PSBB Kota Bandung Tinggal Tunggu Rekomendasi Ridwan Kamil

Kompas.com - 13/04/2020, 16:30 WIB
Ilustrasi virus corona (COVID-19). KemenkesIlustrasi virus corona (COVID-19).

BANDUNG, KOMPAS.com - Pemerintah Kota Bandung, Jawa Barat, berencana mengajukan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) ke pemerintah pusat.

Wali Kota Bandung Oded M Danial mengatakan, pihaknya hingga saat ini masih menunggu rekomendasi Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil.

Menurut Oded, Ridwan Kamil memiliki kajian mengenai Bandung Raya yang mencakup Kota Bandung, Kabupaten Bandung, Bandung Barat, Cimahi dan Kabupaten Sumedang.

Baca juga: Bandung Makin Ramai, Wali Kota Minta Warga Bersiap PSBB

"Beliau punya (kajian) untuk Bandung Raya, karena PSBB yang akan diberlakukan di Bandung Raya ada dalam koordinasi Gubernur," kata Oded saat ditemui di Pendopo Kota Bandung, Jalan Dalemkaum, Kota Bandung, Senin (13/4/2020).

Sambil menunggu rekomendasi dari Gubernur Jawa Barat, Oded memerintahkan Ketua Harian Gugus Tugas Penanganan Covid-19 sekaligus Sekda Kota Bandung Ema Sumarna, untuk berkoordinasi dengan para ahli.

Ema ditugaskan untuk mencari formula kebijakan yang akan diterapkan dalam menanggulangi dampak penerapan PSBB di segala aspek.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Saya sudah instruksikan kepada Ketua Harian Gugus Tugas untuk mengadakan rapat, untuk membuat sebuah kajian yang melibatkan unsur para pakar, seperti apa bahan draf ke depan Bandung menghadapi PSBB," kata Oded.

Baca juga: Warga Agam Kembalikan Beras Bantuan Terkait Covid-19, Ini Sebabnya

Pemerintah Kota Bandung akan bekerja sama dengan Institut Teknologi Bandung (ITB) untuk membuat alat dan metode baru pemeriksaan Covid-19 bagi warga Kota Bandung.

"Skala dan kualitasnya sama dengan swab, punya daya jangkau pemeriksaan dan hasil tesnya, keakuratannya sama dengan swab atau PCR. Tapi alat ini lebih cepat. Mudah-mudahan bisa cepat terlaksana dalam rangka kita membuat pemetaan di Kota Bandung," kata Oded.

Berdasarkan data hingga 12 April 2020, jumlah orang dalam pemantauan (ODP) mencapai 284 orang.

Baca juga: 3 Pasien Corona di Sumsel Sembuh, Dokter Gunakan Resep Ini

Sebanyak 142 orang telah selesai pemantauan.

Untuk jumlah pasien positif Covid-19 di Kota Bandung mencapai 76 orang.

Sebanyak 8 orang dinyatakan sembuh dan 46 orang masih dirawat.

Sementara, jumlah korban meninggal akibat virus corona di Kota Bandung mencapai 22 orang.

Oded mengatakan, semakin bertambahnya jumlah warga Kota Bandung yang positif Covid-19 membuat penerapan PSBB semakin perlu untuk segera dilakukan.

"Diharapkan paling lambat pekan depan sudah mengajukan," kata Oded.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pemkab Tanah Bambu Minta Perusahaan Tambang Berpartisipasi dalam Pembangunan Daerah

Pemkab Tanah Bambu Minta Perusahaan Tambang Berpartisipasi dalam Pembangunan Daerah

Regional
Kejar Target Vaksinasi Dosis Kedua, Pemkab Lakukan Home Visit di 25 Kecamatan

Kejar Target Vaksinasi Dosis Kedua, Pemkab Lakukan Home Visit di 25 Kecamatan

Regional
Gelar Sosialisasi Sinergi APIP dan APH, Pemkab Luwu Utara Berkomitmen Ciptakan Pemerintahan Bersih

Gelar Sosialisasi Sinergi APIP dan APH, Pemkab Luwu Utara Berkomitmen Ciptakan Pemerintahan Bersih

Regional
Antisipasi Kelangkaan Pupuk Bersubsidi, Bupati Jekek Berharap Petani Kembangkan Modifikasi dan Inovasi

Antisipasi Kelangkaan Pupuk Bersubsidi, Bupati Jekek Berharap Petani Kembangkan Modifikasi dan Inovasi

Regional
Sebanyak 300 Pesepeda Gunung Ramaikan Event Wonderful Rongkong

Sebanyak 300 Pesepeda Gunung Ramaikan Event Wonderful Rongkong

Regional
Banjir Bandang Terjang Garut, JQR Dirikan Dapur Umum untuk Pengungsi dan Relawan

Banjir Bandang Terjang Garut, JQR Dirikan Dapur Umum untuk Pengungsi dan Relawan

Regional
Peringati HMPI dan BMPN, Perguruan Islam Al Syukro Dompet Dhuafa Tanam 1.000 Bibit Pohon

Peringati HMPI dan BMPN, Perguruan Islam Al Syukro Dompet Dhuafa Tanam 1.000 Bibit Pohon

Regional
Lika-liku Perjalanan Warga Desa Wanagiri di Bali untuk Mencari Air Bersih

Lika-liku Perjalanan Warga Desa Wanagiri di Bali untuk Mencari Air Bersih

Regional
ASN Dilarang Ambil Cuti Saat Libur Nataru, Kang Emil: Taat Saja

ASN Dilarang Ambil Cuti Saat Libur Nataru, Kang Emil: Taat Saja

Regional
Terobosan Walkot Bobby Dorong UMKM Naik Kelas di Medan

Terobosan Walkot Bobby Dorong UMKM Naik Kelas di Medan

Regional
Bantu Sumut Vaksinasi Pelajar SMA, Pemkot Medan Siapkan Logistik Vaksin

Bantu Sumut Vaksinasi Pelajar SMA, Pemkot Medan Siapkan Logistik Vaksin

Regional
Pemkot Jabar Sambut Baik Vaksinasi Covid-19 Massal yang Diselenggarakan PT MUJ

Pemkot Jabar Sambut Baik Vaksinasi Covid-19 Massal yang Diselenggarakan PT MUJ

Regional
Bobby Berhasil Percepat Pemulihan Ekonomi Medan, Akademisi USU Berikan Pujian

Bobby Berhasil Percepat Pemulihan Ekonomi Medan, Akademisi USU Berikan Pujian

Regional
Komisi III DPRD Kalsel Setuju Kewenangan Pajak Pertambangan Dikendalikan Pemda

Komisi III DPRD Kalsel Setuju Kewenangan Pajak Pertambangan Dikendalikan Pemda

Regional
Lewat 'Wonderful Rongkong', Luwu Utara Perkenalkan Potensi Pariwisata kepada Investor

Lewat "Wonderful Rongkong", Luwu Utara Perkenalkan Potensi Pariwisata kepada Investor

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.