7.000 Keluarga Miskin Baru di Ambon Bakal Terima Sembako Selama 4 Bulan

Kompas.com - 17/04/2020, 19:16 WIB
Wali Kota Ambon Richard Louhenapessy saat menyampaikan keterangan pers kepada waratwan di Kantor Wali Kota Ambon, Jumat (17/4/2020) KOMPAS.COM/RAHMAT RAHMAN PATTYWali Kota Ambon Richard Louhenapessy saat menyampaikan keterangan pers kepada waratwan di Kantor Wali Kota Ambon, Jumat (17/4/2020)

AMBON, KOMPAS.com - Wali Kota Ambon, Richard Louhenapessy mengungkapkan, dampak dari mewabahnya Covid-19 telah menyebabkan kurang lebih 7.000 kepala keluarga di Ambon kini menjadi keluarga miskin baru.

Richard mengatakan, warga Kota Ambon yang terdampak langsung akibat Covid-19 itu merupakan pekerja harian seperti buruh, tukang ojek, sopir angkot, tukang becak, pedagang asongan dan pekerja serabutan lainnya.

“Kami sudah inventarisir semuanya ada sekitar 6.500 sampai 7.000 itu data sementara, karena desa lain belum kami terima datanya,” kata Richard, kepada wartawan, di Kantor Wali Kota Ambon, Jumat (17/4/2020).

Pemerintah Kota Ambon akan menyiapkan jaring pengaman sosial untuk menangani ribuan keluarga yang terdampak langsung virus tersebut.

Baca juga: Cerita Pasien Sembuh Covid-19: Saat Diisolasi, Tetangga Kaitkan Sayuran di Pagar Rumah

Langkah yang akan diambil pemerintah Kota Ambon yakni dengan menyediakan kebutuhan sembako kepada ribuan warga yang terdampak langsung Covid-19.

“Jadi, untuk yang terdampak ini kami akan berikan sembako kepada mereka selama 3 sampai 4 bulan ke depan. Jadi, tergantung perkembangan,” kata dia.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Richard mengatakan, 7.000 keluarga yang akan mendapatkan jatah sembako ini di luar keluarga miskin yang terdata sebagai peserta keluarga harapan, penerima bantuan tunai dan penerima kartu sembako dari pemerintah Kota Ambon.

“Jadi, 7.000 keluarga ini merupakan keluarga miskin baru, mereka ini di luar peserta PKH, penerima kartu sembako dan penerima bantuan tunai yang datanya langsung dari kemensos,” ujar dia.

 

Adapun anggaran untuk jaring sosial penanganan Covid-19 di Kota Ambon ini bersumber dari anggaran pemerintah Kota Ambon dan anggaran alokasi dana desa.

“Kami bisa menghemat dari dana desa sebesar Rp 12 miliar dan itu akan digabungkan dengan anggaran dari Pemkot untuk kebutuhan sembako kepada warga terdampak selama 4 bulan ke depan,” ungkap dia.

Baca juga: 17 Hari Diisolasi, Nenek 74 Tahun di Ambon Sembuh dari Covid-19

Adapun untuk pembagian sembako kepada ribuan keluarga miskin baru di Ambon ini rencananya akan segera dimulai pada Kamis (20/4/2020) pekan depan.

Meski begitu, dia tidak menjelaskan secara detail teknis pembagian sembako yang akan dibagikan itu seperti apa.

“Datanya sudah ada dan Senin besok sudah mulai dilakukan,” kata dia.

 

 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Jadi Penyangga Borobudur, Wonogiri Siap Unggulkan Obyek Wisata Ini

Jadi Penyangga Borobudur, Wonogiri Siap Unggulkan Obyek Wisata Ini

Regional
Luwu Utara Rawan Bencana, Bupati IDP Beberkan Pentingnya Pelatihan Pengurangan Risiko Bencana

Luwu Utara Rawan Bencana, Bupati IDP Beberkan Pentingnya Pelatihan Pengurangan Risiko Bencana

Regional
Bupati Indah Berharap Pasar Smart Rakyat Salulemo Jadi Pasar Percontohan dan Pasar Sehat

Bupati Indah Berharap Pasar Smart Rakyat Salulemo Jadi Pasar Percontohan dan Pasar Sehat

Regional
Bupati Jekek Pastikan Pembangunan Waduk Pidekso Dipercepat

Bupati Jekek Pastikan Pembangunan Waduk Pidekso Dipercepat

Regional
Pemkab Tanah Bambu Minta Perusahaan Tambang Berpartisipasi dalam Pembangunan Daerah

Pemkab Tanah Bambu Minta Perusahaan Tambang Berpartisipasi dalam Pembangunan Daerah

Regional
Kejar Target Vaksinasi Dosis Kedua, Pemkab Lakukan Home Visit di 25 Kecamatan

Kejar Target Vaksinasi Dosis Kedua, Pemkab Lakukan Home Visit di 25 Kecamatan

Regional
Gelar Sosialisasi Sinergi APIP dan APH, Pemkab Luwu Utara Berkomitmen Ciptakan Pemerintahan Bersih

Gelar Sosialisasi Sinergi APIP dan APH, Pemkab Luwu Utara Berkomitmen Ciptakan Pemerintahan Bersih

Regional
Antisipasi Kelangkaan Pupuk Bersubsidi, Bupati Jekek Berharap Petani Kembangkan Modifikasi dan Inovasi

Antisipasi Kelangkaan Pupuk Bersubsidi, Bupati Jekek Berharap Petani Kembangkan Modifikasi dan Inovasi

Regional
Sebanyak 300 Pesepeda Gunung Ramaikan Event Wonderful Rongkong

Sebanyak 300 Pesepeda Gunung Ramaikan Event Wonderful Rongkong

Regional
Banjir Bandang Terjang Garut, JQR Dirikan Dapur Umum untuk Pengungsi dan Relawan

Banjir Bandang Terjang Garut, JQR Dirikan Dapur Umum untuk Pengungsi dan Relawan

Regional
Peringati HMPI dan BMPN, Perguruan Islam Al Syukro Dompet Dhuafa Tanam 1.000 Bibit Pohon

Peringati HMPI dan BMPN, Perguruan Islam Al Syukro Dompet Dhuafa Tanam 1.000 Bibit Pohon

Regional
Lika-liku Perjalanan Warga Desa Wanagiri di Bali untuk Mencari Air Bersih

Lika-liku Perjalanan Warga Desa Wanagiri di Bali untuk Mencari Air Bersih

Regional
ASN Dilarang Ambil Cuti Saat Libur Nataru, Kang Emil: Taat Saja

ASN Dilarang Ambil Cuti Saat Libur Nataru, Kang Emil: Taat Saja

Regional
Terobosan Walkot Bobby Dorong UMKM Naik Kelas di Medan

Terobosan Walkot Bobby Dorong UMKM Naik Kelas di Medan

Regional
Bantu Sumut Vaksinasi Pelajar SMA, Pemkot Medan Siapkan Logistik Vaksin

Bantu Sumut Vaksinasi Pelajar SMA, Pemkot Medan Siapkan Logistik Vaksin

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.