KILAS DAERAH

Jelang PSBB Bodebek, Jabar Siapkan Rp 4 Triliun untuk Jaring Pengaman Sosial

Kompas.com - 13/04/2020, 19:37 WIB
Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil  dalam jumpa pers di Gedung Pakuan, Kota Bandung, Minggu (12/4/2020). Dok. Pemprov JabarGubernur Jawa Barat Ridwan Kamil dalam jumpa pers di Gedung Pakuan, Kota Bandung, Minggu (12/4/2020).

KOMPAS.com – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat (Jabar) menyiapkan Rp 4 triliun dari anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) untuk jaring pengaman sosial.

Tujuan jaring pengaman sosial adalah agar masyarakat dapat memenuhi kebutuhan pokok sehari-hari semasa pandemi coronavirus disease 2019 ( Covid-19).

Hal itu dilakukan menjelang pemberlakukan Pembatasan Sosial Berskala Besar ( PSBB) di Kota Bogor, Kabupaten Bogor, Depok, Kota Bekasi, dan Kabupaten Bekasi (Bodebek).

Selain jaring pengaman sosial, masyarakat Bodebek juga akan mendapat sumber bantuan lain, yakni Program Keluarga Harapan, Kartu Sembako, Kartu Prakerja, dan bantuan sosial pemerintah pusat.

Baca juga: Catat, Ini Aturan Berkendara Selama PSBB di Jawa Barat Diterapkan

Ada pula bantuan dari dana desa. Menurut Gubernur Jawa Barat (Jabar) Ridwan Kamil, sekitar 20 sampai 30 persen dana desa akan digunakan untuk membantu warga miskin baru yang terdampak Covid-19.

“Yang keenam, ada dana sosial dari provinsi yang besarnya Rp 500.000 selama empat bulan. Itu sudah siap,” ujar dia dalam keterangan tertulis saat jumpa pers di Gedung Pakuan, Minggu (12/4/2020).

Jika masih kurang, imbuh Kang Emil (sapaan akrab Ridwan Kamil), maka akan ada bantuan sosial dari masing-masing wilayah Bodebek itu.

Target penerima bantuan bantuan

Agar bantuan tepat sasaran, Pemprov Jabar pun menginstruksikan para ketua rukun tetangga (RT) dan rukun warga (RW) untuk melakukan pendataan.

Para penerima bantuan salah satunya adalah mereka yang sudah masuk dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS).

"DTKS ini mayoritas akan dibantu APBN melalui kementerian. Yang kedua, namanya non-DTKS, yaitu mereka rawan miskin baru yang sebelumnya tidak masuk daftar bantuan,” ujar Kang Emil.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Sebelum Dibuntuti dan Tewas Dibacok Teman Kos, Susiato Ucapkan Kalimat Ini ke Pelaku

Sebelum Dibuntuti dan Tewas Dibacok Teman Kos, Susiato Ucapkan Kalimat Ini ke Pelaku

Regional
Modus Ritual Sembuhkan Penyakit, Pemilik Sanggar Tari Diduga Cabuli 9 Bocah di Bawah Umur

Modus Ritual Sembuhkan Penyakit, Pemilik Sanggar Tari Diduga Cabuli 9 Bocah di Bawah Umur

Regional
Bermodus Ritual Kunci Batin, Guru Tari Diduga Cabuli Sembilan Muridnya

Bermodus Ritual Kunci Batin, Guru Tari Diduga Cabuli Sembilan Muridnya

Regional
Dinkes Kalbar Tes Swab Antigen Acak Penumpang Kapal dari Kayong Utara

Dinkes Kalbar Tes Swab Antigen Acak Penumpang Kapal dari Kayong Utara

Regional
Setahun Pandemi, Tak Satu Pun Warga Suku Baduy Kena Covid-19, Ini Rahasianya

Setahun Pandemi, Tak Satu Pun Warga Suku Baduy Kena Covid-19, Ini Rahasianya

Regional
Baru 2 Bulan Menikah, Seorang Istri Tewas Dibunuh Suami, Motifnya Cemburu

Baru 2 Bulan Menikah, Seorang Istri Tewas Dibunuh Suami, Motifnya Cemburu

Regional
RS Lapangan untuk Covid-19 Didirikan di Benteng Vastenburg Solo, Targetnya 7 Hari Selesai

RS Lapangan untuk Covid-19 Didirikan di Benteng Vastenburg Solo, Targetnya 7 Hari Selesai

Regional
KPU Magelang Tetapkan Nur Aziz-Mansyur Wali Kota dan Wakil Wali Kota Terpilih

KPU Magelang Tetapkan Nur Aziz-Mansyur Wali Kota dan Wakil Wali Kota Terpilih

Regional
Kontak Senjata TNI dan KKB di Intan Jaya, Kogabwilhan III: Jumat Siang Masih Terjadi Baku Tembak

Kontak Senjata TNI dan KKB di Intan Jaya, Kogabwilhan III: Jumat Siang Masih Terjadi Baku Tembak

Regional
Rekam dan Sebarkan Video Adegan Panas Pasien di Ruang Isolasi, 2 Pegawai RS Jadi Tersangka

Rekam dan Sebarkan Video Adegan Panas Pasien di Ruang Isolasi, 2 Pegawai RS Jadi Tersangka

Regional
Petugas Berjaga Kuburan Paus, Khawatir Warga Ambil Tulang Belulang

Petugas Berjaga Kuburan Paus, Khawatir Warga Ambil Tulang Belulang

Regional
Diduga Dianiaya OTK, Karyawati Minimarket yang Hamil Terluka di Perut, Begini Kondisinya

Diduga Dianiaya OTK, Karyawati Minimarket yang Hamil Terluka di Perut, Begini Kondisinya

Regional
Cuit Viral di Medsos, Unila Ngotot Mahasiswa KKN Turun Lapang ke Desa-desa, padahal Kasus Covid-19 Tinggi

Cuit Viral di Medsos, Unila Ngotot Mahasiswa KKN Turun Lapang ke Desa-desa, padahal Kasus Covid-19 Tinggi

Regional
2 Warga Papua Dianiaya OTK, Salah Satunya Tewas di Tempat

2 Warga Papua Dianiaya OTK, Salah Satunya Tewas di Tempat

Regional
Marak Prostitusi di Sepanjang Jalur Puncak Bogor Berkedok Penawaran Vila

Marak Prostitusi di Sepanjang Jalur Puncak Bogor Berkedok Penawaran Vila

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X