Dengan Mata Berkaca-kaca, Pasien Covid-19 Sembuh Bernyanyi dan Berpuisi untuk Tenaga Medis

Kompas.com - 19/04/2020, 15:38 WIB
Tangkapan layar pasien sembuh dari corona yang menyanyikan lagu dan membaca puisi untuk tenaga medis Tangkapan layar pasien sembuh dari corona yang menyanyikan lagu dan membaca puisi untuk tenaga medis

KOMPAS.com- Tugas pengabdianmu, demi menolong sesamamu, dengan kasih dan tulus hatimu..

Sepenggal lirik lagu itu dinyanyikan oleh seorang pasien corona yang dinyatakan sembuh di Rumah Sakit Akademi Universitas Gadjah Mada Yogyakarta, Sleman, DIY.

Senandung tersebut seolah merupakan suara yang keluar dari lubuk sanubari pasien berinisial M itu.

Menyanyi dengan mata berkaca-kaca, sang pasien membuat orang-orang di sekitarnya menitikkan air mata haru.

M juga membacakan sebuah puisi karyanya bertajuk apresiasi untuk tenaga medis.

Baca juga: Sederet Pesan Menggugah dari Para Pasien Corona yang Berhasil Sembuh...

Rasa terimakasih

Ilustrasi tenaga medis(KOMPAS.com/WALDA MARISON) Ilustrasi tenaga medis
Puisi dan lagu tersebut ia persembahkan sebagai rasa terima kasih kepada sejumlah tenaga medis Rumah Sakit Akademi Universitas Gadjah Mada Yogyakarta yang telah merawatnya selama diisolasi.

Pasien perempuan berusia 70 tahun itu menceritakan bagaimana tenaga medis memotivasinya selama berada di rumah sakit kurang lebih selama dua pekan.

"Dokter-dokter, bagaimana memberi semangat pada saya. Mereka katakan, semangat semangat, Bu," ujar dia menirukan kata-kata tim medis dan terharu.

Ketika pertama kali dinyatakan positif corona, perempuan itu sudah mengatakan kepasrahannya kepada tim medis.

"Memang dari pertama saya diberi tahu katanya ada Covid saya cuma pasrah pada Yang Kuasa dan dokter, saya pasrahkan hidup saya," papar dia.

Namun, di saat sesekali ia merasa putus asa, para dokter dan perawat tak henti-hentinya mendongkrak semangat pasien untuk berjuang melawan virus corona.

Kebahagiaan tak terkira ia rasakan ketika mengetahui dirinya akhirnya dinyatakan sembuh dari Covid-19 setelah sekitar dua pekan diisolasi.

"Saya percaya ada Yang Maha Kuasa, ada yang lebih dari dokter. Itulah tangan Tuhan lewat dokter dan perawat," ujar dia.

Baca juga: Kasus-kasus Pasien Positif Corona Tanpa Gejala di Sejumlah Daerah, Ada yang Hanya Merasa Kehausan

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

H-1 Lebaran, Mensos Berikan Santunan Rp 285 Juta Kepada Korban Longsor di Solok

H-1 Lebaran, Mensos Berikan Santunan Rp 285 Juta Kepada Korban Longsor di Solok

Regional
12 Korban Tewas Longsor di Tapanuli Selatan Dapat Santunan Rp 180 Juta dari Kemensos

12 Korban Tewas Longsor di Tapanuli Selatan Dapat Santunan Rp 180 Juta dari Kemensos

Regional
Batasi Akses Keluar Masuk Medan, Walkot Bobby Tinjau Lokasi Penyekatan

Batasi Akses Keluar Masuk Medan, Walkot Bobby Tinjau Lokasi Penyekatan

Regional
Kabel Optik Telkom Sarmi-Biak Terputus, Pemprov Papua Tetap Upayakan Layanan E-Government

Kabel Optik Telkom Sarmi-Biak Terputus, Pemprov Papua Tetap Upayakan Layanan E-Government

Regional
Warga Kampung Nelayan Keluhkan Banjir, Walkot Bobby Instruksikan Bangun Tanggul

Warga Kampung Nelayan Keluhkan Banjir, Walkot Bobby Instruksikan Bangun Tanggul

Regional
Ridwan Kamil Lelang 4 Paket Premium Produk Kolaborasi Bersama Merek Lokal

Ridwan Kamil Lelang 4 Paket Premium Produk Kolaborasi Bersama Merek Lokal

Regional
Jelang PON XX 2021, Pemprov Papua Buat Tim Kecil untuk Koordinasi

Jelang PON XX 2021, Pemprov Papua Buat Tim Kecil untuk Koordinasi

Regional
Polemik Karantina WNI, Bobby Sesalkan Informasi Tidak Benar dari Pemprov Sumut

Polemik Karantina WNI, Bobby Sesalkan Informasi Tidak Benar dari Pemprov Sumut

Regional
Jelang Lebaran, Dompet Dhuafa Fasilitasi Pernikahan Santri Muallaf di Tangsel

Jelang Lebaran, Dompet Dhuafa Fasilitasi Pernikahan Santri Muallaf di Tangsel

Regional
Ganjar Yakin Masjid Agung Purwokerto Bakal Jadi 'Landscape' Menarik

Ganjar Yakin Masjid Agung Purwokerto Bakal Jadi "Landscape" Menarik

Regional
Soal Kisruh Lokasi Karantina dengan Gubernur Sumut, Bobby: Pemkot Medan Ingin Kejelasan

Soal Kisruh Lokasi Karantina dengan Gubernur Sumut, Bobby: Pemkot Medan Ingin Kejelasan

Regional
Bangun SDM Wonogiri, Bupati Jekek Tuangkan Program Besarnya pada RPJMD 2021-2026

Bangun SDM Wonogiri, Bupati Jekek Tuangkan Program Besarnya pada RPJMD 2021-2026

Regional
Hampir Rampung, Pembangunan Venue PON XX di Mimika Sudah 90 Persen

Hampir Rampung, Pembangunan Venue PON XX di Mimika Sudah 90 Persen

Regional
Beberapa Tempat di Medan Dijadikan Lokasi Isolasi, Walkot Bobby Protes Keras Gubernur Sumut

Beberapa Tempat di Medan Dijadikan Lokasi Isolasi, Walkot Bobby Protes Keras Gubernur Sumut

Regional
Kesawan City Walk Ditutup Sementara, Begini Penjelasannya

Kesawan City Walk Ditutup Sementara, Begini Penjelasannya

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X