Kompas.com - 16/04/2020, 13:15 WIB
Pj Wali Kota Makassar, M Iqbal S Suhaeb, Kunjungi Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Makassar di Balai Kota, Rabu (15/3/2019). KOMPAS.com / Hendra CiptoPj Wali Kota Makassar, M Iqbal S Suhaeb, Kunjungi Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Makassar di Balai Kota, Rabu (15/3/2019).

MAKASSAR, KOMPAS.com – Pemerintah Kota Makassar akan memperbanyak dapur-dapur umum saat pemberlakuan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) untuk memutus penyebaran Covid-19.

Menurut Pejabat (Pj) Wali Kota Makassar, Iqbal Suhaeb yang dikonfirmasi, Kamis (16/4/2020), pihaknya akan memperbanyak dapur-dapur umum saat pemberlakuan PSBB di Kota Makassar.

Saat ini, Dinas Sosial sementara melakukan pendataan untuk pembuatan dapur-dapur umum.

“Saya tadi sudah tinjau dapur umum Brimob Polda Sulsel. Jadi kita akan memperbanyak dapur-dapur umum. Jadi dapur umum itu digunakan untuk membuat makanan dan kemudian didistribusikan ke rumah-rumah warga. Sehingga, masyarakat tidak perlu datang ke lokasi dapur umum dan tetap di rumah saja,” katanya.

Baca juga: Pemerintah Kabulkan Permohonan PSBB Kota Makassar

Dengan dibuatnya dapur-dapur umum di beberapa titik di Kota Makassar, Iqbal mengimbau masyarakat tetap tinggal di rumah selama pemberlakuan PSBB tersebut.

“Jadi masyarakat tidak usah khawatir dengan bantuan makanan selama PSBB berlaku. Sehingga, masyarakat diminta patuhi peraturan-peraturan dalam PSBB nantinya,” harapnya.

 Iqbal mengaku telah mengirimkan surat ke Kementerian Kesehatan, Rabu (15/4/2020).

Di mana, surat tersebut disetujui oleh Gubernur Sulsel, Nurdin Abdullah dengan beberapa pertimbangan dan Kota Makassar sudah masuk kriteria sesuai aturan PSBB.

Baca juga: PSBB Kota Makassar Disetujui, Gubernur Sulsel Minta Seminggu Sosialisasi

Sehari kemudian, Menteri Kesehatan menyetujui penerapan PSBB di Kota Makassar dalam rangka percepatan penanganan Covid-19.

"Iya benar. Sudah ada suratnya dari Menkes," ujar Juru bicara pemerintah untuk penanganan virus corona Achmad Yurianto kepada Kompas.com, Kamis (16/4/2020).

Surat yang dimaksud yakni Surat Keputusan Menteri Kesehatan Nomor HK. 01.07/Menkes/257/2020.

“Kami mengajukan PSBB, karena peningkatan jumlah kasus PDP dan confirmasi positif covid-19. Penyebaran kasus virus di Kota Makassar, kejadian transmisi lokal Covid-19.  Kesiapan daerah tentang aspek kebutuhan hidup dasar, sarana dan prasarana kesehatan, anggaran pengaman jaring sosial serta aspek keamanan. Empat poin itu sudah terpenuhi, sehingga Kota Makassar mengajukan PSBB,” jelas Iqbal. 



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ridwan Kamil: Gerakan Pramuka Harus Tumbuhkan Jiwa Kepemimpinan

Ridwan Kamil: Gerakan Pramuka Harus Tumbuhkan Jiwa Kepemimpinan

Regional
Semarang Jadi Kota Terbaik di PPD Jateng, Hendi: Kita Kawal untuk Realisasi Program

Semarang Jadi Kota Terbaik di PPD Jateng, Hendi: Kita Kawal untuk Realisasi Program

Regional
Wujudkan Masyarakat Maju, Bupati dan Wabup Wonogiri Siapkan 7 Program

Wujudkan Masyarakat Maju, Bupati dan Wabup Wonogiri Siapkan 7 Program

Regional
Pembangunan Kereta Cepat Sudah 70 Persen, Kang Emil: Perlu Dibangun Flyover

Pembangunan Kereta Cepat Sudah 70 Persen, Kang Emil: Perlu Dibangun Flyover

Regional
Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Bandang NTT, Ganjar: Ini Bagian dari Spirit Kebersamaan Kita

Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Bandang NTT, Ganjar: Ini Bagian dari Spirit Kebersamaan Kita

Regional
Ingin Kompetensi Masyarakat Berkembang, Pemprov Jabar Dukung Program Kartu Prakerja

Ingin Kompetensi Masyarakat Berkembang, Pemprov Jabar Dukung Program Kartu Prakerja

Regional
Hadiri Rakerda Jabar Bergerak, Kang Emil: Terus Jalankan Regenerasi

Hadiri Rakerda Jabar Bergerak, Kang Emil: Terus Jalankan Regenerasi

Regional
Ceramah Ramadhan Tak Boleh Lama-lama, Materi Ceramah Akan Diatur Pemda

Ceramah Ramadhan Tak Boleh Lama-lama, Materi Ceramah Akan Diatur Pemda

Regional
Dedi Mulyadi Menangis Dapati Seorang Ibu Tua Melamun Tak Punya Beras

Dedi Mulyadi Menangis Dapati Seorang Ibu Tua Melamun Tak Punya Beras

Regional
Cegah Kerumunan, Prosesi Dugderan di Kota Semarang Berjalan Sederhana

Cegah Kerumunan, Prosesi Dugderan di Kota Semarang Berjalan Sederhana

Regional
Ajak Masyarakat Hormati Orang Tua, Ridwan Kamil: Jangan Sampai Ada Lansia Terlantar

Ajak Masyarakat Hormati Orang Tua, Ridwan Kamil: Jangan Sampai Ada Lansia Terlantar

Regional
Jadi Percontohan Nasional, Seleksi Anggota Paskibraka Jateng Gandeng BPIP

Jadi Percontohan Nasional, Seleksi Anggota Paskibraka Jateng Gandeng BPIP

Regional
Gerakan Perekonomian Jabar, Disparbud Setempat Gelar Gekraf 2021

Gerakan Perekonomian Jabar, Disparbud Setempat Gelar Gekraf 2021

Regional
Khawatir Krisis Pangan, Wagub Jabar Minta Petani Tidak Alih Fungsikan Sawah

Khawatir Krisis Pangan, Wagub Jabar Minta Petani Tidak Alih Fungsikan Sawah

Regional
Teken MoU dengan Tourism Malaysia, Jaswita Jabar: Kerja Sama Ini Menguntungkan

Teken MoU dengan Tourism Malaysia, Jaswita Jabar: Kerja Sama Ini Menguntungkan

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X