Kapolres Sumedang Sebar Pamflet Larangan Penolakan Jenazah Pasien Corona

Kompas.com - 14/04/2020, 12:43 WIB
Anggota Polsek Sumedang Utara tempelkan pamflet imbauan agar warga tidak menolak jenazah Covid-19, di sejumlah tempat strategis di wilayah Sumedang kota, Selasa (14/4/2020). Dok. Polres Sumedang/KOMPAS.com KOMPAS.COM/AAM AMINULLAHAnggota Polsek Sumedang Utara tempelkan pamflet imbauan agar warga tidak menolak jenazah Covid-19, di sejumlah tempat strategis di wilayah Sumedang kota, Selasa (14/4/2020). Dok. Polres Sumedang/KOMPAS.com

SUMEDANG, KOMPAS.com - Kapolres Sumedang AKBP Dwi Indra Laksmana meminta warga di Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, agar tidak menolak pemakaman jenazah warga yang positif atau yang diduga terjangkit virus corona.

Permintaan ini disampaikan Indra melalui surat, pamflet dan spanduk imbauan yang disebar di seluruh wilayah Kabupaten Sumedang.

"Kami imbau ke depan, jika ada pasien positif atau terduga corona yang meninggal dunia, warga di Sumedang tidak menolak jenazahnya," ujar Indra kepada Kompas.com, Selasa (14/3/2020).

Baca juga: 3 Pasien Corona di Sumsel Sembuh, Dokter Gunakan Resep Ini

Sebelumnya, warga di sekitar Bumi Perkemahan Kiarapayung, Kecamatan Sukasari, Kabupaten Sumedang, sempat menolak jenazah seorang profesor yang positif terjangkit Covid-19.

Indra menuturkan, jika nanti ada jenazah pasien Covid-19, warga Sumedang tidak perlu khawatir.

Indra meyakini bahwa jenazah Covid-19 tidak akan menularkan virus corona kepada warga lainnya, karena sudah ditangani tim medis sesuai dengan standar WHO.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Baca juga: PSBB di Tangerang dan Tangsel mulai 18 April 2020

Selain itu, menurut Indra, jenazah juga telah disemprot cairan disinfektan, dibungkus plastik berlapis tiga dan dimasukkan dalam peti kayu.

"Jadi, tidak ada yang perlu dikhawatirkan. Terima saja dengan baik, hanya untuk proses pemakamannya warga harus mengikuti petunjuk dari tim medis," kata Indra.

Indra menambahkan, penyebaran pamflet ini merupakan inisiasi tiga pilar di Sumedang, yakni Bupati, Komandan Kodim dan Kapolres, sebagai bentuk edukasi kepada masyarakat.

Diharapkan tidak ada lagi masyarakat yang menolak jenazah pasien Covid-19.

"Dalam hal ini kami hanya memberikan dukungan. Tentunya terkait hal ini, leading-nya ada di Pemkab Sumedang," kata Indra.



Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Sejumlah Warga Tak Mau Terima BST Dobel, Begini Respons Ganjar Pranowo

Sejumlah Warga Tak Mau Terima BST Dobel, Begini Respons Ganjar Pranowo

Regional
Bantu Pemkab Bogor Kejar Target, Telaga Kahuripan Fasilitasi Vaksin untuk Warga

Bantu Pemkab Bogor Kejar Target, Telaga Kahuripan Fasilitasi Vaksin untuk Warga

Regional
11 Tahun Menanti, Wonogiri Akhirnya Kantongi Predikat KLA Tingkat Pratama

11 Tahun Menanti, Wonogiri Akhirnya Kantongi Predikat KLA Tingkat Pratama

Regional
Meski PPKM Level 4 Diperpanjang, Pemkot Semarang Tak Lagi Lakukan Penyekatan

Meski PPKM Level 4 Diperpanjang, Pemkot Semarang Tak Lagi Lakukan Penyekatan

Regional
Isoman Rawan Tularkan Virus, Pemkab Wonogiri Terapkan Tempat Isolasi Terpadu

Isoman Rawan Tularkan Virus, Pemkab Wonogiri Terapkan Tempat Isolasi Terpadu

Regional
Apresiasi Aksi Peduli Covid-19 Mahasiswa di Semarang, Ganjar: Bisa Jadi Contoh untuk Daerah Lain

Apresiasi Aksi Peduli Covid-19 Mahasiswa di Semarang, Ganjar: Bisa Jadi Contoh untuk Daerah Lain

Regional
Jamin Biaya Pemakaman Pasien Covid-19, Pemkab Wonogiri Anggarkan Rp 2 Juta Per Pemulasaraan

Jamin Biaya Pemakaman Pasien Covid-19, Pemkab Wonogiri Anggarkan Rp 2 Juta Per Pemulasaraan

Regional
Keterlibatan Pemerintah Bikin BOR di Wonogiri Turun Drastis Selama PPKM

Keterlibatan Pemerintah Bikin BOR di Wonogiri Turun Drastis Selama PPKM

Regional
Bupati Wonogiri Fokus Percepat Vaksinasi di Tingkat Kecamatan

Bupati Wonogiri Fokus Percepat Vaksinasi di Tingkat Kecamatan

Regional
Kendalikan Laju Pertumbuhan Penduduk, Wali Kota Madiun Terima Penghargaan MKK 2021

Kendalikan Laju Pertumbuhan Penduduk, Wali Kota Madiun Terima Penghargaan MKK 2021

Regional
Sapa Warga Subang dan Purwakarta, Ridwan Kamil Bagikan Sembako dan Tinjau Vaksinasi

Sapa Warga Subang dan Purwakarta, Ridwan Kamil Bagikan Sembako dan Tinjau Vaksinasi

Regional
Mahasiswa Bantu Penanganan Covid-19, Ganjar Pranowo Berikan Apresiasi

Mahasiswa Bantu Penanganan Covid-19, Ganjar Pranowo Berikan Apresiasi

Regional
Wujudkan Ketahanan Pangan, Inovasi 'Getar Dilan' Luwu Utara Masuk Top 45 KIPP

Wujudkan Ketahanan Pangan, Inovasi "Getar Dilan" Luwu Utara Masuk Top 45 KIPP

Regional
Jabar Optimistis Desa Wisatanya Akan Menang di Ajang ADWI 2021

Jabar Optimistis Desa Wisatanya Akan Menang di Ajang ADWI 2021

Regional
Bocah 2 Tahun Meninggal Usai Makan Singkong Bakar, Ini Kronologinya

Bocah 2 Tahun Meninggal Usai Makan Singkong Bakar, Ini Kronologinya

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X