Kompas.com - 16/04/2020, 22:02 WIB
Ilustrasi. ThinkstockIlustrasi.

KOMPAS.com - Polisi mengamankan 11 remaja diduga terlibat tawuran antar dua kelompok warga yang terjadi di Jalan Kumala, Kecamatan Tamalate, Makassar, Sulawesi Selatan, Kamis (16/4/2020) dini hari.

Kapolek Tamalate Kompol Arif Amiruddin mengatakan, kesebelas remaja tersebut masih berstatus saksi dan masih diperiksa penyidik.

"Motifnya juga belum tahu, sementara didalami," kata Arif saat dikonfirmasi melalui telepon, Kamis siang.

Baca juga: Dua Kubu Remaja Tawuran di Tengah Wabah Covid-19, Seorang Polisi Luka Kena Anak Panah

Kata Arif, tawuran antarkelompok di Jalan Kumala 2 tersebut sudah yang kedua kalinya dalam sepekan terakhir.

Sambungnya, dari lokasi tawuran itu pihaknya menemukan anak panah.

"Mereka belum ada yang mengakui, kami juga tidak bisa memaksakan seseorang mengakui perbuatannya, tapi nanti hasil pemeriksaan kita lihat," ujar Arif.

Baca juga: Pengakuan Suami di Sampang Bunuh Pria Selingkuhan yang Hamili Istrinya: Tidak Menyesal, Puas Hati Saya

Para tersangka terancam dikenakan Pasal UU Darurat no 12 tahun 1951 tentang kepemilikan senjata tajam dan pasal 170 KUHP tentang pengeroyokan.

Sementara itu, Komandan Tim Penikam Polrestabes Makassar Ipda Aruf Muda mengatakan, belasan remaja yang diamankan tersebut didapat usai pihaknya melakukan penyisiran.

Para terduga pelaku tawuran bersembunyi di rumah-rumah warga saat melarikan diri dari kejaran aparat kepolisian.

"Ada juga yang pura- pura menjaga anak bayi. Tawuran ini sudah sangat meresahkan warga apalagi ditengah pandemi Covid-19," ujar Arif Muda.

Baca juga: Kronologi Pembunuhan 2 Orang yang Ditemukan Tewas Tanpa Busana di Solo, Diberi Jus Campur Racun Tikus

 

(Penulis : Kontributor Makassar, Himawan | Editor : Teuku Muhammad Valdy Arief)



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Disnaker Jabar Siap Awasi Pembagian THR oleh Perusahaan

Disnaker Jabar Siap Awasi Pembagian THR oleh Perusahaan

Regional
Terkait Fokus Kelola Anggaran, Bupati Jekek: Sudah Lewat 5 Program

Terkait Fokus Kelola Anggaran, Bupati Jekek: Sudah Lewat 5 Program

Regional
Emil Respons Positif Kerja Sama PT Agro Jabar dengan PT Agro Serang

Emil Respons Positif Kerja Sama PT Agro Jabar dengan PT Agro Serang

Regional
Jabar Jadi Provinsi Terbaik Penerapan PPKM Mikro, Kang Emil: Ini Tanda Kerja Keras Kita Konkret

Jabar Jadi Provinsi Terbaik Penerapan PPKM Mikro, Kang Emil: Ini Tanda Kerja Keras Kita Konkret

Regional
Soal Gerakan Cinta Zakat, Ganjar: Manfaatnya Hebat

Soal Gerakan Cinta Zakat, Ganjar: Manfaatnya Hebat

Regional
Ridwan Kamil: Gerakan Pramuka Harus Tumbuhkan Jiwa Kepemimpinan

Ridwan Kamil: Gerakan Pramuka Harus Tumbuhkan Jiwa Kepemimpinan

Regional
Semarang Jadi Kota Terbaik di PPD Jateng, Hendi: Kita Kawal untuk Realisasi Program

Semarang Jadi Kota Terbaik di PPD Jateng, Hendi: Kita Kawal untuk Realisasi Program

Regional
Wujudkan Masyarakat Maju, Bupati dan Wabup Wonogiri Siapkan 7 Program

Wujudkan Masyarakat Maju, Bupati dan Wabup Wonogiri Siapkan 7 Program

Regional
Pembangunan Kereta Cepat Sudah 70 Persen, Kang Emil: Perlu Dibangun Flyover

Pembangunan Kereta Cepat Sudah 70 Persen, Kang Emil: Perlu Dibangun Flyover

Regional
Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Bandang NTT, Ganjar: Ini Bagian dari Spirit Kebersamaan Kita

Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Bandang NTT, Ganjar: Ini Bagian dari Spirit Kebersamaan Kita

Regional
Ingin Kompetensi Masyarakat Berkembang, Pemprov Jabar Dukung Program Kartu Prakerja

Ingin Kompetensi Masyarakat Berkembang, Pemprov Jabar Dukung Program Kartu Prakerja

Regional
Hadiri Rakerda Jabar Bergerak, Kang Emil: Terus Jalankan Regenerasi

Hadiri Rakerda Jabar Bergerak, Kang Emil: Terus Jalankan Regenerasi

Regional
Ceramah Ramadhan Tak Boleh Lama-lama, Materi Ceramah Akan Diatur Pemda

Ceramah Ramadhan Tak Boleh Lama-lama, Materi Ceramah Akan Diatur Pemda

Regional
Dedi Mulyadi Menangis Dapati Seorang Ibu Tua Melamun Tak Punya Beras

Dedi Mulyadi Menangis Dapati Seorang Ibu Tua Melamun Tak Punya Beras

Regional
Cegah Kerumunan, Prosesi Dugderan di Kota Semarang Berjalan Sederhana

Cegah Kerumunan, Prosesi Dugderan di Kota Semarang Berjalan Sederhana

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X