Kompas.com - 20/04/2020, 06:30 WIB
Siswi SD bernama Kanayah membongkar 3 celengan isi uang tabungannya di Caritas Keuskupan Maumere, Kabupaten Sikka, NTT, Sabtu (18/4/2020), untuk bantu beli APD tenaga medis. KOMPAS.com/NANSIANUS TARISSiswi SD bernama Kanayah membongkar 3 celengan isi uang tabungannya di Caritas Keuskupan Maumere, Kabupaten Sikka, NTT, Sabtu (18/4/2020), untuk bantu beli APD tenaga medis.

MAUMERE, KOMPAS.com - Kanayah, seorang siswi sekolah dasar (SD) kelas 3 di Maumere, Kabupaten Sikka, NTT rela menyumbangkan uang tabungannya untuk diberikan kepada tenaga medis untuk beli alat pelindung diri (APD). 

Sabtu, (18/4/2020), ia datang bersama ayahnya ke Caritas Keuskupan Maumere untuk menyerahkan 3 celengan berisikan uang tabungannya itu. 

Tiba di Caritas Keuskupan Maumere, celengan Kanayah pun dipecahkan. Kemudian, uangnya dihitung. Dari 3 celengan itu nominal uangnya bervariasi. Ada yang Rp 1.000, Rp 20.000, dan Rp 50.000. 

Setelah dihitung, uang tabungannya dari tiga celengan itu berjumlah Rp 741.500. 

Baca juga: Bongkar Celengan Bantu Tenaga Medis, 2 Bocah SD Diundang Ridwan Kamil

"Saya sedih membaca berita di internet dan televisi, ada tenaga medis yang menangani pasien virus Corona tanpa alat pelindung diri. Saya bayangkan, perawat dan dokter rentan ertular virus Corona kalau tidak pakai APD. Apalagi saya dengar, petugas di sini masih kekurangan APD. Makanya saya terdorong untuk sumbangkan uang tabungan untuk para tenaga medis," ungkap Kanayah kepada sejumlah awak media, Sabtu siang. 

Kanayah mengaku, awalnya uang itu ditabung untuk beli koper mainan. Tetapi, dengan mewabahnya virus corona, ia rela dan iklas menyumbangkan uang tabungan itu untuk beli APD para tenaga medis. 

Baca juga: Kisah Bocah 9 Tahun Sumbangkan Tabungannya untuk APD Petugas Medis

Ajak berbagi ke sesama

Kanayah mengungkapkan, saat niatnya itu muncul, ia langsung menyampaikan kepada orang tuanya. Orang tuanya pun mendukung niat baik Kanayah. 

Kanayah pun mengajak siswa-siswa lain di Kabupaten Sikka agar meyumbangkan uang jajan untuk orang-orang yang membutuhkan. 

"Mari kita saling berbagi kepada sesama. Membagi itu tidak harus dari kelebihan kita. Bisa juga berbagi dari kekurangan," ungkap Kanayah. 

Baca juga: Siswa SD di Kendari Sumbangkan Tabungannya untuk Tenaga Medis Corona

Sementara itu, Robert, ayah dari Kanayah mengaku terharu dengan niat baik anaknya itu menyumbangkan uang tabungan untuk beli APD tenaga medis di Sikka. Niatnya itu spontan muncul setelah menonton berita di televisi dan membaca berita di internet. 

Awalnya, ia bersama sang isteri mengaku kaget mendengar penyampaian dari sang anak perempuan mereka itu. 

"Kami terharu sekali. Selama ini, dia selalu meminta kami untuk segera mengantarkan uang ini ke sini. Makanya, hari ini saya antar dia ke sini," ujar Robert. 

Baca juga: Musisi Lokal Ngamen via Medsos, Kumpulkan Uang untuk Beli APD



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Polisi Amankan 3 Pengibar Bendera RMS di Saparua

Polisi Amankan 3 Pengibar Bendera RMS di Saparua

Regional
Wisatawan Membludak, Pantai Selatan Garut Ditutup, Polisi Lakukan Penyekatan

Wisatawan Membludak, Pantai Selatan Garut Ditutup, Polisi Lakukan Penyekatan

Regional
Beberapa Titik di Medan Dilanda Banjir, Bobby Pastikan Warga Terdampak Tak Kekurangan Pangan

Beberapa Titik di Medan Dilanda Banjir, Bobby Pastikan Warga Terdampak Tak Kekurangan Pangan

Regional
Bupati Bener Meriah Alami Pecah Pembuluh Darah, Dibawa ke Medan

Bupati Bener Meriah Alami Pecah Pembuluh Darah, Dibawa ke Medan

Regional
Hari Pertama Lebaran, Bobby dan Kahiyang Datangi Lokasi Banjir Luapan Sungai Deli

Hari Pertama Lebaran, Bobby dan Kahiyang Datangi Lokasi Banjir Luapan Sungai Deli

Regional
Gelar Open House Virtual, Ganjar Sapa Warga Jateng di Banten hingga Sudan

Gelar Open House Virtual, Ganjar Sapa Warga Jateng di Banten hingga Sudan

Regional
Penyakit Syaraf Kambuh, Bupati Bener Meriah Dilarikan ke Medan

Penyakit Syaraf Kambuh, Bupati Bener Meriah Dilarikan ke Medan

Regional
H-1 Lebaran, Mensos Berikan Santunan Rp 285 Juta Kepada Korban Longsor di Solok

H-1 Lebaran, Mensos Berikan Santunan Rp 285 Juta Kepada Korban Longsor di Solok

Regional
12 Korban Tewas Longsor di Tapanuli Selatan Dapat Santunan Rp 180 Juta dari Kemensos

12 Korban Tewas Longsor di Tapanuli Selatan Dapat Santunan Rp 180 Juta dari Kemensos

Regional
Batasi Akses Keluar Masuk Medan, Walkot Bobby Tinjau Lokasi Penyekatan

Batasi Akses Keluar Masuk Medan, Walkot Bobby Tinjau Lokasi Penyekatan

Regional
Kabel Optik Telkom Sarmi-Biak Terputus, Pemprov Papua Tetap Upayakan Layanan E-Government

Kabel Optik Telkom Sarmi-Biak Terputus, Pemprov Papua Tetap Upayakan Layanan E-Government

Regional
Warga Kampung Nelayan Keluhkan Banjir, Walkot Bobby Instruksikan Bangun Tanggul

Warga Kampung Nelayan Keluhkan Banjir, Walkot Bobby Instruksikan Bangun Tanggul

Regional
Ridwan Kamil Lelang 4 Paket Premium Produk Kolaborasi Bersama Merek Lokal

Ridwan Kamil Lelang 4 Paket Premium Produk Kolaborasi Bersama Merek Lokal

Regional
Jelang PON XX 2021, Pemprov Papua Buat Tim Kecil untuk Koordinasi

Jelang PON XX 2021, Pemprov Papua Buat Tim Kecil untuk Koordinasi

Regional
Polemik Karantina WNI, Bobby Sesalkan Informasi Tidak Benar dari Pemprov Sumut

Polemik Karantina WNI, Bobby Sesalkan Informasi Tidak Benar dari Pemprov Sumut

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X