Wali Kota Tasikmalaya Larang Acara Munggahan dan Ngabuburit Selama Ramadhan

Kompas.com - 20/04/2020, 12:30 WIB
Wali Kota Tasikmalaya Budi Budiman didampingi Wakil Wali Kota Tasikmalaya Muhammad Yusuf saat berada di kantornya, Minggu (19/4/2020). KOMPAS.COM/IRWAN NUGRAHAWali Kota Tasikmalaya Budi Budiman didampingi Wakil Wali Kota Tasikmalaya Muhammad Yusuf saat berada di kantornya, Minggu (19/4/2020).

TASIKMALAYA, KOMPAS.com - Wali Kota Tasikmalaya Budi Budiman, melarang berbagai acara munggahan warga menjelang beberapa hari memasuki bulan puasa demi mencegah penyebaran covid-19 di wilayahnya.

Masyarakat diimbau untuk tetap diam di rumah jika tidak ada urusan penting dan mendesak, serta bersiap kekhusyuan ibadah di bulan Ramadhan.

Sedangkan acara munggahan di tengah masyarakat Kota Tasikmalaya lebih dikenal dengan berkumpul bersama sebelum memasuki hari pertama puasa.

"Untuk tahun ini, tidak perlu ada munggahan, berkumpul dan sebagainya. Munggahan atau tradisi berkumpul menjelang Ramadhan tahun ini dilarang saja karena kita sedang di masa pandemi corona yang sampai sekarang masih belum diketahui kapan akan berkahirnya," jelas Budi, sekaligus ketua gugus tugas percepatan penanganan covid-19 Kota Tasikmalaya, Senin (20/4/2020).

Baca juga: Demi Keselamatan Bersama, Tradisi Munggahan Jelang Ramadhan Ditiadakan

Budi pun mengaku pihaknya telah menyosialisasikan anjuran sesuai Kementerian Agama saat masa pandemi corona bagi umat muslim selama bulan Ramadhan.

Salah satunya tetap berada di rumah dan tak boleh ada kegiatan kumpul bersama saat tradisi "ngabuburit" atau kumpul warga saat menunggu buka puasa.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Selain acara munggahan, saya juga mengimbau warga jangan ngabuburit atau kumpul-kumpul menunggu waktu buka puasa selama Ramadhan," tanbah Budi.

Budi pun mengingatkan kembali bagi warga yang berada di luar kota untuk tidak mudik ke kampung halamannya selama masa pandemi corona.

Soalnya, pemudik yang berasal dari zona merah selama ini paling besar risikonya untuk menularkan covid-19 di lingkungan sekitarnya.

"Lihat saja, pemudik berdatangan, warga yang berstatus orang dalam pemantauan (ODP) di Kota Tasikmalaya sudah mencapai angka seribuan lebih sekarang," ujar Budi.

Baca juga: Masjid Istiqlal Tidak Gelar Tarawih dan Buka Puasa Bersama Selama Ramadhan

Budi pun terus menerus meminta warganya di dalam kota tetap menjalankan anjuran pemerintah untuk tidak keluar rumah jika tak penting, menghindari kerumunan, mengenakan masker, jaga jarak, dan menerapkan pola hidup bersih dan sehat. 

"Kalau warga di kota supaya tetap mematuhi anjuran pemerintah," ungkapnya.

Berdasarkan laporan Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Tasikmalaya, kondisi penyebaran virus corona di wilayah berjuluk kota resik tersebut masih mengalami kenaikan.

Sampai sekarang berdasarkan data terakhir covid-19 Kota Tasikmalaya, total terdapat 5 orang terkonfirmasi positif covid hasil swab dan 22 orang terkonfirmasi reaktif corona hasil rapid tes.

Dari jumlah itu, 5 orang telah dinyatakan sembuh dan 2 orang lainnya meninggal dunia. Sementara sisanya sampai sekarang masih menjalani perawatan di ruang karantina yang tersebar di beberapa rumah sakit wilayah Kota Tasikmalaya.

Baca juga: Kabar Baik, Pasien Sembuh Covid-19 di RS Jasa Kartini Tasikmalaya Terus Bertambah

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Hadiri Deklarasi Pilkades Damai, Bupati Luwu Utara Minta Cakades Tegakkan Protokol Kesehatan

Hadiri Deklarasi Pilkades Damai, Bupati Luwu Utara Minta Cakades Tegakkan Protokol Kesehatan

Regional
Bupati IDP Resmikan Program Pamsimas, Kini Warga Desa Dodolo Nikmati Air Bersih

Bupati IDP Resmikan Program Pamsimas, Kini Warga Desa Dodolo Nikmati Air Bersih

Regional
Gandeng KPK, Hendi Tegaskan Komitmen Cegah dan Berantas Korupsi

Gandeng KPK, Hendi Tegaskan Komitmen Cegah dan Berantas Korupsi

Regional
25 Persen Warga Sudah Divaksin, Menkes Tambah Jatah Vaksin Kota Madiun

25 Persen Warga Sudah Divaksin, Menkes Tambah Jatah Vaksin Kota Madiun

Regional
Kasus Covid-19 di Semarang Semakin Tinggi, Walkot Hendi Tutup 8 Ruas Jalan

Kasus Covid-19 di Semarang Semakin Tinggi, Walkot Hendi Tutup 8 Ruas Jalan

Regional
Belajar dari Pemkot Medan, Wali Kota Pariaman Akan Aplikasikan Strategi Pengelolaan Wisata Sejarah

Belajar dari Pemkot Medan, Wali Kota Pariaman Akan Aplikasikan Strategi Pengelolaan Wisata Sejarah

Regional
Banyak Warga Gelar Hajatan, Bupati IDP Minta Camat Berlakukan Syarat Khusus

Banyak Warga Gelar Hajatan, Bupati IDP Minta Camat Berlakukan Syarat Khusus

Regional
Lewat “Gebyar PON”, Panitia Buktikan Kesiapan Papua sebagai Tuan Rumah PON XX 2021

Lewat “Gebyar PON”, Panitia Buktikan Kesiapan Papua sebagai Tuan Rumah PON XX 2021

Regional
Walkot Hendi Prioritaskan Vaksin untuk Guru PAUD

Walkot Hendi Prioritaskan Vaksin untuk Guru PAUD

Regional
Kabupaten Wonogiri Dapat Penghargaan Tercepat Pendataan SDGs Desa, Gus Menteri: Ini Pertama Kali di Indonesia

Kabupaten Wonogiri Dapat Penghargaan Tercepat Pendataan SDGs Desa, Gus Menteri: Ini Pertama Kali di Indonesia

Regional
Mendes PDTT Dorong Program SDGs Desa, Bupati Wonogiri Berikan Apresiasi

Mendes PDTT Dorong Program SDGs Desa, Bupati Wonogiri Berikan Apresiasi

Regional
Kabupaten Wonogiri Tercepat dalam Pendataan SDGs Desa, Gus Menteri Penasaran

Kabupaten Wonogiri Tercepat dalam Pendataan SDGs Desa, Gus Menteri Penasaran

Regional
Ditinggali Lebih dari Setengah Abad, Rumah Ini Dapat Bantuan Renovasi dari Pemprov Jateng

Ditinggali Lebih dari Setengah Abad, Rumah Ini Dapat Bantuan Renovasi dari Pemprov Jateng

Regional
Soal Viral Nenek Binah yang Terlantar, Ini Klarifikasi TKSK Tulungagung

Soal Viral Nenek Binah yang Terlantar, Ini Klarifikasi TKSK Tulungagung

Regional
Terima Penghargaan Green Leadership, Walkot Maidi: Jadi Kado Ulang Tahun Kota Madiun

Terima Penghargaan Green Leadership, Walkot Maidi: Jadi Kado Ulang Tahun Kota Madiun

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X