Kisah Bocah 9 Tahun Sumbangkan Tabungannya untuk APD Petugas Medis

Kompas.com - 16/04/2020, 21:52 WIB
Moch.Hafidh (9) bersama ibunya Rikoh Rotikoh tengah menyumbangkan tabungan Hafidh untuk dibelikan APD (Alat Pelindung Diri) yang dibutuhkan para tenaga medis saat ini. Sumbangan itu diberikan kepada Kapolsek Dayeuhkolot Kompol Sudrajat Dok.Polresta BandungMoch.Hafidh (9) bersama ibunya Rikoh Rotikoh tengah menyumbangkan tabungan Hafidh untuk dibelikan APD (Alat Pelindung Diri) yang dibutuhkan para tenaga medis saat ini. Sumbangan itu diberikan kepada Kapolsek Dayeuhkolot Kompol Sudrajat

BANDUNG, KOMPAS.com - Pagi itu, Moch Hafidh, bocah berumur 9 tahun ini meminta ibunya, Rikoh Rotikoh, untuk mengantarnya ke Polsek Dayeuhkolot Polresta Bandung.

Sambil nenenteng kaleng biskuit, Hafidh dan ibunya kemudian menemui Kapolsek Dayeuhkolot Kompol Sudrajat.

Bocah yang duduk di kelas 3 SDN Pasigaran 3 Dayeuhkolot itu kemudian memberikan kaleng biskuit tersebut kepada Kapolsek.

Siapa sangka ternyata kaleng tersebut merupakan tabungan Hafidh.

Baca juga: Seluruh Tenaga Medis Dikarantina, Satu Puskesmas Ditutup Sementara

 

Saat kaleng itu dibuka, terdapat sejumlah pecahan uang koin yang dikumpulkannya selama 9 bulan.

Anak dari pasangan Ruhiyatna yang berprofesi sebagai tukang servis televisi dan Rikoh Rotikoh, pedagang bakso ayam tersebut, sengaja membawa tabungan dari hasil menyisihkan sisa uang jajan setiap hari.

Uang itu disumbangkan kepada para petugas medis yang tengah menangani wabah virus corona.

Uang tabungan itu disumbangkan Hafidh untuk membeli alat pelindung diri (APD) yang dibutuhkan para tenaga medis saat ini.

ibunda Hafidh, Rikoh Rotikoh mengatakan bahwa keinginan Hafidh ini berawal saat ia melihat pemberitaan di televisi terkait sulitnya petugas medis yang mendapatkan APD ditengah pagebluk virus corona. bkcah itu kemudian bertanya soal fungsi APD tersebut.

"Sempat tanya ke saya untuk apa APD itu, saya lalu jelaskan bahwa APD adalah Alat Pelindung Diri yang sangat dibutuhkan oleh tenaga medis dalam menangani pasien Virus Corona," kata Rikoh dalam keterangannya, Kamis (16/5/2020).

Halaman:
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Jubir Gugus Tugas Simalungun, Istri dan 3 Anak Positif Corona: Kami Dikenalkan Langsung dengan Covid-19

Jubir Gugus Tugas Simalungun, Istri dan 3 Anak Positif Corona: Kami Dikenalkan Langsung dengan Covid-19

Regional
Kasus Penganiayaan Ojol di Pekanbaru Berakhir Damai, Ini Kata Polisi

Kasus Penganiayaan Ojol di Pekanbaru Berakhir Damai, Ini Kata Polisi

Regional
Melacak Penyebaran Covid-19 di Secapa AD, 1.280 Orang Positif Corona, Terungkap Saat Prajurit Periksa Bisul

Melacak Penyebaran Covid-19 di Secapa AD, 1.280 Orang Positif Corona, Terungkap Saat Prajurit Periksa Bisul

Regional
Juru Bicara Gugus Tugas dan Keluarganya Positif Covid-19

Juru Bicara Gugus Tugas dan Keluarganya Positif Covid-19

Regional
Jadi Tersangka, Mandor Kapal China Belum Ditahan, Ini Kata Polisi

Jadi Tersangka, Mandor Kapal China Belum Ditahan, Ini Kata Polisi

Regional
Mengungkap Fakta Nasib WNI di Kapal Lu Huang Yuan Yu 118...

Mengungkap Fakta Nasib WNI di Kapal Lu Huang Yuan Yu 118...

Regional
Begini Kondisi ABK WNI Saat Berada di Kapal China Menurut Polisi

Begini Kondisi ABK WNI Saat Berada di Kapal China Menurut Polisi

Regional
Ini Pengakuan ABK Indonesia di Kapal China, Dianiaya Setiap Hari Soal Perkara Sepele dan Dibuat-buat

Ini Pengakuan ABK Indonesia di Kapal China, Dianiaya Setiap Hari Soal Perkara Sepele dan Dibuat-buat

Regional
Video Viral Rumah Bisa Bergerak dan Berpindah Tempat, Ini Faktanya

Video Viral Rumah Bisa Bergerak dan Berpindah Tempat, Ini Faktanya

Regional
Jasad ABK Indonesia di Freezer Kapal China, Diduga Tewas Dianiaya Mandor

Jasad ABK Indonesia di Freezer Kapal China, Diduga Tewas Dianiaya Mandor

Regional
Baduy Masih Boleh Dikunjungi, Ini Permintaan Warga

Baduy Masih Boleh Dikunjungi, Ini Permintaan Warga

Regional
Catatan KSAD soal Klaster Covid-19 di Secapa AD dan Pusdikpom Bandung

Catatan KSAD soal Klaster Covid-19 di Secapa AD dan Pusdikpom Bandung

Regional
Tagihan Listrik Membengkak, Bupati Probolinggo dan Chef Arnold Ngamuk di Medsos, Begini Ceritanya

Tagihan Listrik Membengkak, Bupati Probolinggo dan Chef Arnold Ngamuk di Medsos, Begini Ceritanya

Regional
Coba Pengalaman Baru, Menikmati Kopi Sambil Keliling Kota Malang

Coba Pengalaman Baru, Menikmati Kopi Sambil Keliling Kota Malang

Regional
Virus Corona di Kalsel Mencapai Lebih dari 4.000 Kasus

Virus Corona di Kalsel Mencapai Lebih dari 4.000 Kasus

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X