Rapid Test 40 ABK Reaktif, KM Kelud Milik Pelni dan 64 Kru Dikarantina 2 Pekan di Belawan

Kompas.com - 14/04/2020, 11:00 WIB
PT Pelayaran Nasional Indonesia atau PT Pelni (Persero) berencana untuk melakukan portstay terhadap KM Kelud saat tiba di Pelabuhan Belawan, Medan pasca satu orang cruew terpapar corona dan 39 cruew ODP DOK PELNIPT Pelayaran Nasional Indonesia atau PT Pelni (Persero) berencana untuk melakukan portstay terhadap KM Kelud saat tiba di Pelabuhan Belawan, Medan pasca satu orang cruew terpapar corona dan 39 cruew ODP

 

BATAM, KOMPAS.com - Dari 101 kru KM Kelud milik PT Pelni, sebanyak 40 orang hasil rapid test-nya reaktif, sehingga KM Kelud harus portstay selama dua pekan di Pelabuhan Belawan, Medan. 

KM Kelud sendiri memiliki rute perjalanan Pelabuhan Tanjung Priok Jakarta-Pelabuhan Batu Ampar, Batam, Kepri.

Saat di Pelabuhan Batu Ampar, terungkap jika salah satu awak mengalami gejala Covid-19 dan 39 kru lainnya kontak dengan orang tersebut. 

Baca juga: KM Kelud Tiba di Belawan Nanti Malam dan 36 Penumpang Akan Jalani Rapid Test

Kemudian setelah dilakukan rapid test, 40 ABK KM Kelud hasilnya reaktif sehingga harus menjalani perawatan di RS.

Satu ABK yang memiliki gejala Covid-19 dirawat di RSBP Batam, sementara 39 kru lainnya dirawat di Rumah Sakit Khusus Infeksi Covid-19 Pulau Galang.

Kepala Kesekretariatan Perusahaan PT Pelni (Persero) Yahya Kuncoro mengatakan, KM Kelud portstay di Belawan sebab kapal tersebut sudah bertolak dari Pelabuhan Batu Ampar, Batam ke Pelabuhan Belawan dan bersandar di Pelabuhan Belawan, Medan, Sumut pada Senin (13/4/2020) malam. 

Baca juga: Kepri Tolak Kepulangan 2.000 WNI ABK Kapal Pesiar dari Australia via Batam

64 kru dikarantina di atas kapal

KM Kelud sebelumnya berlayar dari Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta menuju Pelabuhan Batu Ampar, Batam, Kepulauan Riau (Kepri), Minggu (12/4/2020).

“Jadi saat ini KM Kelud langsung kami lakukan portstay dan sebagian kru yang di kapal juga akan melakukan karantina mandiri sembari kapal KM Kelud dilakukan disinfektasi agar tetap steril dari Covid-19,” kata Yahya melalui telepon, Selasa (14/4/2020).

Baca juga: Sempat Lompat ke Laut, 5 Penumpang Kembali Naiki Kapal Setelah KM Lambelu Diizinkan Bersandar

Yahya mengatakan KM Kelud memiliki 101 kru, sehingga dengan 40 ABK yang dilakukan perawatan kesehatan kesehatan di Batam, tentunya yang dikarantina di Belawan berjumlah 61 kru dan tiga perwira kapal KM Kelud, jadi totalnya 64 kru. 

 

Saat ini kondisi 64 kru KM Kelud yang ada di Belawan dalam keadaan sehat dan akan menjalani karantina mandiri selama 14 hari ke depan.

“Karantinanya dilakukan diatas kapal, jadi selama 14 hari ke depan kapal tersebut akan berada di Belawan sembari dilakukan penyemprotan disinfektan,” jelas Yahya.

Baca juga: Misteri Kapal Pesiar Melintasi Raja Ampat di Tengah Pandemi, Tak Berizin, Identitas Tak Terdeteksi dan Diklaim Hanya Lewat

Akan ada kapal pengganti

Lebih Jauh Yahya mengatakan, meski saat ini KM Kelud dilakukan karantina, namun ke depan pihak Pelni sedang berusaha mencari kapal pengganti untuk melayani rute yang dilakukan KM Kelud selama ini.

Hanya saja apa jenis kapalnya, Yahya mengaku sampai saat ini masih dirapatkan.

“Untuk kapalnya belum diputuskan, yang akan ada kapal pengganti nantinya meskipun frekuensi jalannya tidak sebanyak yang dilakukan KM Kelud. Ya setidaknya tidak terjadi putus tranportasi,” ujar Yanya. 

Baca juga: Penumpang yang Tak Pakai Masker Dilarang Naik Kapal Pelni



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

UPDATE Covid-19 di Kalteng, Kaltim, Kaltara, Gorontalo, Sulbar, Sulsel, dan Sultra 26 Oktober 2020

UPDATE Covid-19 di Kalteng, Kaltim, Kaltara, Gorontalo, Sulbar, Sulsel, dan Sultra 26 Oktober 2020

Regional
Ada Pedagang Positif Corona, Pasar Harjodaksino Solo Kembali Ditutup

Ada Pedagang Positif Corona, Pasar Harjodaksino Solo Kembali Ditutup

Regional
Curi 10 Kerbau, Residivis Ini Ditembak Polisi

Curi 10 Kerbau, Residivis Ini Ditembak Polisi

Regional
Warga Banten Diminta Tetap di Rumah Saat Libur Panjang Akhir Oktober

Warga Banten Diminta Tetap di Rumah Saat Libur Panjang Akhir Oktober

Regional
Seorang Pekerja Migran Asal NTB Bebas dari Hukuman Mati di Malaysia

Seorang Pekerja Migran Asal NTB Bebas dari Hukuman Mati di Malaysia

Regional
Kurang Tenaga Medis, Satgas Covid-19 Karawang Buka Pendaftaran Relawan

Kurang Tenaga Medis, Satgas Covid-19 Karawang Buka Pendaftaran Relawan

Regional
Gempa 5,0 Magnitudo Guncang Buol Sulteng, Tak Berpotensi Tsunami

Gempa 5,0 Magnitudo Guncang Buol Sulteng, Tak Berpotensi Tsunami

Regional
Sosialisasi Penggunaan Kompor Listrik, Apa Saja Keunggulannya?

Sosialisasi Penggunaan Kompor Listrik, Apa Saja Keunggulannya?

Regional
Banjir dan Tanah Longsor Landa Trenggalek akibat Hujan Deras Semalaman

Banjir dan Tanah Longsor Landa Trenggalek akibat Hujan Deras Semalaman

Regional
Bunga Bangkai Titanum Mekar di Areal Kebun Warga di Agam Sumbar

Bunga Bangkai Titanum Mekar di Areal Kebun Warga di Agam Sumbar

Regional
Jelang Libur Panjang, Penumpang KA Wisata Naik 100 Persen, Perjalanan Ditambah

Jelang Libur Panjang, Penumpang KA Wisata Naik 100 Persen, Perjalanan Ditambah

Regional
Libur Panjang, Polda Sumbar Imbau Masyarakat di Rumah Saja

Libur Panjang, Polda Sumbar Imbau Masyarakat di Rumah Saja

Regional
Pemkab Karawang Pantau Pergerakan Pemudik Jelang Libur Panjang

Pemkab Karawang Pantau Pergerakan Pemudik Jelang Libur Panjang

Regional
Ini Ciri-ciri Mayat Perempuan yang Ditemukan di Pinggir Sungai Sungon, Madiun

Ini Ciri-ciri Mayat Perempuan yang Ditemukan di Pinggir Sungai Sungon, Madiun

Regional
Wali Kota Tasikmalaya Ditahan KPK, Wakilnya Jamin Pelayanan Masyarakat Terus Berjalan

Wali Kota Tasikmalaya Ditahan KPK, Wakilnya Jamin Pelayanan Masyarakat Terus Berjalan

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X