Pasien 01 Positif Covid-19 di Bima Diduga Terpapar Suaminya Peserta Ijtima Ulama Dunia di Gowa

Kompas.com - 15/04/2020, 14:50 WIB
Satu pasien nomor 41 asal Kota Bima dinyatakan positif corona berdasarkan hasil swab. KOMPAS.COM/SYARIFUDINSatu pasien nomor 41 asal Kota Bima dinyatakan positif corona berdasarkan hasil swab.

BIMA, KOMPAS.com - Pasien pertama positif Covid-19 di Kota Bima, Nusa Tenggara Barat, diperkirakan tertular sepulang suaminya dari zona merah virus corona

Berdasarkan penelusuran yang dilakukan tim Gugus Covid-10 Kota Bima, kuat dugaan pasien ini terpapar oleh suaminya yang pulang dari pertemuan Ijitma Ulama Sedunia di Kabupaten Gowa, beberapa waktu lalu.

"Dugaan awal kita pasien 01 ini tertular dari suaminya yang merupakan klaster Gowa," ujar Kabag Humas Pemkot Bima Abdul Malik kepada wartawan, Rabu (15/4/2020).

Baca juga: Kasus Perdana, Ibu Rumah Tangga di Kota Bima Positif Corona

Suami pasien, kata Malik, sempat mengikuti dua kali rapid tes dan dinyatakan reaktif.

Setelah dilakukan tes swab, hasilnya dinyatakan negatif.

"Kasus ini adalah hal baru yang kita temukan. Dari hasil tes awal, suaminya ini reaktif, tapi fakta yang terjadi, yang bersangkutan negatif. Nah, apakah imun tubuhnya lebih kuat dari istrinya atau dia sudah melewati masa inkubasi, ini perlu kita dalami," ujarnya

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Meski hasil swab dinyatakan negatif, suami pasien itu wajib menjalani rapid test kembali setelah 10 hari menjalani tes pertama.

Jika hasilnya reaktif,  akan dilakukan kembali pemeriksaan menggunakan PCR ataupun test swab untuk memastikan orang tersebut positif atau negatif Covid-19.

Sebelumnya diberitakan, setelah diumumkan satu warga Kota Bima terjangkit corona, Tim Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kota Bima langsung turun mengindentifikasi keluarga dan kerabat pasien.

Tim meminta keluarga terutama anak dan kerabat yang pernah kontak dengan kedua pasien agar melakukan karantina mandiri di rumah.

Sementara itu, suami pasien langsung dijemput petugas dan langsung dibawa ke Lawata untuk di karantina.

Saat ini, tim gugus tugas penanganan Covid-19 Kota Bima sedang berupaya menelusuri orang-orang yang diduga melakukan kontak dekat dengan pasien yang terjangkit.

Baca juga: 3 Orang Positif Corona di Kota Bogor, Salah Satunya Wali Kota Bima Arya

 

Malik menyebutkan, pasien 01 ini sempat beraktivitas disejumlah lokasi publik, salah satunya di pasar sebelum dinyatakan positif Covid-19.

Bahkan, pasien ini juga dilaporkan memiliki jejak kontak langsung dengan pedagang keliling.

Sementara itu, tim juga sedang menelusuri terhadap siapapun yang diketahui pernah kontak dengan suami pasien sepulang mengikuti kegiatan keagamaan di Kabupaten Gowa.

Sebab, jemaah tersebut dilaporkan rutin keliling masjid di Kota Bima untuk melaksanakan shalat secara berjamaah.

"Kami sudah mendapat laporan tentang riwayat perjalanan Pasutri tersebut. Setelah mendapat laporan, tim langsung bergerak melakukan penelusuran terhadap orang-orang yang memiliki jejak kontak dekat dengan dua orang ini," pungkasnya



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pengusaha Langgar Aturan, Walkot Bobby Robohkan Bangunan di Atas Drainase

Pengusaha Langgar Aturan, Walkot Bobby Robohkan Bangunan di Atas Drainase

Regional
100 Hari Kerja Walkot Bobby Fokus Atasi Sampah, Walhi: Ini Langkah Tepat

100 Hari Kerja Walkot Bobby Fokus Atasi Sampah, Walhi: Ini Langkah Tepat

Regional
Kejar Medali Emas, Provinsi Papua Kirim 14 Atlet Sepak Takraw ke PON XX 2021

Kejar Medali Emas, Provinsi Papua Kirim 14 Atlet Sepak Takraw ke PON XX 2021

Regional
Wabup Luwu Utara Resmikan Program Air Bersih untuk 60 KK di Desa Pombakka, Malangke Barat

Wabup Luwu Utara Resmikan Program Air Bersih untuk 60 KK di Desa Pombakka, Malangke Barat

Regional
Tinjau Vaksinasi di Tanjung Emas, Walkot Hendi Pastikan Vaksin Covid-19 Aman Digunakan

Tinjau Vaksinasi di Tanjung Emas, Walkot Hendi Pastikan Vaksin Covid-19 Aman Digunakan

Regional
Kejari Semarang Bantu Selamatkan Aset Negara Rp 94,7 Miliar, Pemkot Berikan Apresiasi

Kejari Semarang Bantu Selamatkan Aset Negara Rp 94,7 Miliar, Pemkot Berikan Apresiasi

Regional
Penanganan Covid-19 di Kota Medan Dinilai Sudah “On the Track”, Pengamat Kesehatan Puji Kinerja Bobby

Penanganan Covid-19 di Kota Medan Dinilai Sudah “On the Track”, Pengamat Kesehatan Puji Kinerja Bobby

Regional
Ada 499 Pasien Covid-19 dari Luar Semarang, Walkot Hendi Siapkan Hotel untuk Karantina

Ada 499 Pasien Covid-19 dari Luar Semarang, Walkot Hendi Siapkan Hotel untuk Karantina

Regional
Apresiasi Penanganan Covid-19  di Luwu Utara, Kapolda Sulsel: Protokol Kesehatan Jangan Kendor

Apresiasi Penanganan Covid-19 di Luwu Utara, Kapolda Sulsel: Protokol Kesehatan Jangan Kendor

Regional
Bupati IDP Harap Kedatangan Pangdam XIV Hasanuddin dan Rombongan Bisa Bantu Pulihkan Luwu Utara

Bupati IDP Harap Kedatangan Pangdam XIV Hasanuddin dan Rombongan Bisa Bantu Pulihkan Luwu Utara

Regional
Antisipasi Kerumunan, Wali Kota Hendi Batasi Kuota Vaksinasi 'Drive Thru'

Antisipasi Kerumunan, Wali Kota Hendi Batasi Kuota Vaksinasi "Drive Thru"

Regional
Pemkab Luwu Utara Genjot Pembangunan 1.005 Huntap Bagi Korban Banjir Bandang

Pemkab Luwu Utara Genjot Pembangunan 1.005 Huntap Bagi Korban Banjir Bandang

Regional
Pastikan Luwu Utara Bebas BAB Sembarangan, Bupati IDP Harap Hasil Verifikasi Kabupaten ODF Valid

Pastikan Luwu Utara Bebas BAB Sembarangan, Bupati IDP Harap Hasil Verifikasi Kabupaten ODF Valid

Regional
Tercatat 217 UMKM Ajukan Surat PIRT, Bupati Lampung Timur: Jangan Dipersulit

Tercatat 217 UMKM Ajukan Surat PIRT, Bupati Lampung Timur: Jangan Dipersulit

Regional
Dua Bangunan di Kota Metro Jadi Cagar Budaya, Walkot Wahdi: Bisa Jadi Referensi Penelitian

Dua Bangunan di Kota Metro Jadi Cagar Budaya, Walkot Wahdi: Bisa Jadi Referensi Penelitian

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X