Sempat Ditolak, Warga Setujui Gedung BTIKP Kalsel Jadi Tempat Karantina ODP

Kompas.com - 15/04/2020, 15:46 WIB
Wali Kota Banjarmasin, Ibnu Sina, melakukan mediasi dengan warga Kompleks Bumi Indah Lestari, Rabu (15/4/2020). Pemkot BanjarmasinWali Kota Banjarmasin, Ibnu Sina, melakukan mediasi dengan warga Kompleks Bumi Indah Lestari, Rabu (15/4/2020).

BANJARMASIN, KOMPAS.com- Warga Kompleks Bumi Indah Lestari RT 24 Banjarmasin, Kalimantan Selatan (Kalsel), akhirnya menyetujui gedung Balai Teknologi Informasi dan Komunikasi Pendidikan (BTIKP) Kalsel, dijadikan tempat karantina Orang Dalam Pemantauan (ODP) corona (Covid-19).

Hal tersebut berkat dilakukannya mediasi antara warga dengan Wali Kota Banjarmasin Ibnu Sina dan Wakil Wali Kota Hermansyah.

Dalam mediasi tersebut, warga diberikan penjelasan oleh Pemerintah Kota Banjarmasin terkait Standar Operasional Prosedur (SOP) penanganan pasien ODP yang akan dikarantina di gedung BTIKP Kalsel.

"Kurang lebih dua jam kita berdiskusi, seluruh pertanyaan-pertanyaan sudah kita jawab, terkait dengan SOP diperjalanan dan juga SOP di kompleks dan juga di tempat Karantina," ujar Wali Kota Banjarmasin Ibnu Sina dalam keterangan persnya, Rabu (15/4/2020).

Baca juga: Ditolak Warga, Asrama Pemko Banjarmasin Batal Jadi Tempat Karantina ODP

Selain itu, dirinya mengatakan, ambulans akan dibuatkan jalan tembusan melalui Kampus Universitas Lambung Mangkurat (ULM) untuk menuju ke tempat karantina.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Warga menerima dengan syarat sekiranya melihat akses jalan yang tidak melalui kompleks ini, tetapi melalui Kampus ULM," katanya.

Mendengar aspirasi dan syarat warga tersebut, Ibnu Sina segera memerintahkan Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Banjarmasin untuk segera memperbaiki akses jalan.

Kendati demikian, untuk sementara ambulans tetap menggunakan jalan kompleks warga sampai akses jalan melalui Kampus ULM selesai dikerjakan.

"Kami juga sudah perintahkan kepada Dinas PUPR untuk melihat lokasi, tetapi bahwa balai ini akan segera dimanfaatkan untuk rumah karantina itu tidak bisa ditunda-tunda lagi," tegasnya.

Baca juga: Warga Tolak Gedung BTIKP Kalsel Jadi Tempat Karantina ODP Corona

Diberitakan sebelumnya, warga Kompleks Bumi Indah Lestari, Jalan Perdagangan, Banjarmasin Utara, Kalsel, menolak gedung Balai Tekhnologi Informasi dan Komunikasi Pendidikan (BTIKP) Kalsel, untuk dijadikan tempat karantina Orang Dalam Pemantauan (ODP).

Warga bahkan memblokade akses jalan masuk menuju gedung BTIKP agar ambulans yang membawa ODP tak bisa melintas.

Menurut warga, penolakan ini dikarenakan Pemkot Banjarmasin tidak pernah melakukan sosialisasi terhadap warga sehingga warga khawatir Covid-19 dapat tertular ke mereka.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Terima Penghargaan Green Leadership, Walkot Maidi: Jadi Kado Ulang Tahun Kota Madiun

Terima Penghargaan Green Leadership, Walkot Maidi: Jadi Kado Ulang Tahun Kota Madiun

Regional
Tinjau Vaksinasi di Tangsel, Wapres Minta Walkot Benyamin Lakukan 3 Hal Ini

Tinjau Vaksinasi di Tangsel, Wapres Minta Walkot Benyamin Lakukan 3 Hal Ini

Regional
Lewat DD Farm, Dompet Dhuafa Berdayakan Masyarakat Korban PHK

Lewat DD Farm, Dompet Dhuafa Berdayakan Masyarakat Korban PHK

Regional
Pemkab Ponorogo Berkolaborasi dengan Kemensos untuk Atasi Masalah Disabilitas Intelektual

Pemkab Ponorogo Berkolaborasi dengan Kemensos untuk Atasi Masalah Disabilitas Intelektual

Regional
Dibantu Kejari, Pemkot Semarang Berhasil Selamatkan Aset Negara Rp 94,7 Miliar

Dibantu Kejari, Pemkot Semarang Berhasil Selamatkan Aset Negara Rp 94,7 Miliar

Regional
Kembali Perketat PKM di Semarang, Walkot Hendi Paparkan Aturan Kegiatan Sosial Baru

Kembali Perketat PKM di Semarang, Walkot Hendi Paparkan Aturan Kegiatan Sosial Baru

Regional
Jalankan Program 'Sarjana Mengajar', Bupati Luwu Utara Rekrut SDM Berkualitas

Jalankan Program "Sarjana Mengajar", Bupati Luwu Utara Rekrut SDM Berkualitas

Regional
Tinjau Ujian Sekolah di Daerah Terpencil, Bupati Luwu Utara: Alhamdulilah Berjalan dengan Baik

Tinjau Ujian Sekolah di Daerah Terpencil, Bupati Luwu Utara: Alhamdulilah Berjalan dengan Baik

Regional
Bupati IDP Resmikan 'SPBU Satu Harga' di Seko, Masyarakat Kini Bisa Beli BBM Murah

Bupati IDP Resmikan "SPBU Satu Harga" di Seko, Masyarakat Kini Bisa Beli BBM Murah

Regional
Pengusaha Langgar Aturan, Walkot Bobby Robohkan Bangunan di Atas Drainase

Pengusaha Langgar Aturan, Walkot Bobby Robohkan Bangunan di Atas Drainase

Regional
100 Hari Kerja Walkot Bobby Fokus Atasi Sampah, Walhi: Ini Langkah Tepat

100 Hari Kerja Walkot Bobby Fokus Atasi Sampah, Walhi: Ini Langkah Tepat

Regional
Kejar Medali Emas, Provinsi Papua Kirim 14 Atlet Sepak Takraw ke PON XX 2021

Kejar Medali Emas, Provinsi Papua Kirim 14 Atlet Sepak Takraw ke PON XX 2021

Regional
Wabup Luwu Utara Resmikan Program Air Bersih untuk 60 KK di Desa Pombakka, Malangke Barat

Wabup Luwu Utara Resmikan Program Air Bersih untuk 60 KK di Desa Pombakka, Malangke Barat

Regional
Tinjau Vaksinasi di Tanjung Emas, Walkot Hendi Pastikan Vaksin Covid-19 Aman Digunakan

Tinjau Vaksinasi di Tanjung Emas, Walkot Hendi Pastikan Vaksin Covid-19 Aman Digunakan

Regional
Kejari Semarang Bantu Selamatkan Aset Negara Rp 94,7 Miliar, Pemkot Berikan Apresiasi

Kejari Semarang Bantu Selamatkan Aset Negara Rp 94,7 Miliar, Pemkot Berikan Apresiasi

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X