Pemkab Mimika Lengkapi Kekurangan Persyaratan PSBB

Kompas.com - 14/04/2020, 11:12 WIB
Ilustrasi virus corona yang merebak di Indonesia. ShutterstockIlustrasi virus corona yang merebak di Indonesia.

TIMIKA, KOMPAS.com - Pemerintah Kabupaten Mimika, Papua, saat ini tengah mempersiapkan kekurangan persyaratan untuk memberlakukan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB).

Juru bicara Covid-19 Mimika Reynold Ubra mengatakan, PSBB sudah diajukan sejak pekan lalu ke Kementerian Kesehatan.

Namun, karena pedoman persyaratan terlambat diterima, maka ada beberapa persyaratan yang harus dilengkapi, meski data-data tersebut sudah ada.

"Adapun persyaratan yang harus dilengkapi, di antaranya jumlah kasus, sebaran kasus, jumlah ODP, PDP, OTG, dan data lainnya," kata Reynold kepada Kompas.com, Selasa (14/4/2020).

Baca juga: Bentrok TNI-Polri Tewaskan 3 Polisi di Papua, Danrem 172/PWY: Saya Bertanggung Jawab

Menurut Reynold, PSBB perlu dilakukan di daerah ini menyusul kasus positif Covid-19 yang terus bertambah.

Hingga Senin (13/4/2020) malam, tercatat total kasus positif Covid-19 di Mimika berjumlah 19 kasus, dengan jumlah kematian 3 kasus, dan 3 pasien dinyatakan sembuh.

Sedangkan untuk PDP berjumlah 26 orang yang kini masih menjalani perawatan di RSUD Mimika, Rumah Sakit Mitra Masyarakat, dan Rumah Sakit Tembagapura.

"Utuk ODP 147 orang, dan OTG 221 orang," tutur Reynold.

Tim gugus tugas juga telah menetapkan enam wilayah menjadi zona merah, salah satunya Distrik Mimika Baru yang menjadi pusat kota di Mimika.

Reynold mengimbau masyarakat tetap berada di rumah, menerapkan social distancing maupun physical distancing, jaga pola hidup bersih sehat, dan sesering mungkin mencuci tangan pakai sabun dengan air mengalir.

Baca juga: Bentrok TNI-Polri Tewaskan 3 Polisi di Papua, Janji Tetap Solid hingga Minta Maaf

Jika ada urusan penting dan harus keluar rumah, maka wajib pakai masker.

"Ini poin penting untuk mencegah penularan Covid-19 yang masih di lereng,” kata Reynold.

Sebelumnya, Kementerian Kesehatan belum memberikan persetujuan PSBB yang diajukan Pemerintah Kabupaten Mimika, Kabupaten Fak-fak, Kota Sorong, Kota Palangkaraya dan Kabupaten Rotendao.

Kelima daerah tersebut dinilai belum memenuhi syarat sebagaimana diatur dalam Permenkes Nomor 9 Tahun 2020, tentang pedoman PSBB dalam rangka Percepatan Penanganan Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) yang ditandatangani oleh Menteri Kesehatan RI Terawan Agus Putranto.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Dramatis, Penangkapan Perwira Polisi Kurir Sabu 16 Kilogram, Alami Luka Tembak hingga Langsung Dipecat

Dramatis, Penangkapan Perwira Polisi Kurir Sabu 16 Kilogram, Alami Luka Tembak hingga Langsung Dipecat

Regional
Fakta Lengkap Soal Fatwa Hukum Cambuk Bagi Pemain PUBG di Aceh...

Fakta Lengkap Soal Fatwa Hukum Cambuk Bagi Pemain PUBG di Aceh...

Regional
Gempa Pangandaran 5,9 Magnitudo Sempat Membuat Panik Wisatawan

Gempa Pangandaran 5,9 Magnitudo Sempat Membuat Panik Wisatawan

Regional
Polisi Masih Dalami Motif Warga yang Bacok Anggota DPRD Jeneponto

Polisi Masih Dalami Motif Warga yang Bacok Anggota DPRD Jeneponto

Regional
Gempa Magnitudo 5,9 Guncang Pangandaran, Warga Diimbau Waspada Gempa Susulan

Gempa Magnitudo 5,9 Guncang Pangandaran, Warga Diimbau Waspada Gempa Susulan

Regional
Korupsi Dana Desa Rp 387 Juta, Eks Kades Bontobaji Bulukumba Ditahan

Korupsi Dana Desa Rp 387 Juta, Eks Kades Bontobaji Bulukumba Ditahan

Regional
Gempa Magnitudo 5,9 Guncang Pangandaran, Tidak Berpotensi Tsunami

Gempa Magnitudo 5,9 Guncang Pangandaran, Tidak Berpotensi Tsunami

Regional
11 Nakes Positif Covid-19, Layanan Puskesmas di Kota Palopo Dialihkan

11 Nakes Positif Covid-19, Layanan Puskesmas di Kota Palopo Dialihkan

Regional
Kandang Ayam Terbakar di Grobogan, 40.000 Ekor Mati dan Kerugian Capai Rp 2,5 Miliar

Kandang Ayam Terbakar di Grobogan, 40.000 Ekor Mati dan Kerugian Capai Rp 2,5 Miliar

Regional
Ayah di Jember Tega Setubuhi Anak Tirinya hingga Hamil 6 Bulan

Ayah di Jember Tega Setubuhi Anak Tirinya hingga Hamil 6 Bulan

Regional
Kronologi Anggota DPRD Dibacok Saat Melerai Keributan soal Knalpot Bising

Kronologi Anggota DPRD Dibacok Saat Melerai Keributan soal Knalpot Bising

Regional
Sebelum Diperkosa 2 Pemuda, Remaja Putri di Kalbar Dicekoki Miras

Sebelum Diperkosa 2 Pemuda, Remaja Putri di Kalbar Dicekoki Miras

Regional
Dramatis, Penangkapan Perwira Polisi Diduga Jadi Kurir Sabu Diwarnai Tembakan

Dramatis, Penangkapan Perwira Polisi Diduga Jadi Kurir Sabu Diwarnai Tembakan

Regional
[POPULER NUSANTARA] Kisah 4 Bocah Tak Terurus, Ibu ODGJ | Tarik-menarik dengan Buaya, Titus Selamatkan Adik

[POPULER NUSANTARA] Kisah 4 Bocah Tak Terurus, Ibu ODGJ | Tarik-menarik dengan Buaya, Titus Selamatkan Adik

Regional
Cemburu Berujung Maut, Perempuan Hamil 7 Bulan Tewas di Tangan Suami Siri

Cemburu Berujung Maut, Perempuan Hamil 7 Bulan Tewas di Tangan Suami Siri

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X