Pelaku Vandalisme Hina Pemerintah Terancam 10 Tahun Penjara, Cat Semprot hingga Buku Diamankan

Kompas.com - 14/04/2020, 00:22 WIB
Kapolres Banjar, AKBP Yulian Perdana saat virtual konferensi pers, Minggu sore (12/4/2020). DOK HUMAS POLRES BANJARKapolres Banjar, AKBP Yulian Perdana saat virtual konferensi pers, Minggu sore (12/4/2020).
Editor Setyo Puji

KOMPAS.com - Empat orang pemuda yang diduga sebagai pelaku vandalisme di Kota Banjar, Jawa Barat, diamankan polisi.

Saat ini, tiga dari empat orang yang diamankan yakni HS (21), AA (20), dan MA (20) telah ditetapkan sebagai tersangka.

Kapolres Banjar, Ajun Komisaris Besar Yulian Perdana mengatakan, para pelaku terpaksa diamankan karena vandalisme yang dibuat dianggap telah menghasut dan menghina pemerintah.

Aksi vandalisme yang dibuat menggunakan cat semprot di sejumlah lokasi tersebut salah satunya bertuliskan "kill the rich".

"Pelaku menjalankan aksinya pada akhir Maret dua kali dan awal bulan April satu kali," jelas Yulian, Minggu (12/4/2020).

Baca juga: Satpam Penampar Perawat di Semarang Ditangkap Polisi, Berikut Ini Pengakuannya

Atas perbuatan yang dilakukan, pelaku dijerat dengan Pasal 160 KUHPidana dan atau 207 KUHPidana, dan atau Pasal 14 dan 15 UU RI nomor 1 Tahun 1946.

"Ancaman hukuman 10 tahun penjara," tegas Yulian.

Lebih lanjut dikatakan, dari hasil pemeriksaan yang dilakukan terhadap para pelaku, aksi yang mereka lakukan karena terinspirasi dari film Joker, lirik lagu, dan terprovokasi tayangan di media sosial.

Dalam menjalankan aksinya itu, para pelaku mengaku dilakukan secara spontan dan tidak ada yang menyuruh.

Baca juga: Ditinggal Istri Jadi TKI, Bapak di Blitar Setubuhi Anak Tirinya Selama 2 Tahun

Adapun bahan cat yang digunakan dibelinya dari uang hasil patungan.

Selain mengamankan barang bukti berupa cat semprot dan ponsel, petugas juga turut mengamankan sejumlah buku dari para tersangka.

Buku tersebut di antaranya berjudul Sebuah Seni untuk Bersikap Bodo Amat, Bertuhan Tanpa Beragama, Sex dan Revolusi, Nietzsche Sabda Zarathustra, Negeri Para Bedebah.

Penulis : Kontributor Pangandaran, Candra Nugraha | Editor : Aprillia Ika

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

'Kami Siap Bertanggung Jawab di Akhirat Jika Telah Berbuat Kesalahan'

"Kami Siap Bertanggung Jawab di Akhirat Jika Telah Berbuat Kesalahan"

Regional
Plt Bupati Heran Kesembuhan di Sidorajo Tak Kunjung Bergerak, Ternyata Salah Input Data

Plt Bupati Heran Kesembuhan di Sidorajo Tak Kunjung Bergerak, Ternyata Salah Input Data

Regional
Kasus Pembunuhan Perempuan di Palembang, Ini Rencana Pelaku

Kasus Pembunuhan Perempuan di Palembang, Ini Rencana Pelaku

Regional
Bangkitkan Perekonomian, Jabar Perkuat Kerja Sama dengan Yordania dan Tunisia

Bangkitkan Perekonomian, Jabar Perkuat Kerja Sama dengan Yordania dan Tunisia

Regional
Gara-gara Warisan, Anak Aniaya Ibu Kandung hingga Meninggal

Gara-gara Warisan, Anak Aniaya Ibu Kandung hingga Meninggal

Regional
Tarif Maksimal Rapid Test Rp 150.000, Pemprov Bali: Segera Diterapkan

Tarif Maksimal Rapid Test Rp 150.000, Pemprov Bali: Segera Diterapkan

Regional
Pungutan Sekolah di Masa Pandemi, Dilarang Bupati Banyumas, Sekolah Kebingungan

Pungutan Sekolah di Masa Pandemi, Dilarang Bupati Banyumas, Sekolah Kebingungan

Regional
Penjelasan IDI soal Tingginya Kasus Covid-19 di Kalsel

Penjelasan IDI soal Tingginya Kasus Covid-19 di Kalsel

Regional
Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 10 Juli 2020

Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 10 Juli 2020

Regional
Anggota DPRD yang Jamin Pengambilan Jenazah Covid-19 di Makassar Diperiksa Polisi

Anggota DPRD yang Jamin Pengambilan Jenazah Covid-19 di Makassar Diperiksa Polisi

Regional
Klaster Secapa AD Ditangani TNI, Ini yang Dilakukan Gugus Tugas Jabar

Klaster Secapa AD Ditangani TNI, Ini yang Dilakukan Gugus Tugas Jabar

Regional
Toko Butik Tutup Gegara Corona, Kakak Adik Ini Ganti Jual Beras Kemasan, Omzet Rp 150 Juta Sebulan

Toko Butik Tutup Gegara Corona, Kakak Adik Ini Ganti Jual Beras Kemasan, Omzet Rp 150 Juta Sebulan

Regional
UPDATE Covid-19 di Jabar, Jateng, Banten, Sumsel, Babel, dan Lampung 10 Juli 2020

UPDATE Covid-19 di Jabar, Jateng, Banten, Sumsel, Babel, dan Lampung 10 Juli 2020

Regional
RSSI Pangkalan Bun Penuh, Gugus Tugas Siapkan 14 Ruang Isolasi Alternatif

RSSI Pangkalan Bun Penuh, Gugus Tugas Siapkan 14 Ruang Isolasi Alternatif

Regional
Data Sementara Klaster Secapa AD Bandung, 1.200 Orang Positif Covid-19

Data Sementara Klaster Secapa AD Bandung, 1.200 Orang Positif Covid-19

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X