Fakta Sosok Pria yang Mengamuk Ditegur Pakai Masker di Bogor, Mengaku TNI dan Bukan Anggota Kodim

Kompas.com - 16/04/2020, 07:35 WIB
Viral pria baju biru mengamuk di Kompleks Taman Rezeki Cibinong, Kab. Bogor, Selasa (14/4/2020) pukul 10.15 WIB karena ditegur saat akan memasuki perumahan namun tidak memakai masker. Pria tersebut sebelumnya diduga oknum TNI. Dok. Instagram @aceh.viralViral pria baju biru mengamuk di Kompleks Taman Rezeki Cibinong, Kab. Bogor, Selasa (14/4/2020) pukul 10.15 WIB karena ditegur saat akan memasuki perumahan namun tidak memakai masker. Pria tersebut sebelumnya diduga oknum TNI.

KOMPAS.com- Seorang pria berusia sekitar 25 tahun mengamuk saat dirinya ditegur untuk mengenakan masker.

Peristiwa itu terjadi di Pos Satpam Perumahan Taman Rezeki, Kelurahan Ciriung, Cibinong, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Minggu (12/4/2020) sekitar pukul 10.00 WIB.

Ketika terjadi perdebatan, rupanya istri ketua pengurus kompleks merekam kejadian itu.

Video pria mengamuk dan mengaku anggota TNI tersebut viral di media sosial.

Lantas siapakah sosok pria yang mengamuk itu?

Baca juga: Fakta Pria di Bogor Mengamuk Ditegur Pakai Masker, Ajak Berkelahi dan Sebut-sebut Kawan Perwira

Warga luar perumahan

Ilustrasidomain.com.au Ilustrasi

Pria itu dipastikan bukan merupakan warga Perumahan Taman Rezeki.

Ia adalah warga luar yang hendak mengambil uang di ATM yang lokasinya berada di sekitar perumahan tersebut.

Saat datang, pria itu mengendarai sepeda motor bersama seorang perempuan.

Sebenarnya, spanduk imbauan mengenakan masker telah terpasang di tempat tersebut.

Namun ia tak menghiraukan dan memilih menenteng maskernya, tanpa bersedia mengenakan.

Baca juga: Perawat yang Ditampar Satpam Usai Ingatkan Pakai Masker Trauma dan Alami Pusing

 

Suasana usai terjadi insiden di Perumahan Taman Rezeki, Kelurahan Ciriung, Kecamatan Cibinong, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Selasa (14/4/2020).KOMPAS.COM/AFDHALUL IKHSAN Suasana usai terjadi insiden di Perumahan Taman Rezeki, Kelurahan Ciriung, Kecamatan Cibinong, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Selasa (14/4/2020).
Mengaku anggota TNI dan bekerja di Mabes

Dalam cekcok, pemuda tersebut mengaku merupakan anggota TNI.

"Orang ini ngaku anggota angkatan darat kerja di Mabes TNI tapi dari angkatan udara, itu kata-kata dia, kita enggak tahu kebenarannya," kata Ketua Pengurus Kompleks Taman Rezeki Dolfie Pangalila.

Pria itu pun sempat menyebut rekan perwiranya saat tak terima diingatkan untuk mengenakan masker.

"Ayo, kawan saya juga banyak yang jadi perwira, ayo, bapak enggak tahu saya siapa," kata pria tersebut.

Mendengar hal itu, Dolfie mengatakan seharusnya sebagai anggota dia taat pada aturan. Sebab, aturan bermasker diimbau langsung oleh Presiden Jokowi.

Baca juga: Tidak Pakai Masker Dilarang Masuk ke Daerah Ini

Bukan anggota Kodim 0621/Kabupaten Bogor

Suasana usai terjadi insiden di Perumahan Taman Rezeki, Kelurahan Ciriung, Kecamatan Cibinong, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Selasa (14/4/2020).KOMPAS.COM/AFDHALUL IKHSAN Suasana usai terjadi insiden di Perumahan Taman Rezeki, Kelurahan Ciriung, Kecamatan Cibinong, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Selasa (14/4/2020).
Pria itu belakangan diketahui bernama Akbar.

Dandim 0621/Kabupaten Bogor Letkot Infenteri Sukur Hermanto memastikan pria tersebut bukan anggotanya.

Hal itu didapati usai jajaran Personel TNI Kodim 0621 Bogor melakukan pengecekan.

"Kita sudah telusuri sekaligus pengecekan internal di dalam dan tidak ada anggota TNI itu," kata Sukur.

Sukur mengatakan, tidak ada anggotanya bernama Akbar.

"Laki-laki itu diketahui bernama Akbar mengaku dari TNI dan dari internal kita enggak ada itu (Akbar)," kata dia.

Baca juga: Wabah Covid-19, Pemerintah Kampanyekan Masker Kain Produksi Lokal

 

IlustrasiPixabay/Coyot Ilustrasi
Tak pedulikan empat kali peringatan

Sekuriti Perumahan Taman Rezeki, Ibnu Hasan mengatakan, sebelum cekcok terjadi, dirinya telah mengingatkan berkali-kali pria tersebut supaya mengenakan masker.

Teguran bahkan disampaikan sebanyak empat kali. Namun pemuda itu nekat masuk kompleks dan malah mengamuk.

"Saya tegur dua kali tapi malah disepelekan. Lalu saya dibantu ketua kompleks dan pemuda itu marah, ngajak berantem. Itu teguran keempat, dia masuk tanpa masker," kata Ibnu.

Ibnu mengatakan, sebenarnya pemuda itu membawa masker di tangannya. Entah mengapa ia tak mau mengenakan maskernya.

"Saya tegur karena dia bawa masker tapi ditentengin (dipegang) di tangan dan enggak dipakai. Langsung ditegur tapi disepelekan, akhirnya marah, berantem itu sekitar 10 menit kejadiannya," kata Ibnu.

Sumber: Kompas.com (Penulis: Afdhalul Ikhsan | Editor: Aprilia Ika)



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Disnaker Jabar Siap Awasi Pembagian THR oleh Perusahaan

Disnaker Jabar Siap Awasi Pembagian THR oleh Perusahaan

Regional
Terkait Fokus Kelola Anggaran, Bupati Jekek: Sudah Lewat 5 Program

Terkait Fokus Kelola Anggaran, Bupati Jekek: Sudah Lewat 5 Program

Regional
Emil Respons Positif Kerja Sama PT Agro Jabar dengan PT Agro Serang

Emil Respons Positif Kerja Sama PT Agro Jabar dengan PT Agro Serang

Regional
Jabar Jadi Provinsi Terbaik Penerapan PPKM Mikro, Kang Emil: Ini Tanda Kerja Keras Kita Konkret

Jabar Jadi Provinsi Terbaik Penerapan PPKM Mikro, Kang Emil: Ini Tanda Kerja Keras Kita Konkret

Regional
Soal Gerakan Cinta Zakat, Ganjar: Manfaatnya Hebat

Soal Gerakan Cinta Zakat, Ganjar: Manfaatnya Hebat

Regional
Ridwan Kamil: Gerakan Pramuka Harus Tumbuhkan Jiwa Kepemimpinan

Ridwan Kamil: Gerakan Pramuka Harus Tumbuhkan Jiwa Kepemimpinan

Regional
Semarang Jadi Kota Terbaik di PPD Jateng, Hendi: Kita Kawal untuk Realisasi Program

Semarang Jadi Kota Terbaik di PPD Jateng, Hendi: Kita Kawal untuk Realisasi Program

Regional
Wujudkan Masyarakat Maju, Bupati dan Wabup Wonogiri Siapkan 7 Program

Wujudkan Masyarakat Maju, Bupati dan Wabup Wonogiri Siapkan 7 Program

Regional
Pembangunan Kereta Cepat Sudah 70 Persen, Kang Emil: Perlu Dibangun Flyover

Pembangunan Kereta Cepat Sudah 70 Persen, Kang Emil: Perlu Dibangun Flyover

Regional
Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Bandang NTT, Ganjar: Ini Bagian dari Spirit Kebersamaan Kita

Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Bandang NTT, Ganjar: Ini Bagian dari Spirit Kebersamaan Kita

Regional
Ingin Kompetensi Masyarakat Berkembang, Pemprov Jabar Dukung Program Kartu Prakerja

Ingin Kompetensi Masyarakat Berkembang, Pemprov Jabar Dukung Program Kartu Prakerja

Regional
Hadiri Rakerda Jabar Bergerak, Kang Emil: Terus Jalankan Regenerasi

Hadiri Rakerda Jabar Bergerak, Kang Emil: Terus Jalankan Regenerasi

Regional
Ceramah Ramadhan Tak Boleh Lama-lama, Materi Ceramah Akan Diatur Pemda

Ceramah Ramadhan Tak Boleh Lama-lama, Materi Ceramah Akan Diatur Pemda

Regional
Dedi Mulyadi Menangis Dapati Seorang Ibu Tua Melamun Tak Punya Beras

Dedi Mulyadi Menangis Dapati Seorang Ibu Tua Melamun Tak Punya Beras

Regional
Cegah Kerumunan, Prosesi Dugderan di Kota Semarang Berjalan Sederhana

Cegah Kerumunan, Prosesi Dugderan di Kota Semarang Berjalan Sederhana

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X