Risma Akan Ikuti Keputusan Khofifah Soal PSBB Surabaya Raya

Kompas.com - 19/04/2020, 20:33 WIB
Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini menghadiri rapat di Gedung Negara Grahadi yang dipimpin langsung oleh Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, Minggu (19/4/2020). Rapat soal PSBB itu dihadiri pula oleh Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak, Kapolda Jatim, Pangdam V Brawijaya, Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Sidoarjo, Sekda Kabupaten Gresik dan Forkopimda Surabaya, Sidoarjo dan Gresik atau Sirabaya Raya. Dok. Pemkot SurabayaWali Kota Surabaya Tri Rismaharini menghadiri rapat di Gedung Negara Grahadi yang dipimpin langsung oleh Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, Minggu (19/4/2020). Rapat soal PSBB itu dihadiri pula oleh Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak, Kapolda Jatim, Pangdam V Brawijaya, Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Sidoarjo, Sekda Kabupaten Gresik dan Forkopimda Surabaya, Sidoarjo dan Gresik atau Sirabaya Raya.

SURABAYA, KOMPAS.com - Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini menghadiri rapat koordinasi membahas persiapan pembatasan sosial berskala besar ( PSBB) Surabaya Raya di Gedung Negara Grahadi, Surabaya, Minggu (19/4/2020).

Dalam rapat tersebut Risma menyampaikan secara detail berbagai upaya yang telah dilakukan oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya kepada Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, dalam menangani wabah Covid-19.

"Satu per satu upaya pemkot disampaikan secara detail oleh Bu Wali kepada Ibu Gubernur, termasuk bagaimana pemkot mendeteksi seseorang yang terinfeksi Covid-19 hingga bagaimana upaya pemkot dalam memutus mata rantai penyebaran Covid-19 di level bawah," kata Koordinator Protokol Komunikasi Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Surabaya, M Fikser usai mengikuti rapat tersebut, Minggu.

Baca juga: Bahas PSBB, Khofifah Panggil Risma dan 2 Kepala Daerah di Surabaya Raya

Menurut Fikser, Risma juga menyampaikan penanganan yang telah dilakukan dalam berbagai klaster, baik ODP, PDP dan positif Covid-19.

Termasuk tracing yang dilakukan hingga penanganan pencegahannya.

Di sisi lain, lanjut Fikser, Risma juga menyampaikan analisis dan kemungkinan terburuk yang akan terjadi kepada Khofifah pada pertemuan tersebut.

"Analisis pergerakan atau penambahan dari status ODP ke PDP hingga positif Covid-19 juga telah disampaikan, karena kami selalu rutin melakukan analisis pergerakan angka tersebut," kata dia.

Baca juga: UPDATE PSBB di Jakarta, 25 Perusahaan Ditutup, 190 Lainnya Diberi Peringatan

Setelah semua upaya yang dilakukan pemkot disampaikan, Risma beserta jajaran Pemkot Surabaya, akan patuh dengan keputusan Khofifah.

"Pada prinsipnya Pemkot Surabaya manut terhadap keputusan Gubernur," kata dia. 

Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kisah 4 Bocah Gizi Buruk dan Kuper, Hidup Terasing dengan Ibu ODGJ dan Ayah Pemarah

Kisah 4 Bocah Gizi Buruk dan Kuper, Hidup Terasing dengan Ibu ODGJ dan Ayah Pemarah

Regional
Seorang Polisi Ditangkap Warga Usai Diduga Menggunakan Narkoba

Seorang Polisi Ditangkap Warga Usai Diduga Menggunakan Narkoba

Regional
Kronologi Petani Adang Truk Pupuk Bersubsidi di Tuban, Berawal Hoaks Pupuk Langka

Kronologi Petani Adang Truk Pupuk Bersubsidi di Tuban, Berawal Hoaks Pupuk Langka

Regional
Tutup Dolly lalu Dijadikan Pasar Burung, Risma: Saya Mohon Maaf...

Tutup Dolly lalu Dijadikan Pasar Burung, Risma: Saya Mohon Maaf...

Regional
6 Pemerkosa Remaja 15 Tahun hingga Hamil Ditangkap, 1 Pelaku Masih Buron

6 Pemerkosa Remaja 15 Tahun hingga Hamil Ditangkap, 1 Pelaku Masih Buron

Regional
Tarik-menarik dengan Buaya, Titus Selamatkan Nyawa Sang Adik yang Diterkam

Tarik-menarik dengan Buaya, Titus Selamatkan Nyawa Sang Adik yang Diterkam

Regional
Ramai-ramai Kepala Daerah Bermedia Sosial, dari Emil hingga Ganjar Pranowo, Ini Analisis Drone Emprit

Ramai-ramai Kepala Daerah Bermedia Sosial, dari Emil hingga Ganjar Pranowo, Ini Analisis Drone Emprit

Regional
Video Viral Seorang Nenek Dipukul Saat Berteduh, Polisi Lakukan Penyelidikan

Video Viral Seorang Nenek Dipukul Saat Berteduh, Polisi Lakukan Penyelidikan

Regional
Rekor Tertinggi di Garut, Pasien Corona Bertambah 110 Orang

Rekor Tertinggi di Garut, Pasien Corona Bertambah 110 Orang

Regional
5 Fakta Tewasnya Yulia, Dibunuh di Kandang Ayam, Ditemukan Dalam Mobil Terbakar

5 Fakta Tewasnya Yulia, Dibunuh di Kandang Ayam, Ditemukan Dalam Mobil Terbakar

Regional
[POPULER NUSANTARA] Pendaki Berfoto Bugil, Dilaporkan ke Polisi | Pedagang Mainan Bayar Pajak Pakai Uang Koin

[POPULER NUSANTARA] Pendaki Berfoto Bugil, Dilaporkan ke Polisi | Pedagang Mainan Bayar Pajak Pakai Uang Koin

Regional
Peringatan Hari Santri Nasional 2020 di Jateng Digelar Virtual

Peringatan Hari Santri Nasional 2020 di Jateng Digelar Virtual

Regional
UNM Bantah Mahasiswanya Terlibat Perusakan Kantor Nasdem Makassar

UNM Bantah Mahasiswanya Terlibat Perusakan Kantor Nasdem Makassar

Regional
21 Terduga Perusak Kampus UNM dan Kantor Nasdem Makassar Ditangkap

21 Terduga Perusak Kampus UNM dan Kantor Nasdem Makassar Ditangkap

Regional
Ratusan Ton Ikan Mati Mendadak di Danau Toba

Ratusan Ton Ikan Mati Mendadak di Danau Toba

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X