Unpad Buka Konsultasi Psikologi Online Gratis bagi Warga yang Gelisah Akibat Corona

Kompas.com - 14/04/2020, 08:38 WIB
Ilustrasi tuaindeedIlustrasi

BANDUNG, KOMPAS.com – Pada masa pandemi Coronavirus Disease ( Covid-19) ini, Universitas Padjadjaran ( Unpad) membuka layanan konsultasi psikologi secara daring (online) gratis untuk masyarakat.

“Layanan ini diharapkan bisa mencapai masyarakat yang membutuhkan pembimbingan psikologis secepat mungkin tanpa keharusan mereka untuk meninggalkan rumah,” ujar Kepala Komunikasi Publik Unpad, Dandi Supriadi dalam rilisnya, Selasa (14/4/2020).

Dandi mengungkapkan, pandemi corona mengakibatkan kehidupan sehari-hari menjadi serba tidak menentu. Banyak aktivitas rutin yang harus disesuaikan, bahkan dihentikan sementara waktu akibat kebijakan tinggal di rumah dan bekerja secara jarak jauh.

Baca juga: Peneliti Unpad Kembangkan Metode Kurangi Stres Akibat Corona

Bagi yang terbiasa beraktivitas di luar rumah, kondisi ini dapat menimbulkan ketidakseimbangan psikologis.

Terlebih dengan banyaknya kabar buruk dan rumor yang serba tidak pasti kebenarannya. Hal itu mengakibatkan kegalauan dan kegelisahan semakin mengganggu, berujung kepada keputusasaan dan stres.

Kondisi tersebut bukanlah sesuatu yang sederhana di masa berjangkitnya virus corona ini. Masalah kejiwaan seperti ini memerlukan penanganan segera.

“Orang yang mulai terganggu dengan kegelisahan seperti ini harus didampingi dan dibimbing oleh ahli yang mengerti, sehingga tidak berakhir pada kondisi yang lebih parah, melebihi masalah akibat virus Corona itu sendiri,” tuturnya.

Baca juga: Cegah Corona, Unpad Perpanjang Kuliah Online hingga Juni 2020

Cara konsultasi gratis

Untuk itulah Unpad membuka layanan konsultasi psikologi gratis untuk masyarakat. Caranya melalui layanan percakapan (chat) dengan psikolog dalam aplikasi Google Hangout.

Masyarakat yang membutuhkan layanan dapat mendaftarkan diri dan menentukan jadwal dengan cara mengirimkan alamat email ke admin di klinik.

Pedaftaran dapat dilakukan setiap hari pukul 08.30-16.00 WIB. Setelah mendapatkan jadwal konsultasi, para calon klien akan diminta membaca dan mengisi formulir yang dikirimkan melalui email.

Selanjutnya, para klien dapat melakukan konsultasi sesuai jadwal dari rumah masing-masing. Jadwal konsultasi tersedia setiap hari antara pukul 09.00-15.30 WIB.

Konsultasi psikologi daring ini merupakan pengembangan layanan yang telah dirintis sejak lama. Berawal dari sebuah Biro Konsultasi Psikologi di level fakultas pada tahun 1965.

Lembaga ini kemudian dikelola rektorat dua tahun kemudian dengan nama Lembaga Psikologi – Universitas Padjadjaran.

Baca juga: Psikolog soal Psikosomatis Saat Pandemi Covid-19: Bisa Jadi Sesak Itu karena Cemas

Pada 1991, lembaga ini berubah nama menjadi Laboratorium Pelayanan Psikologi Pada Masyarakat yang dikelola Fakultas Psikologi Unpad.

Seiring berkembangnya kebutuhan dan harapan masyarakat terhadap jasa pelayanan psikologi yang profesional, 4 Maret 2000 laboratorium ini resmi menggunakan nama Biro Pelayanan dan Inovasi Psikologi (BPIP).

BPIP kemudian menjadi Pusat Inovasi Psikologi (PIP) Unpad. Layanan PIP meliputi asesmen psikologi hingga konsultasi psikologi daring ini, yang lahir untuk menjawab permasalahan di masa pandemi ini.

Informasi tentang prosedur dan pendaftaran lebih lanjut dapat ditanyakan melalui layanan percakapan WA di 0811 207 4388, atau di www.pipunpad.id.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Bawaslu Catat 291 Pertemuan Dilakukan Paslon Pilkada Gunungkidul

Bawaslu Catat 291 Pertemuan Dilakukan Paslon Pilkada Gunungkidul

Regional
Inovatif, Mahasiswa di Semarang Ciptakan Alat Pendeteksi Suhu dan Masker

Inovatif, Mahasiswa di Semarang Ciptakan Alat Pendeteksi Suhu dan Masker

Regional
Kronologi Demo Berujung Ricuh, Gas Air Mata ke Permukiman Membuat Warga Marah

Kronologi Demo Berujung Ricuh, Gas Air Mata ke Permukiman Membuat Warga Marah

Regional
Bukti Tagihan Diedit, Perempuan Ini Gelapkan Uang Perusahaan Rp 101 Juta

Bukti Tagihan Diedit, Perempuan Ini Gelapkan Uang Perusahaan Rp 101 Juta

Regional
Gas Air Mata Masuk Permukiman Picu Kemarahan Warga, Polisi Minta Maaf

Gas Air Mata Masuk Permukiman Picu Kemarahan Warga, Polisi Minta Maaf

Regional
Mabuk dan Buat Keributan, 6 Muda-mudi Diamankan Tidur Seranjang di Indekos

Mabuk dan Buat Keributan, 6 Muda-mudi Diamankan Tidur Seranjang di Indekos

Regional
4 Hari Terakhir Positif Covid-19 di Sulut Bertambah 118 Kasus

4 Hari Terakhir Positif Covid-19 di Sulut Bertambah 118 Kasus

Regional
Tujuh Orang dari Klaster Demo di Semarang Sembuh dari Covid-19

Tujuh Orang dari Klaster Demo di Semarang Sembuh dari Covid-19

Regional
Debat Pilkada Makassar Digelar 3 Kali, Penerapan Protokol Kesehatan Jadi Perhatian Utama

Debat Pilkada Makassar Digelar 3 Kali, Penerapan Protokol Kesehatan Jadi Perhatian Utama

Regional
HKTI Siap Bantu Petani di Tegal untuk Pasarkan Hasil Pertanian

HKTI Siap Bantu Petani di Tegal untuk Pasarkan Hasil Pertanian

Regional
Video Viral Lima Perempuan ABG Rebutan Cowok di Ponorogo

Video Viral Lima Perempuan ABG Rebutan Cowok di Ponorogo

Regional
Kasus Covid-19 Melonjak, Gubernur Sulteng Minta Bupati dan Walkot Ajukan PSBB

Kasus Covid-19 Melonjak, Gubernur Sulteng Minta Bupati dan Walkot Ajukan PSBB

Regional
Staf TU IPDN Lombok Tengah Positif Covid-19

Staf TU IPDN Lombok Tengah Positif Covid-19

Regional
Separuh Wilayah Jatim Masuk Zona Kuning Covid-19, Khofifah: Ini Kerja Keras Semua Elemen...

Separuh Wilayah Jatim Masuk Zona Kuning Covid-19, Khofifah: Ini Kerja Keras Semua Elemen...

Regional
Dua Pejabatnya Meninggal karena Covid-19, Rektor UNS: Kami 'Lockdown' Kampus

Dua Pejabatnya Meninggal karena Covid-19, Rektor UNS: Kami "Lockdown" Kampus

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X