Juta Per Pemulasaraan

Regional
Keterlibatan Pemerintah Bikin BOR di Wonogiri Turun Drastis Selama PPKM

Keterlibatan Pemerintah Bikin BOR di Wonogiri Turun Drastis Selama PPKM

Regional
Bupati Wonogiri Fokus Percepat Vaksinasi di Tingkat Kecamatan

Bupati Wonogiri Fokus Percepat Vaksinasi di Tingkat Kecamatan

Regional
Kendalikan Laju Pertumbuhan Penduduk, Wali Kota Madiun Terima Penghargaan MKK 2021

Kendalikan Laju Pertumbuhan Penduduk, Wali Kota Madiun Terima Penghargaan MKK 2021

Regional
Sapa Warga Subang dan Purwakarta, Ridwan Kamil Bagikan Sembako dan Tinjau Vaksinasi

Sapa Warga Subang dan Purwakarta, Ridwan Kamil Bagikan Sembako dan Tinjau Vaksinasi

Regional
Mahasiswa Bantu Penanganan Covid-19, Ganjar Pranowo Berikan Apresiasi

Mahasiswa Bantu Penanganan Covid-19, Ganjar Pranowo Berikan Apresiasi

Regional
Wujudkan Ketahanan Pangan, Inovasi 'Getar Dilan' Luwu Utara Masuk Top 45 KIPP

Wujudkan Ketahanan Pangan, Inovasi "Getar Dilan" Luwu Utara Masuk Top 45 KIPP

Regional
Jabar Optimistis Desa Wisatanya Akan Menang di Ajang ADWI 2021

Jabar Optimistis Desa Wisatanya Akan Menang di Ajang ADWI 2021

Regional
Bocah 2 Tahun Meninggal Usai Makan Singkong Bakar, Ini Kronologinya

Bocah 2 Tahun Meninggal Usai Makan Singkong Bakar, Ini Kronologinya

Regional
Kolaborasi Jadi Kunci Kudus Terlepas dari Status Zona Merah Covid-19

Kolaborasi Jadi Kunci Kudus Terlepas dari Status Zona Merah Covid-19

Regional
Ganjar Pranowo Disambangi Aktivis Mahasiswa Malam-malam, Ada Apa?

Ganjar Pranowo Disambangi Aktivis Mahasiswa Malam-malam, Ada Apa?

Regional
KRI Dr Soeharso-990 Bantu Pasokan Oksigen Jateng, Ganjar: Kami Prioritaskan untuk RS di Semarang Raya

KRI Dr Soeharso-990 Bantu Pasokan Oksigen Jateng, Ganjar: Kami Prioritaskan untuk RS di Semarang Raya

Regional
Kasus Covid-19 di Luwu Utara Tinggi, Bupati Indah Instruksikan Kepala Wilayah Jadi Pemimpin Lapangan

Kasus Covid-19 di Luwu Utara Tinggi, Bupati Indah Instruksikan Kepala Wilayah Jadi Pemimpin Lapangan

Regional
Walkot Benyamin Pastikan Tangsel Tangani Pandemi di Hulu dan Hilir Secara Serampak

Walkot Benyamin Pastikan Tangsel Tangani Pandemi di Hulu dan Hilir Secara Serampak

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X