Gubernur Viktor Larang Bupati di NTT Umumkan Hasil Rapid Test

Kompas.com - 16/04/2020, 20:04 WIB
Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT) Viktor Bungtilu Laikodat, saat memimpin apel bersama di halaman gedung Sasando, Kantor Gubernur NTT, Senin (3/02/2020) pagi Dokumen Humas Pemprov NTTGubernur Nusa Tenggara Timur (NTT) Viktor Bungtilu Laikodat, saat memimpin apel bersama di halaman gedung Sasando, Kantor Gubernur NTT, Senin (3/02/2020) pagi

KUPANG, KOMPAS.com - Gubernur Nusa Tenggara Timur ( NTT) Viktor Bungtilu Laiskodat meminta para bupati dan wali kota di wilayahnya, agar tidak lagi mengumumkan hasil rapid test ke masyarakat.

Viktor mengatakan, hasil rapid test yang telah diumumkan oleh sejumlah bupati, telah membuatan ketakutan pada masyarakat.

"Selain masalah Covid-19, DBD dan kemiskinan, ada juga masalah yang serius yakni ketakutan psikologi publik. Hari ini publik dalam ketakutan yang luar biasa karena itu saya minta kepada para bupati dan wali kota di NTT agar juru bicaranya hanya satu saja," kata Viktor,saat menggelar rapat kerja telekonferensi dengan para bupati dan wali kota se-NTT di ruang Rapat Gubernur Kantor Gubernur Sasando, Kamis (16/4/2020) sore.

Baca juga: Gubernur NTT Larang Warga Makan di Rumah Makan untuk Cegah Corona

"Kalau hasil rapid test itu, tidak usah diumumkan karena masih ada lagi proses selanjutnya yakni tes swab, yakni sampelnya pasien kita kirim ke Jakarta," sambung Viktor.

Viktor secara blak-blakan menyebut Bupati Lembata dan Bupati Rote Ndao, yang telah mengumumkan hasil rapid test ke publik.

Viktor pun meminta para bupati untuk menjaga psikologi publik, agar tidak boleh ketakutan yang berlebihan.

Viktor menyebut, virus Covid-19 ini penyebarannya sudah luar biasa cepat dan ditambah lagi ketakutan masyarakat, sehingga pemimpin perlu menjaga suasana agar tetap tenang.

"Kalau hanya rapid test, terus bapak ibu sampaikan ini positif. Positif dari mana, dari kepalamu. Kamu harus menjaga karena publik lagi dalam ketakutan," kata Viktor.

Baca juga: Antisipasi Corona, Gubernur NTT Potong Biaya Perjalanan Dinas Pejabat dan ASN 6 Bulan

"Pemimpinnya bikin takut dengan mengumumkan hasil positif itu pemimpin bodoh. Jadi pemimpin harus menjaga suasana masyarakatnya agar jangan takut secara berlebihan," kata Viktor lagi.

Viktor pun optimis, akhir bulan April 2020 ini, pihaknya sudah punya laboratorium sendiri, untuk lakukan swab tes.

"Kita doakan, dua minggu dari sekarang kita bisa melakukan tes swab sendiri karena kita akan menyiapkan sarana prasarannya," tutup Viktor.



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

2 Kepala Dinas Meninggal karena Covid-19, Seluruh Kantor SKPD di Kabupaten Banjar Disterilkan

2 Kepala Dinas Meninggal karena Covid-19, Seluruh Kantor SKPD di Kabupaten Banjar Disterilkan

Regional
7 Orang Tewas akibat Truk Tabrak 4 Sepeda Motor, Begini Kronologinya...

7 Orang Tewas akibat Truk Tabrak 4 Sepeda Motor, Begini Kronologinya...

Regional
Dampak Covid-19, PAD Kota Ambon Terjun Bebas

Dampak Covid-19, PAD Kota Ambon Terjun Bebas

Regional
Pesan Sultan HB X Jelang Peringatan Kemerdekaan: Jangan Ada yang Merasa Mayoritas

Pesan Sultan HB X Jelang Peringatan Kemerdekaan: Jangan Ada yang Merasa Mayoritas

Regional
Sempat Terlihat Menyapu di Pagi Hari, Dewi Ditemukan Tewas di Ruang Tamu Beberapa Jam Kemudian

Sempat Terlihat Menyapu di Pagi Hari, Dewi Ditemukan Tewas di Ruang Tamu Beberapa Jam Kemudian

Regional
Tingkatkan Kemampuan Petugas Indra, Dompet Dhuafa Gelar Workshop Pemeriksaan Mata Dasar

Tingkatkan Kemampuan Petugas Indra, Dompet Dhuafa Gelar Workshop Pemeriksaan Mata Dasar

Regional
Tiru Jawa Barat, Ambon Akan Terapkan PSBB Lokal di Setiap Desa

Tiru Jawa Barat, Ambon Akan Terapkan PSBB Lokal di Setiap Desa

Regional
Mahasiswa Kedokteran Asal Tegal Terkonfirmasi Positif Covid-19

Mahasiswa Kedokteran Asal Tegal Terkonfirmasi Positif Covid-19

Regional
Kecelakaan Beruntun, Sebuah Truk Tabrak 4 Sepeda Motor, 7 Orang Meninggal

Kecelakaan Beruntun, Sebuah Truk Tabrak 4 Sepeda Motor, 7 Orang Meninggal

Regional
Tingkatkan Keahlian Menjahit Kaum Dhuafa Cirebon, Dompet Dhuafa Gelar Jabar Bagja

Tingkatkan Keahlian Menjahit Kaum Dhuafa Cirebon, Dompet Dhuafa Gelar Jabar Bagja

Regional
Masih Zona Merah, PSBB Transisi di Ambon Bakal Diperpanjang

Masih Zona Merah, PSBB Transisi di Ambon Bakal Diperpanjang

Regional
105 Tenaga Kesehatan di Kabupaten Banjar Kalsel Terpapar Covid-19

105 Tenaga Kesehatan di Kabupaten Banjar Kalsel Terpapar Covid-19

Regional
Tracing Klaster DPRD Maluku, Belum Ada Anggota Dewan yang Jalani Tes Swab

Tracing Klaster DPRD Maluku, Belum Ada Anggota Dewan yang Jalani Tes Swab

Regional
Bahas Tata Ruang Ibu Kota Negara Baru, Wamen ATR Pastikan Tak Ada Penggusuran

Bahas Tata Ruang Ibu Kota Negara Baru, Wamen ATR Pastikan Tak Ada Penggusuran

Regional
Viral, Situs Belajar Daring di Surabaya Disisipi Iklan Pornografi, Ini Penjelasan Pemkot

Viral, Situs Belajar Daring di Surabaya Disisipi Iklan Pornografi, Ini Penjelasan Pemkot

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X