Petugas Gunakan APD Lengkap Saat Evakuasi Mayat di Jalur Pendakian Gunung Rinjani

Kompas.com - 14/04/2020, 13:22 WIB
Dua orang petugas Puskesmas Senaru mengenakan APD lengkap saat mengevakuasi jenazah Patmawati (37) warga Wanasaba Lombok Timur, di Pos 3 Senaru, Munggu (12/4/2020). Parmawati ditemukan menjnggal di Pos 4 Pelawangan senaru oleh 6 pendaki. Dok. Polsek BayanDua orang petugas Puskesmas Senaru mengenakan APD lengkap saat mengevakuasi jenazah Patmawati (37) warga Wanasaba Lombok Timur, di Pos 3 Senaru, Munggu (12/4/2020). Parmawati ditemukan menjnggal di Pos 4 Pelawangan senaru oleh 6 pendaki.

LOMBOK, KOMPAS.com - Mayat perempuan yang ditemukan enam pendaki di pos 4 jalur pendakian Senaru, Gunung Rinjani, telah dievakuasi tim gabungan pada Minggu (12/4/2020).

Tim gabungan yang mengevakuasi jenazah itu mengenakan alat pelindung diri (APD) lengkap karena jenazah meninggal saat pandemi virus corona baru atau Covid-19.

Jenazah yang diketahui bernama Patmawati (37), warga Dusun Tampatan, Desa Karang Baru, Kecamatan Wanasaba, Lombok Timur, itu langsung dibawa ke RSUD Tanjung, Lombok Utara, untuk divisum.

Baca juga: Maaf untuk Sementara Kami Tidak Menerima Tamu

Kapolsek Bayan Ipda Sugi Jaya mengatakan, proses evakuasi dilakukan dengan standar penanganan corona.

"Jenazah Patmawati sudah berhasil dievakuasi pada Minggu, sesuai SOP Covid-19, kita antisipasi karena meninggalnya saat wabah corona," kata Sugi saat dihubungi Selasa (14/4/2020).

Evakuasi dilakukan tim gabungan dari Puskesmas Senaru, anggota Polsek Bayan, petugas Taman Nasional Gunung Rinjani (TNGR), serta relawan Kecamatan Bayan dan Desa Senaru.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Tim gabungan tersebut menemukan jenazah yang telah kaku terbungkus sarung coklat di pos 3 jalur pendakian Senaru.

Selain mengenakan APD, jenazah Patmawati juga dibungkus menggunakan 10 lapis kantong plastik. Jenazah itu digotong menggunakan bambu sepanjang tiga meter.

Tim evakuasi tiba di pintu masuk Jebak Gawah Senaru sekitar pukul 18.30 WITA. Jenazah pun diangkut menggunakan ambulans menuju RSUD Tanjung.

"Setelah divisum di  RSUD Tanjung, Lombok Utara, syukur tidak ada indikasi covid-19  dan korban diduga meninggal karena kedinginan," kata Sugi.

Sugi menambahkan, tak ada tanda kekerasan dari jenazah Patmawati. Patmawati diduga meninggal karena dehidrasi dan kelaparan.

Baca juga: Pendaki Temukan Mayat Perempuan di Jalur Senaru Gunung Rinjani

Menurut Sugi, korban juga dilaporkan mengalami gangguan jiwa sesuai surat keterangan dari Rumah Sakit Jiwa Mataram.

Pihak keluarga pun telah mengambil jenazah Patmawati.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kejar Medali Emas, Provinsi Papua Kirim 14 Atlet Sepak Takraw ke PON XX 2021

Kejar Medali Emas, Provinsi Papua Kirim 14 Atlet Sepak Takraw ke PON XX 2021

Regional
Wabup Luwu Utara Resmikan Program Air Bersih untuk 60 KK di Desa Pombakka, Malangke Barat

Wabup Luwu Utara Resmikan Program Air Bersih untuk 60 KK di Desa Pombakka, Malangke Barat

Regional
Tinjau Vaksinasi di Tanjung Emas, Walkot Hendi Pastikan Vaksin Covid-19 Aman Digunakan

Tinjau Vaksinasi di Tanjung Emas, Walkot Hendi Pastikan Vaksin Covid-19 Aman Digunakan

Regional
Kejari Semarang Bantu Selamatkan Aset Negara Rp 94,7 Miliar, Pemkot Berikan Apresiasi

Kejari Semarang Bantu Selamatkan Aset Negara Rp 94,7 Miliar, Pemkot Berikan Apresiasi

Regional
Penanganan Covid-19 di Kota Medan Dinilai Sudah “On the Track”, Pengamat Kesehatan Puji Kinerja Bobby

Penanganan Covid-19 di Kota Medan Dinilai Sudah “On the Track”, Pengamat Kesehatan Puji Kinerja Bobby

Regional
Ada 499 Pasien Covid-19 dari Luar Semarang, Walkot Hendi Siapkan Hotel untuk Karantina

Ada 499 Pasien Covid-19 dari Luar Semarang, Walkot Hendi Siapkan Hotel untuk Karantina

Regional
Apresiasi Penanganan Covid-19  di Luwu Utara, Kapolda Sulsel: Protokol Kesehatan Jangan Kendor

Apresiasi Penanganan Covid-19 di Luwu Utara, Kapolda Sulsel: Protokol Kesehatan Jangan Kendor

Regional
Bupati IDP Harap Kedatangan Pangdam XIV Hasanuddin dan Rombongan Bisa Bantu Pulihkan Luwu Utara

Bupati IDP Harap Kedatangan Pangdam XIV Hasanuddin dan Rombongan Bisa Bantu Pulihkan Luwu Utara

Regional
Antisipasi Kerumunan, Wali Kota Hendi Batasi Kuota Vaksinasi 'Drive Thru'

Antisipasi Kerumunan, Wali Kota Hendi Batasi Kuota Vaksinasi "Drive Thru"

Regional
Pemkab Luwu Utara Genjot Pembangunan 1.005 Huntap Bagi Korban Banjir Bandang

Pemkab Luwu Utara Genjot Pembangunan 1.005 Huntap Bagi Korban Banjir Bandang

Regional
Pastikan Luwu Utara Bebas BAB Sembarangan, Bupati IDP Harap Hasil Verifikasi Kabupaten ODF Valid

Pastikan Luwu Utara Bebas BAB Sembarangan, Bupati IDP Harap Hasil Verifikasi Kabupaten ODF Valid

Regional
Tercatat 217 UMKM Ajukan Surat PIRT, Bupati Lampung Timur: Jangan Dipersulit

Tercatat 217 UMKM Ajukan Surat PIRT, Bupati Lampung Timur: Jangan Dipersulit

Regional
Dua Bangunan di Kota Metro Jadi Cagar Budaya, Walkot Wahdi: Bisa Jadi Referensi Penelitian

Dua Bangunan di Kota Metro Jadi Cagar Budaya, Walkot Wahdi: Bisa Jadi Referensi Penelitian

Regional
Vaksinasi di Sentra Gradhika Jateng Berhasil Ditertibkan dalam 1 Jam, Ganjar Siap Evaluasi

Vaksinasi di Sentra Gradhika Jateng Berhasil Ditertibkan dalam 1 Jam, Ganjar Siap Evaluasi

Regional
Warga Graha Muria, Kudus Terapkan “Jogo Tonggo”, Ganjar Akui Terkesan

Warga Graha Muria, Kudus Terapkan “Jogo Tonggo”, Ganjar Akui Terkesan

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X