Kasus Positif Covid-19 Terus Bertambah, Padang dan Bukittinggi Ajukan PSBB

Kompas.com - 14/04/2020, 07:18 WIB
Menara Jam Gadang, ikon kota Bukittinggi, Sumatera Barat. SHUTTERSTOCKMenara Jam Gadang, ikon kota Bukittinggi, Sumatera Barat.

PADANG, KOMPAS.com - Pemerintah Provinsi Sumatra Barat (Pemprov Sumbar) mengajukan Pembatasan Sosial Berskala Besar ( PSBB) untuk Kota Padang dan Bukittinggi ke Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI.

Pengajuan tersebut berdasarkan keputusan dari rapat gubernur Sumbar dengan kepala daerah tersebut.

"Keputusan rapat kemarin memang begitu. Padang dan Bukittinggi berniat melaksanakan PSBB," kata Kepala Biro Hubungan Mayarakat Pemprov Sumbar, Jasman Rizal yang dihubungi Kompas.com, Selasa (14/4/2020).

Baca juga: Cerita Wali Kota Padang: Ada Warga Diingatkan Pakai Masker Malah Nantang Petugas

Jasman menyebutkan dua daerah tersebut dinilai bisa memenuhi syarat untuk melaksanakan PSBB, dimana salah satunya adalah jumlah kasus yang terus meningkat tiap hari.

Diketahui, di Padang sudah ditemukan 30 kasus positif Covid-19, sedangkan di Bukittinggi ada 10 kasus.

"Meskipun demikian, Padang dan Bukittinggi harus melengkapi persyaratan lainnya agar bisa dikabulkan PSBB nya," jelas Jasman.

Menurut Jasman, PSBB untuk Padang dan Bukittinggi itu diajukan ke Pemprov Sumbar dan kemudian diteruskan ke Kemenkes RI.

"Nanti yang menentukan adalah Kemenkes RI. Pemprov hanya meneruskan," ujar Jasman.

Baca juga: Tahanan Polres Bukittinggi Diisolasi karena Istrinya yang Hamil 8 Bulan Meninggal Positif Covid-19

Untuk Sumbar sendiri, menurut Jasman dinilai belum memenuhi persyaratan karena masih banyak kabupaten dan kota yang aman dari Covid-19.

"Tidak semua daerah yang ada kasus Covid-19. Sawahlunto, Agam, Sijunjung, Solok Selatan, Kota Solok, Kabupaten Solok dan masih banyak lagi yang masih aman dari Covid-19 ini," kata Jasman.

Sebelumnya Pemprov Sumbar memang ada niat untuk mengajukan PSBB mengingat kasus yang terus bertambah, namun melihat persyaratan dinilai Sumbar belum memenuhi.

Hingga Senin (13/4/2020) tercatat ada 45 kasus positif Covid-19. Tujuh diantaranya sudah sembuh dan tiga meninggal dunia.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Hasil Survei yang Catut KPU Makassar Dipastikan Hoaks

Hasil Survei yang Catut KPU Makassar Dipastikan Hoaks

Regional
Risma Banjir Dukungan, Balai Kota Dipenuhi Karangan Bunga dan Ibu-ibu Gelar Aksi Solidaritas

Risma Banjir Dukungan, Balai Kota Dipenuhi Karangan Bunga dan Ibu-ibu Gelar Aksi Solidaritas

Regional
Kembali Terjadi, 20 Ton Pasir Timah Seharga Rp 3 M Diselundupkan dari Natuna

Kembali Terjadi, 20 Ton Pasir Timah Seharga Rp 3 M Diselundupkan dari Natuna

Regional
Pemkab Karawang Kekurangan Reagen PCR Covid-19, Berencana Beli 5.000 Unit

Pemkab Karawang Kekurangan Reagen PCR Covid-19, Berencana Beli 5.000 Unit

Regional
Oleh Partai, Mereka Dicopot karena Dianggap Membelot...

Oleh Partai, Mereka Dicopot karena Dianggap Membelot...

Regional
Riau Peringkat 6 Tingkat Kesembuhan Pasien Covid-19 Nasional

Riau Peringkat 6 Tingkat Kesembuhan Pasien Covid-19 Nasional

Regional
Warga Temukan Bayi Terbungkus Selimut Tipis di Pos Ronda, Polisi: Kondisinya Masih Hidup

Warga Temukan Bayi Terbungkus Selimut Tipis di Pos Ronda, Polisi: Kondisinya Masih Hidup

Regional
25.297 Jiwa Terdampak Banjir Tebing Tinggi, Gubernur Sumut: Perut Dulu Ini Untuk Rakyat...

25.297 Jiwa Terdampak Banjir Tebing Tinggi, Gubernur Sumut: Perut Dulu Ini Untuk Rakyat...

Regional
Gara-gara Dendam, Tiga Remaja Bunuh Karyawan SPBU di Bengkulu

Gara-gara Dendam, Tiga Remaja Bunuh Karyawan SPBU di Bengkulu

Regional
Pelanggaran Protokol Kesehatan Saat Pilkada Tinggi, Bawaslu Beri Sanksi Tegas ke Paslon Kepala Daerah

Pelanggaran Protokol Kesehatan Saat Pilkada Tinggi, Bawaslu Beri Sanksi Tegas ke Paslon Kepala Daerah

Regional
Gubernur Gorontalo Larang Isolasi Mandiri Setelah 16 Guru Positif Covid-19

Gubernur Gorontalo Larang Isolasi Mandiri Setelah 16 Guru Positif Covid-19

Regional
Diduga Langgar Kode Etik, KPU dan Bawaslu Ketapang Disidang DKPP

Diduga Langgar Kode Etik, KPU dan Bawaslu Ketapang Disidang DKPP

Regional
[POPULER NUSANTARA] Soal Kabar Rizieq Shihab Tinggalkan RS Ummi dari Pintu Belakang, Ini Kata Polisi | Dokter Yudhi Meninggal karena Covid-19

[POPULER NUSANTARA] Soal Kabar Rizieq Shihab Tinggalkan RS Ummi dari Pintu Belakang, Ini Kata Polisi | Dokter Yudhi Meninggal karena Covid-19

Regional
RS Rujukan Covid-19 Kulon Progo Penuh sejak Klaster Dukcapil Muncul

RS Rujukan Covid-19 Kulon Progo Penuh sejak Klaster Dukcapil Muncul

Regional
Jadi Komoditas Ekspor, Bahan Baku Briket Arang di Jawa Tengah Mulai Langka

Jadi Komoditas Ekspor, Bahan Baku Briket Arang di Jawa Tengah Mulai Langka

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X