KILAS DAERAH

2.768 Usaha Pariwisata Tutup Akibat Covid-19, Pemprov Jabar Susun Strategi

Kompas.com - 18/04/2020, 11:01 WIB
Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Pemerintah Provinsi Jawa Barat Dedi Taufik saat menggelar rapat bersama Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Wishnutama, beberapa waktu lalu. DOK. Humas Pemprov JabarKepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Pemerintah Provinsi Jawa Barat Dedi Taufik saat menggelar rapat bersama Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Wishnutama, beberapa waktu lalu.

 

KOMPAS.com – Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat (Jabar) mulai menyusun langkah strategis untuk menanggulangi krisis di sektor wisata, khususnya bagi pelaku usaha.

Kepala Disparbud Jabar Dedi Taufik mengatakan, per 16 April 2020, terdapat 2.768 usaha pariwisata di wilayah Jabar yang tutup.

“Akibatnya, sumber daya manusia pariwisata di Jabar sekitar 33.084 tenaga pariwisata yang terkena dampak” ujarnya, Sabtu (18/4/2020).

Untuk itu, pihaknya pun menyusun beberapa strategi untuk membantu para pelaku usaha dan tenaga kerja di sektor pariwisata dan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM), salah satunya memberikan bantuan sosial.

"Fokus kita di poin tiga kepada pekerja yang bergerak di sektor pariwisata dan UMKM, kami coba bersinergi dan berkoordinasi dengan kabupaten/kota," terangnya seperti keterangan tertulis yang diterima Kompas.com.

Baca juga: Hari Pertama PSBB di Bodebek, Pemprov Jabar Salurkan 5.000 Paket Bansos

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Dedi juga menyebut, langkah strategis ini juga sejalan dengan program pemerintah pusat. Menurutnya, Kementerian menginginkan sinergi antara pemerintah pusat, provinsi, hingga kota/kabupaten.

"Kami menawarkan ada matching fund saat kedaruratan dan harus ada matching program saat recovery, dan matching promotions dengan event bersama” ungkapnya.

Dia pun yakin, strategi dan langkah yang sinergis antara pemerintah pusat dan daerah akan mempercepat fase krisis di sektor pariwisata.

"Harus ada strategi dan langkah yang sinergi antara pemerintah pusat dan daerah dalam penanganan Covid-19 di sektor pariwisata. Serta strategi pada fase pemulihan menuju fase normalisasi penekanan pada brand awareness," jelasnya.

Adapun, rencana tersebut sudah Dedi sampaikan kepada Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif RI (Kemenparekraf) Wishnutama dalam rapat terbatas melalui video telekonferensi, Kamis (16/4/2020).

Baca juga: Kabar Gembira, Sektor Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Akhirnya Dapat Insentif Fiskal

Dalam rapat virtual tersebut, hadir pula enam perwakilan provinsi yang wilayahnya memiliki destinasi super prioritas (DSP), yaitu Sumatera Utara, Daerah Istimewa Yogyakarta, Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur, dan Sulawesi Utara.

Selain itu, ada pula lima perwakilan provinsi yang wilayahnya menjadi pintu utama masuk wisatawan mancanegara, yaitu Bali, Jawa Timur, DKI Jakarta, dan Jabar.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

BERITA FOTO: Tenaga Pikul Beristirahat di Atas Makam Usai Kuburkan Jenazah Pasien Covid-19

BERITA FOTO: Tenaga Pikul Beristirahat di Atas Makam Usai Kuburkan Jenazah Pasien Covid-19

Berita Foto
Kasus Covid-19 di Semarang Naik 700 Persen, Walkot Hendi Berlakukan PKM

Kasus Covid-19 di Semarang Naik 700 Persen, Walkot Hendi Berlakukan PKM

Regional
Kasus Covid-19 di Semarang Naik, Walkot Hendi Resmikan RS Darurat

Kasus Covid-19 di Semarang Naik, Walkot Hendi Resmikan RS Darurat

Regional
Akses ke Faskes Sulit, Dompet Dhuafa Sumbangkan Ambulans untuk Warga Desa Tanjung Raya

Akses ke Faskes Sulit, Dompet Dhuafa Sumbangkan Ambulans untuk Warga Desa Tanjung Raya

Regional
Peringati HUT Ke-103 Kota Madiun, Wali Kota Maidi Fokus Stop Covid-19 dan Genjot Ekonomi

Peringati HUT Ke-103 Kota Madiun, Wali Kota Maidi Fokus Stop Covid-19 dan Genjot Ekonomi

Regional
Hendi Terus Bergerak Cepat Sediakan Tempat Tidur untuk Pasien Covid-19 di Semarang

Hendi Terus Bergerak Cepat Sediakan Tempat Tidur untuk Pasien Covid-19 di Semarang

Regional
Hadiri Deklarasi Pilkades Damai, Bupati Luwu Utara Minta Cakades Tegakkan Protokol Kesehatan

Hadiri Deklarasi Pilkades Damai, Bupati Luwu Utara Minta Cakades Tegakkan Protokol Kesehatan

Regional
Bupati IDP Resmikan Program Pamsimas, Kini Warga Desa Dodolo Nikmati Air Bersih

Bupati IDP Resmikan Program Pamsimas, Kini Warga Desa Dodolo Nikmati Air Bersih

Regional
Gandeng KPK, Hendi Tegaskan Komitmen Cegah dan Berantas Korupsi

Gandeng KPK, Hendi Tegaskan Komitmen Cegah dan Berantas Korupsi

Regional
25 Persen Warga Sudah Divaksin, Menkes Tambah Jatah Vaksin Kota Madiun

25 Persen Warga Sudah Divaksin, Menkes Tambah Jatah Vaksin Kota Madiun

Regional
Kasus Covid-19 di Semarang Semakin Tinggi, Walkot Hendi Tutup 8 Ruas Jalan

Kasus Covid-19 di Semarang Semakin Tinggi, Walkot Hendi Tutup 8 Ruas Jalan

Regional
Belajar dari Pemkot Medan, Wali Kota Pariaman Akan Aplikasikan Strategi Pengelolaan Wisata Sejarah

Belajar dari Pemkot Medan, Wali Kota Pariaman Akan Aplikasikan Strategi Pengelolaan Wisata Sejarah

Regional
Banyak Warga Gelar Hajatan, Bupati IDP Minta Camat Berlakukan Syarat Khusus

Banyak Warga Gelar Hajatan, Bupati IDP Minta Camat Berlakukan Syarat Khusus

Regional
Lewat “Gebyar PON”, Panitia Buktikan Kesiapan Papua sebagai Tuan Rumah PON XX 2021

Lewat “Gebyar PON”, Panitia Buktikan Kesiapan Papua sebagai Tuan Rumah PON XX 2021

Regional
Walkot Hendi Prioritaskan Vaksin untuk Guru PAUD

Walkot Hendi Prioritaskan Vaksin untuk Guru PAUD

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X