Kota Tegal PSBB, Dua Kereta Api Lokal Berhenti Operasi

Kompas.com - 19/04/2020, 20:17 WIB
Stasiun kereta api Tawang Semarang KOMPAS.com/RISKA FARASONALIAStasiun kereta api Tawang Semarang

SEMARANG, KOMPAS.com - Kereta api (KA) lokal Kamandaka dan Joglosemarkerto berhenti operasinya mulai 20 April hingga 30 April 2020.

Penghentian sementara perjalanan kereta api ini dilakukan lantaran okupansi penumpang di wilayah PT KAI Daop 4 Semarang yang kian merosot sejak merebaknya wabah virus corona.

Selain itu, Kota Tegal yang merupakan salah satu tujuan transit kereta api tersebut akan memberlakukan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) mulai 23 April 2020.

"Okupansi rata-rata per hari mulai awal bulan April hingga saat ini tidak lebih dari 24 persen saja. KA Kamandaka dan Joglosemarkerto juga semakin sepi oleh penumpang," kata Manager Humas KAI Daop 4 Semarang, Krisbiyantoro di Semarang, Minggu (19/4/2020).

Baca juga: Berlaku 23 April Mendatang, Begini Skenario PSBB di Kota Tegal

Kris mengatakan ada enam perjalanan KA Kamandaka dan Joglosemarkerto yang dibatalkan.

Waktu perjalanan kereta api tersebut antara lain KA Kamandaka tujuan Purwokerto dari Semarang 11.00 WIB dan 20.30 WIB.

Selain itu, KA Kamandaka dari Purwokerto berangkat pukul 05.00 WIB.

Sedangkan KA Joglosemarkerto yang dibatalkan adalah tujuan Yogyakarta berangkat dari Semarang 14.55 WIB dan tujuan Solo 22.02 WIB.

Baca juga: Ragam Aturan PSBB di Daerah, Tegal Matikan Lampu Jalan, Pekanbaru Wajibkan Pakai Masker di Mobil

Tujuan Tegal - Purwokerto - Yogyakarta - Solo dan berakhir di Semarang berangkat 08.09 WIB juga dibatalkan.

"Apabila kondisi masih seperti sekarang ini, bukan tidak mungkin pembatalan sejumlah KA akan bisa diperpanjang waktunya hingga masuk bulan berikutnya," katanya.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kronologi Bayi 4 Bulan Dicekoki Miras oleh Pamannya

Kronologi Bayi 4 Bulan Dicekoki Miras oleh Pamannya

Regional
Terdampak Banjir Kalsel, Desa Dayak Meratus Rusak Diterjang Longsor, Warga: 4 Lumbung Padi Kami Rusak

Terdampak Banjir Kalsel, Desa Dayak Meratus Rusak Diterjang Longsor, Warga: 4 Lumbung Padi Kami Rusak

Regional
Ada Tulisan Bahasa China, Benda Mirip Rudal di Anambas Hebohkan Warga, Ini Faktanya

Ada Tulisan Bahasa China, Benda Mirip Rudal di Anambas Hebohkan Warga, Ini Faktanya

Regional
Cerita Kakek Saleh, Tiga Hari Tak Pulang Cari Sapi Sapinya yang Hilang

Cerita Kakek Saleh, Tiga Hari Tak Pulang Cari Sapi Sapinya yang Hilang

Regional
Viral Video Bayi 4 Bulan Dicekoki Miras, Pelaku Ternyata Pamannya

Viral Video Bayi 4 Bulan Dicekoki Miras, Pelaku Ternyata Pamannya

Regional
Positif Covid-19, Wakil Wali Kota Kupang Hermanus Man Jalani Karantina Mandiri

Positif Covid-19, Wakil Wali Kota Kupang Hermanus Man Jalani Karantina Mandiri

Regional
Ada Gugatan di MK, Pemenang Pilkada Rembang dan Purworejo Belum Ditetapkan

Ada Gugatan di MK, Pemenang Pilkada Rembang dan Purworejo Belum Ditetapkan

Regional
Cekoki Miras ke Bayi 4 Bulan, Seorang Pria di Gorontalo Ditangkap

Cekoki Miras ke Bayi 4 Bulan, Seorang Pria di Gorontalo Ditangkap

Regional
Polisi Ungkap Kasus Jual Beli Ribuan Benih Lobster Ilegal, 2 Pelaku Ditangkap

Polisi Ungkap Kasus Jual Beli Ribuan Benih Lobster Ilegal, 2 Pelaku Ditangkap

Regional
Tangan Sudah Diborgol, Bandar Narkoba Ini Nekat Lompat ke Danau

Tangan Sudah Diborgol, Bandar Narkoba Ini Nekat Lompat ke Danau

Regional
Truk Pembawa Minuman Kemasan Terguling di Tawangmangu, Muatannya Dijarah Warga

Truk Pembawa Minuman Kemasan Terguling di Tawangmangu, Muatannya Dijarah Warga

Regional
Kisah Tragis Bocah 14 Tahun Dipukul Ayahnya dengan Sapu hingga Gagangnya Patah, Berawal dari Pinjam Motor

Kisah Tragis Bocah 14 Tahun Dipukul Ayahnya dengan Sapu hingga Gagangnya Patah, Berawal dari Pinjam Motor

Regional
Siswi Non-Muslim di Padang Wajib Pakai Jilbab, Kadisdik: Itu Kebijakan Lama, Akan Dievaluasi

Siswi Non-Muslim di Padang Wajib Pakai Jilbab, Kadisdik: Itu Kebijakan Lama, Akan Dievaluasi

Regional
Jadi Penyintas Covid-19, Bupati Lumajang Thoriqul Haq Sumbangkan Plasma Darah

Jadi Penyintas Covid-19, Bupati Lumajang Thoriqul Haq Sumbangkan Plasma Darah

Regional
Petani di Jambi Resah, Terancam Gagal Panen gara-gara Pupuk Oplosan

Petani di Jambi Resah, Terancam Gagal Panen gara-gara Pupuk Oplosan

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X