Suami Istri di Tasikmalaya Reaktif Corona Sepulang dari Jakarta dan 1 Meninggal

Kompas.com - 20/04/2020, 12:58 WIB
Wali Kota Tasikmalaya Budi Budiman didampingi Wakil Wali Kota Tasikmalaya Muhammad Yusuf saat berada di kantornya, Minggu (19/4/2020). KOMPAS.COM/IRWAN NUGRAHAWali Kota Tasikmalaya Budi Budiman didampingi Wakil Wali Kota Tasikmalaya Muhammad Yusuf saat berada di kantornya, Minggu (19/4/2020).

TASIKMALAYA, KOMPAS.com - Pasangan suami istri asal Kota Tasikmalaya terkonfirmasi reaktif hasil rapid test setelah mereka pulang dari Jakarta beberapa hari lalu.

Suaminya diketahui meninggal dunia setelah sempat dirawat, Minggu (19/4/2020). Kemudian uji sampel dikirim untuk tes swab pada hari yang sama.

Sedangkan istrinya sampai sekarang masih menjalani perawatan di ruang isolasi salah satu rumah sakit swasta wilayah Kota Tasikmalaya.

"Ya, pasien meninggal hasil reaktif rapid test kemarin. Mereka adalah suami istri, dua-duanya terkonfirmasi reaktif. Pasien meninggal suaminya yang terpapar keduanya dari klaster Jakarta," jelas Wali Kota Tasikmalaya Budi Budiman kepada Kompas.com lewat WhatsApp, Senin (20/4/2020).

Baca juga: Wali Kota Tasikmalaya Larang Acara Munggahan dan Ngabuburit Selama Ramadhan

Budi menambahkan, pasien terkonfirmasi Covid-19 yang meninggal di Kota Tasikmalaya selama ini sudah dua orang, yakni berstatus positif hasil swab dan reaktif hasil rapid test.

Sementara hasil tes swab pasien meninggal karena reaktif rapid test masih belum bisa diketahui karena belum keluar dari laboratorium di Bandung.

"Iya, sampel pasien meninggal sudah dikirim kemarin. Sampai hari ini hasil swab-nya belum turun," tambah Budi.

Budi pun mengapresiasi masyarakat Kota Tasikmalaya karena sudah tidak ada lagi yang menolak pemakaman jenazah Covid-19.

Pemakaman dilaksanakan di kompleks milik keluarga korban di Kecamatan Kawalu, Kota Tasikmalaya, dengan lancar dan sesuai protokol Covid-19

"Alhamdulilah setelah dilakukan sosialisasi secara masif masyarakat bisa mengerti dan memahami kalau proses pemakaman Covid-19 sesuai protokol tak akan menyebarkan virus. Masyarakat sudah tak mempermasalahkan lagi terkait proses pemakaman," ungkap Budi. 

Bedasarkan data terakhir covid-19 Kota Tasikmalaya, saat ini total terdapat 5 orang terkonfirmasi positif Covid-19 hasil swab dan 22 orang terkonfirmasi reaktif corona hasil rapid test.

Baca juga: Pasien Positif Corona di Tasikmalaya Bertambah Jadi 25 Orang

Dari jumlah itu, 5 orang dinyatakan sembuh dan 2 orang lainnya meninggal dunia.

Sementara sisanya sampai sekarang masih menjalani perawatan di ruang karantina yang tersebar di beberapa rumah sakit di wilayah Kota Tasikmalaya.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Jayakan Kembali Kota Lama Kesawan, Walkot Bobby Gandeng BPK2L Semarang

Jayakan Kembali Kota Lama Kesawan, Walkot Bobby Gandeng BPK2L Semarang

Regional
Ketua PWI Sumut Apresiasi Inisiatif Bobby Nasution Ajak Wartawan Berdialog

Ketua PWI Sumut Apresiasi Inisiatif Bobby Nasution Ajak Wartawan Berdialog

Regional
Bobby Nasution Akan Bangun Ruang Wartawan di Balai Kota Medan

Bobby Nasution Akan Bangun Ruang Wartawan di Balai Kota Medan

Regional
Disnaker Jabar Siap Awasi Pembagian THR oleh Perusahaan

Disnaker Jabar Siap Awasi Pembagian THR oleh Perusahaan

Regional
Terkait Fokus Kelola Anggaran, Bupati Jekek: Sudah Lewat 5 Program

Terkait Fokus Kelola Anggaran, Bupati Jekek: Sudah Lewat 5 Program

Regional
Emil Respons Positif Kerja Sama PT Agro Jabar dengan PT Agro Serang

Emil Respons Positif Kerja Sama PT Agro Jabar dengan PT Agro Serang

Regional
Jabar Jadi Provinsi Terbaik Penerapan PPKM Mikro, Kang Emil: Ini Tanda Kerja Keras Kita Konkret

Jabar Jadi Provinsi Terbaik Penerapan PPKM Mikro, Kang Emil: Ini Tanda Kerja Keras Kita Konkret

Regional
Soal Gerakan Cinta Zakat, Ganjar: Manfaatnya Hebat

Soal Gerakan Cinta Zakat, Ganjar: Manfaatnya Hebat

Regional
Ridwan Kamil: Gerakan Pramuka Harus Tumbuhkan Jiwa Kepemimpinan

Ridwan Kamil: Gerakan Pramuka Harus Tumbuhkan Jiwa Kepemimpinan

Regional
Semarang Jadi Kota Terbaik di PPD Jateng, Hendi: Kita Kawal untuk Realisasi Program

Semarang Jadi Kota Terbaik di PPD Jateng, Hendi: Kita Kawal untuk Realisasi Program

Regional
Wujudkan Masyarakat Maju, Bupati dan Wabup Wonogiri Siapkan 7 Program

Wujudkan Masyarakat Maju, Bupati dan Wabup Wonogiri Siapkan 7 Program

Regional
Pembangunan Kereta Cepat Sudah 70 Persen, Kang Emil: Perlu Dibangun Flyover

Pembangunan Kereta Cepat Sudah 70 Persen, Kang Emil: Perlu Dibangun Flyover

Regional
Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Bandang NTT, Ganjar: Ini Bagian dari Spirit Kebersamaan Kita

Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Bandang NTT, Ganjar: Ini Bagian dari Spirit Kebersamaan Kita

Regional
Ingin Kompetensi Masyarakat Berkembang, Pemprov Jabar Dukung Program Kartu Prakerja

Ingin Kompetensi Masyarakat Berkembang, Pemprov Jabar Dukung Program Kartu Prakerja

Regional
Hadiri Rakerda Jabar Bergerak, Kang Emil: Terus Jalankan Regenerasi

Hadiri Rakerda Jabar Bergerak, Kang Emil: Terus Jalankan Regenerasi

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X