Kompas.com - 16/04/2020, 13:33 WIB
KELILING—Walikota Madiun, Maidi keliling dari kelurahan ke kelurahan setiap hari mengecek kondisi warga ditengah pandemi Covid-19, Rabu (15/4/2020). KOMPAS.COM/MUHLIS AL ALAWIKELILING—Walikota Madiun, Maidi keliling dari kelurahan ke kelurahan setiap hari mengecek kondisi warga ditengah pandemi Covid-19, Rabu (15/4/2020).

MADIUN, KOMPAS.com - Kota Madiun merupakan satu dari empat daerah di Jawa Timur yang masih berstatus zona hijau atau tak memiliki kasus virus corona baru atau Covid-19.

Selain Madiun, tiga kabupaten lainnya seperti Ngawi, Sampang, dan Sumenep.

Kota Madiun diapit wilayah zona merah seperti Magetan yang memiliki 10 kasus positif, Ponorogo memiliki enam kasus positif, dan Maidun yang memiliki tiga kasus positif.

Hal itu membuat Madiun menjadi salah satu daerah rawan terjangkit Covid-19. Apalagi, banyak warga kabupaten sekitar yang mengunjungi Madiun setiap hari.

Wali Kota Madiun Maidi memiliki cara sendiri menjaga wilayahnya tetap bebas corona.

Baca juga: Modus Jual Gula Murah, Pasutri Tipu Puluhan Warga Rp 4,7 Miliar

Maidi memperketat pintu masuk menuju Kota Madiun. Ia juga turun ke lapangan mengecek langsung kesiapan petugas mencegah penyebaran Covid-19 di Madiun.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Tak jarang, Maidi mengecek kesiapan aparatur hingga rukun tetangga (RT).

Ia juga berkeliling naik sepeda gunung didampingi tim Satgas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Madiun mengunjungi rumah warga.

“Saya setiap hari bersepeda hingga 40 kilometer bersama teman-teman OPD keliling dari kelurahan ke kelurahan untuk cek dan ricek sampai door to door ke rumah warga. Bila ada warga yang kesulitan kami berhenti dan wawancara warga disitu,” jelas Maidi kepada Kompas.com, Rabu (15/4/2020).

Maidi menyediakan dua mobil berisi paket sembako yang siap disalurkan kepada warga saat berkeliling.

Warga yang mengeluh kesulitan mendapatkan sembako bisa langsung mendapatkan bantuan.

Ia juga menyediakan mobil yang membawa alat semprot lengkap dan cairan disinfektan yang siap dipakai sesuai permintaan warga.

 

KELILING—Walikota Madiun, Maidi keliling dari kelurahan ke kelurahan setiap hari mengecek kondisi warga ditengah pandemi Covid-19, Rabu (15/4/2020).KOMPAS.COM/MUHLIS AL ALAWI KELILING—Walikota Madiun, Maidi keliling dari kelurahan ke kelurahan setiap hari mengecek kondisi warga ditengah pandemi Covid-19, Rabu (15/4/2020).

Hal itu dilakukan bukan karena Maidi tak percaya dengan kinerja bawahannya.

Maidi ingnin memastikan setiap warga yang tinggal di rumah selama pandemi corona dalam keadan sehat.

Jika ditemukan warga yang sakit, ia sudah menyiapkan satu mobil ambulans yang bisa membawa warga itu ke rumah sakit.

“Keberadaan mobil ambulans penting manakala ada warga yang sakit langsung dibawa ke rumah sakit. Dengan demikian semua kebutuhan pelayanan kesehatan bagi masyarakat bisa terpenuhi,” ungkap Maidi.

Agar pengawasan dan pencegahan maksimal, Maidi melibatkan seluruh instansi terkait seperti TNI, Polri dan jajaran OPD.

Tak hanya itu perangkat pemerintah setingkat RT dan RW pun dilibatkan penuh agar pengawasan dan pencegahan penyebaran Covid-19 bisa dilaksanakan dengan baik.

Baca juga: Kapolda Jatim Buka Peta Penyebaran Covid-19 di Surabaya, Ungkap Lokasi Pasien Pertama

Menurut Maidi, status zona hijau yang disandang menjadi bukti Madiun sebagai kota sehat.

Hal itu terbukti dari upaya masyarakat yang tetap disiplin menjaga pola hidup bersih dan sehat sehingga terhindar dari penularan Covid-19.

Maidi juga meminta warga mewaspadai kedatangan pemudik yang mulai ramai. Pemudik, kata dia, harus menaati aturan untuk mengisolasi diri selama dua minggu saat tiba di kampung halaman.

“Kalau kurang sembako nanti kami kirim sembako. Tidak usah keluar,” jelas Maidi.

Tidak adanya warga Kota Madiun menyandang status positif corona sampai saat ini, kata Maidi, menjadiknnya semakin ketat melakukan antisipasi bersama jajaran, Polri, TNI hingga RT dan RW.

Keberhasilan itu membuatnya tidak sembrono dan terus memperketat pengawasan dan pencegahan.

 

BANTUAN SEMBAKO--Walikota Madiun, Maidi menyalurkan bantuan paket sembako kepada ratusan tukang becak yang terdampak corona.KOMPAS.COM/MUHLIS AL ALAWI BANTUAN SEMBAKO--Walikota Madiun, Maidi menyalurkan bantuan paket sembako kepada ratusan tukang becak yang terdampak corona.

Kumpulkan Donasi ASN

Selain menggunakan anggaran APBD, Maidi menginstruksikan seluruh ASN berdonasi untuk penanganan Covid-19.

Dana yang terkumpul digunakan untuk membeli produk makanan UMKM asli Kota Madiun.

Upaya ini dilakukan untuk menggerakkan ekonomi UMKM setempat sehingga masyarakat tetap memiliki penghasilan.

Produk UMKM yang dibeli menggunakan dana donasi itu dalam bentuk makanan siap saji.

Baca juga: 7 Mahasiswa Positif Corona di Timor Leste Pulang Lewat NTT, Sempat Belanja di Kupang

Dengan demikian warga terdampak tidak perlu memproses lebih lama untuk memasak.

Ia mencontohkan warga terdampak diberikan beras, sambel, kecap hingga abon lebih pas ketimbang diberikan minyak goreng.

“Pola-pola seperti ini yang membuat orang betah bertahan di rumah dan tidak akan kelaparan saat menjalani tidak keluar rumah. Selain itu UMKM tidak memberhentikan karyawannya dan produk tetap berjalan. Semuanya hidup sehat dan ikut menjaga. Dan inilah yang bisa membuat kami bisa mempertahankan zero corona,” kata Maidi.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Soal APBD Rp 1,6 Triliun di Bank, Bobby: Segera Dimaksimalkan untuk Gerakkan Ekonomi Medan

Soal APBD Rp 1,6 Triliun di Bank, Bobby: Segera Dimaksimalkan untuk Gerakkan Ekonomi Medan

Regional
Masjid Az Zahra di Lampung Utara Resmi Dibangun, Dompet Dhuafa Gelar Peletakan Batu Pertama

Masjid Az Zahra di Lampung Utara Resmi Dibangun, Dompet Dhuafa Gelar Peletakan Batu Pertama

Regional
Kejar Herd Immunity, Bupati IDP Optimistis Vaksinasi di Luwu Utara Capai 90 Persen

Kejar Herd Immunity, Bupati IDP Optimistis Vaksinasi di Luwu Utara Capai 90 Persen

Regional
Dongkrak Perekonomian Kota Madiun, PKL Akan Dapat Pembinaan Khusus

Dongkrak Perekonomian Kota Madiun, PKL Akan Dapat Pembinaan Khusus

Regional
Lewat Kepiting Bakau, Pembudidaya di Konawe Raih Cuan hingga Rp 352 Juta

Lewat Kepiting Bakau, Pembudidaya di Konawe Raih Cuan hingga Rp 352 Juta

Regional
Berkat Proyek Investasi Pabrik Minyak Goreng Sawit, Luwu Utara Raih Juara 2 SSIC 2021

Berkat Proyek Investasi Pabrik Minyak Goreng Sawit, Luwu Utara Raih Juara 2 SSIC 2021

Regional
Upaya Berau Coal Sinarmas Atasi Pandemi, dari Bakti Sosial hingga Dukung Vaksinasi

Upaya Berau Coal Sinarmas Atasi Pandemi, dari Bakti Sosial hingga Dukung Vaksinasi

Regional
Selain Dana Sponsor Rp 5 Miliar, PLN Investasi Rp 300 Miliar untuk Dukung PON XX Papua

Selain Dana Sponsor Rp 5 Miliar, PLN Investasi Rp 300 Miliar untuk Dukung PON XX Papua

Regional
Gerakkan Masyarakat untuk Tangani Pandemi, BNPB Gelar Pelatihan 1.000 Relawan Covid-19 di DIY

Gerakkan Masyarakat untuk Tangani Pandemi, BNPB Gelar Pelatihan 1.000 Relawan Covid-19 di DIY

Regional
Entaskan Pandemi di Samarinda, Satgas Covid-19 Gelar Pelatihan 1.000 Relawan

Entaskan Pandemi di Samarinda, Satgas Covid-19 Gelar Pelatihan 1.000 Relawan

Regional
Kendalikan Pandemi di Riau, Gubernur Syamsuar Harap Relawan Covid-19 Lakukan Ini

Kendalikan Pandemi di Riau, Gubernur Syamsuar Harap Relawan Covid-19 Lakukan Ini

Regional
Pemkab Dharmasraya Targetkan Vaksinasi Pelajar Selesai September, Jokowi Berikan Apresiasi

Pemkab Dharmasraya Targetkan Vaksinasi Pelajar Selesai September, Jokowi Berikan Apresiasi

Regional
Ekspor Pertanian Meningkat Rp 8,3 Triliun, Jateng Raih Penghargaan Abdi Bakti Tani

Ekspor Pertanian Meningkat Rp 8,3 Triliun, Jateng Raih Penghargaan Abdi Bakti Tani

Regional
TNI, Polri, dan IPDN Gelar Vaksinasi Massal Jelang PON XX 2021 di Papua

TNI, Polri, dan IPDN Gelar Vaksinasi Massal Jelang PON XX 2021 di Papua

Regional
Mendadak Jadi Penyiar Radio, Gubernur Ganjar Dapat Curhatan dari Pendengar

Mendadak Jadi Penyiar Radio, Gubernur Ganjar Dapat Curhatan dari Pendengar

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.