Peternak Bingung, Harga Ayam Anjlok hingga Rp 6.000 Per Kg di Tengah Wabah Corona

Kompas.com - 15/04/2020, 06:52 WIB
Seorang peternak memberi makan kepada ayamnya di Desa Ujung Rambung, Kecamatan Pantai Cermin, Serdang Bedagai. Peternak ayam mengalami kerugian akibat terdampak virus Corona atau Covid-19. Harga ayam anjlok di pasaran dan di saat yang sama harga pakan terus naik. IstimewaSeorang peternak memberi makan kepada ayamnya di Desa Ujung Rambung, Kecamatan Pantai Cermin, Serdang Bedagai. Peternak ayam mengalami kerugian akibat terdampak virus Corona atau Covid-19. Harga ayam anjlok di pasaran dan di saat yang sama harga pakan terus naik.

BANDUNG, KOMPAS.com - Sejumlah peternak ayam di sejumlah daerah di Indonesia mengeluhkan jatuhnya harga jual ayam di tingkat peternak.

Pada kondisi normal, harga ayam di kandang berada di kisaran Rp 18.000-19.000 per kg. Namun kini di Jabar berkisar antara Rp 6.000-9.000 per kg.

“Tapi kenapa harga di pasaran masih tinggi di angka Rp 30.000an,” ujar peternak di Kuningan, Jawa Barat, Muhammad Miftahudin saat dihubungi Kompas.com, Selasa (14/4/2020).

Baca juga: Terimbas Covid-19, Harga Ayam di Medan Anjlok Jadi Rp 10.000 Per Kg, Peternak Rugi Besar

Miftah menjelaskan, turunnya harga ayam di tingkat peternak terjadi sejak awal merebaknya wabah corona di Indonesia.

Kondisi semakin buruk, setelah kampanye work from home (WFH) gencar disampaikan. Bahkan kini harga semakin jatuh setelah beberapa daerah menerapkan PSBB.  

Over supply, demand berkurang, mafia pangan

Dia menduga, turunnya harga ayam disebabkan over supply pada perusahaan besar. Sedangkan demand-nya berkurang karena kebijakan PSBB.

Selain itu, turunnya harga jual ayam di tingkat peternak diduga akibat ulah mafia pangan yang ingin ambil untung di tengah wabah. Sebab harga ayam di pasaran masih tinggi.

"Saat kami jual langsung ke masyarakat, ternyata laris manis. Ini artinya, ada masalah di tengah. Kalau memang karena corona daya beli ayam sepi, mestinya tidak laris, dan harga di pasaran turun. Ini harganya tetap tinggi," beber dia.

Baca juga: [POPULER NUSANTARA] Eva Yolanda LIDA Pulang Disambut Massa di Zona Merah | Harga Ayam Rp 7.000 Per Kg

 

Terancam gulung tikar

Untuk mengurangi kerugian, ia menjual langsung ayamnya ke masyarakat dengan harga Rp 25.000 per ekor. Namun ia tidak tahu bisa bertahan sampai kapan.

Bila terus berlangsung seperti ini, usahanya terancam tutup. Untuk itu ia berharap ada bantuan solusi dari pihak terkait seperti pemerintah.

Hal serupa disampaikan peternak dari Banten, Iwan. Ia menjual langsung ayam siap potong ke masyarakat dengan harga di bawah harga pasar.

Bahkan ada peternak yang membagikan secara gratis.

Baca juga: Harga Ayam Anjlok Diduga Ulah Mafia, Peternak: Tolong Kami Satgas Pangan



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Cegah Kerumunan, Prosesi Dugderan di Kota Semarang Berjalan Sederhana

Cegah Kerumunan, Prosesi Dugderan di Kota Semarang Berjalan Sederhana

Regional
Ajak Masyarakat Hormati Orang Tua, Ridwan Kamil: Jangan Sampai Ada Lansia Terlantar

Ajak Masyarakat Hormati Orang Tua, Ridwan Kamil: Jangan Sampai Ada Lansia Terlantar

Regional
Jadi Percontohan Nasional, Seleksi Anggota Paskibraka Jateng Gandeng BPIP

Jadi Percontohan Nasional, Seleksi Anggota Paskibraka Jateng Gandeng BPIP

Regional
Gerakan Perekonomian Jabar, Disparbud Setempat Gelar Gekraf 2021

Gerakan Perekonomian Jabar, Disparbud Setempat Gelar Gekraf 2021

Regional
Khawatir Krisis Pangan, Wagub Jabar Minta Petani Tidak Alih Fungsikan Sawah

Khawatir Krisis Pangan, Wagub Jabar Minta Petani Tidak Alih Fungsikan Sawah

Regional
Teken MoU dengan Tourism Malaysia, Jaswita Jabar: Kerja Sama Ini Menguntungkan

Teken MoU dengan Tourism Malaysia, Jaswita Jabar: Kerja Sama Ini Menguntungkan

Regional
Tinjau Penataan Kawasan Candi Borobudur, Ganjar: Progresnya Bagus

Tinjau Penataan Kawasan Candi Borobudur, Ganjar: Progresnya Bagus

Regional
Bebas Penyakit Frambusia, Kota Madiun Raih Penghargaan dari Kemenkes

Bebas Penyakit Frambusia, Kota Madiun Raih Penghargaan dari Kemenkes

Regional
Begini Respons Wali Kota Maidi Usai Dapat Penghargaan Pembina K3 Terbaik

Begini Respons Wali Kota Maidi Usai Dapat Penghargaan Pembina K3 Terbaik

Regional
Program Pemberdayan Hidroponik di Sulsel Diapresiasi Dompet Dhuafa, Mengapa?

Program Pemberdayan Hidroponik di Sulsel Diapresiasi Dompet Dhuafa, Mengapa?

Regional
Dukung Pemerintah, Shopee Hadirkan Pusat Vaksinasi Covid-19 di Bandung

Dukung Pemerintah, Shopee Hadirkan Pusat Vaksinasi Covid-19 di Bandung

Regional
Lewat EDJ, Pemrov Jabar Berkomitmen Implementasikan Keterbukaan Informasi Publik

Lewat EDJ, Pemrov Jabar Berkomitmen Implementasikan Keterbukaan Informasi Publik

Regional
Pemkot Tangsel Sampaikan LPPD 2020, Berikut Beberapa Poinnya

Pemkot Tangsel Sampaikan LPPD 2020, Berikut Beberapa Poinnya

Regional
Kang Emil Paparkan Aspirasi Terkait RUU EBT, Berikut 2 Poin Pentingnya

Kang Emil Paparkan Aspirasi Terkait RUU EBT, Berikut 2 Poin Pentingnya

Regional
Diluncurkan, Program SMK Membangun Desa di Jabar Gandeng 27 Desa

Diluncurkan, Program SMK Membangun Desa di Jabar Gandeng 27 Desa

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X