Napi Narkotika di Rutan Makassar yang Berstatus PDP Meninggal

Kompas.com - 13/04/2020, 09:29 WIB
Kepala Rutan Kelas 1 Makassar Sulistyadi saat diwawancara awak media di Rutan Makassar, Sabtu (11/4/2020). Dok Humas Rutan Kelas 1 MakassarKepala Rutan Kelas 1 Makassar Sulistyadi saat diwawancara awak media di Rutan Makassar, Sabtu (11/4/2020).

MAKASSAR, KOMPAS.com -Seorang narapidana kasus narkotika berinisial IBH dikabarkan meninggal dunia usai mengalami sakit saat berada di Rutan Kelas 1 Makassar, Sulawesi Selatan.

Kepala Rutan Kelas I Makassar Sulistiyadi mengatakan, IBH merupakan salah satu pasien yang dinyatakan pasien dalam pengawasan ( PDP) Covid-19.

IBH sempat dirawat ke Rumah Sakit Bhayangkara Makassar sebelum dirujuk ke Rumah Sakit Dadi Makassar dan mengembuskan nafas terakhirnya di sana pada Sabtu (11/4/2020) malam.

Baca juga: Tujuh Petugas KKP di Bandara Makassar Positif Terjangkit Virus Corona

Saat dijemput dari Rutan, petugas medis menggunakan alat pelindung diri (APD) lengkap.

"Menurut laporan yang saya terima dari tim medis Rutan, Almarhum IBH ini memang pasien rawat jalan dengan diagnosis Diabetes Mellitus (DM) sejak Desember 2019, ada luka di betis kanan," kata Sulistyadi saat dikonfirmasi, Senin (13/4/2020).

Sejak 4 April 2020, IBH dirawat inap dengan keluhan lemas dan nafsu makan menurun hingga dijadikan status PDP oleh pihak rumah sakit.

Namun sampai meninggal dunia, rumah sakit belum sempat melakukan uji swab maupun rapid test kepada IBH.

"Pasien tidak sempat dilakukan pemeriksaan swab maupun rapid pada 2 rumah sakit rujukan karena memiliki riwayat penyakit DM sehingga berdasarkan SOP Rumah Sakit Dadi mengategorikannya PDP," imbuh Sulistyadi.

Baca juga: Rutan Makassar Bantah Pria yang Curi Uang di Warung Eks Napi Asimilasi

Saat ini, IBH sudah dimakamkan di lahan pemakaman umum yang disediakan pemerintah provinsi Sulawesi Selatan bagi orang yang meninggal dengan status positif maupun PDP Covid-19 di Kelurahan Macanda, Kecamatan Somba Opu, Kabupaten Gowa.

Pihak keluarga, kata Sulistyadi sudah menerima kematian IBH. Sulistyadi juga mengatakan, kondisi Rutan Makassar saat ini masih stabil.

"Kami juga sudah melakukan serah terima jenazah dengan pihak keluarga dan diterima dengan baik. Saat ini Rutan dalam situasi yang kondusif," tutur dia.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Cerita Rohani Ketika Suaminya Disebut Mirip Jokowi dan Viral

Cerita Rohani Ketika Suaminya Disebut Mirip Jokowi dan Viral

Regional
Sepatu dan Helm Klub Moge Jadi Barang Bukti Pengeroyokan 2 Anggota TNI di Bukittinggi

Sepatu dan Helm Klub Moge Jadi Barang Bukti Pengeroyokan 2 Anggota TNI di Bukittinggi

Regional
Diduga Sedang Tertidur Pulas, Satu Keluarga Tewas Terbakar

Diduga Sedang Tertidur Pulas, Satu Keluarga Tewas Terbakar

Regional
Terungkap Penyebab Kematian Karyawati SPBU di Kupang, Bukan Kecelakaan

Terungkap Penyebab Kematian Karyawati SPBU di Kupang, Bukan Kecelakaan

Regional
Disebut Covid-19 Usai 'Rapid Test', Pasien Melahirkan Merasa Dipingpong Rumah Sakit

Disebut Covid-19 Usai "Rapid Test", Pasien Melahirkan Merasa Dipingpong Rumah Sakit

Regional
Kasus Pengeroyokan Anggota TNI di Bukittinggi, 14 Motor Gede Diamankan Polisi

Kasus Pengeroyokan Anggota TNI di Bukittinggi, 14 Motor Gede Diamankan Polisi

Regional
Anggota Klub Moge Diduga Menganiaya dan Mengancam 2 Prajurit TNI

Anggota Klub Moge Diduga Menganiaya dan Mengancam 2 Prajurit TNI

Regional
Cemburu Buta Berujung Pembunuhan Berencana

Cemburu Buta Berujung Pembunuhan Berencana

Regional
Buruh di DIY Kecewa walaupun UMP Ditetapkan Naik, Apa Sebabnya?

Buruh di DIY Kecewa walaupun UMP Ditetapkan Naik, Apa Sebabnya?

Regional
Pemprov Jabar Tetapkan UMP 2021, Berapa Besarnya?

Pemprov Jabar Tetapkan UMP 2021, Berapa Besarnya?

Regional
Bawa Kabur Biaya Pernikahan Rp 10 Juta, Makcomblang di Lampung Ditangkap Polisi

Bawa Kabur Biaya Pernikahan Rp 10 Juta, Makcomblang di Lampung Ditangkap Polisi

Regional
Mendapat Berkah dari Hidroponik Barokah

Mendapat Berkah dari Hidroponik Barokah

Regional
UPDATE Covid-19 di Kalteng, Kaltim, Kaltara, Gorontalo, Sulbar, Sulsel, dan Sultra 31 Oktober 2020

UPDATE Covid-19 di Kalteng, Kaltim, Kaltara, Gorontalo, Sulbar, Sulsel, dan Sultra 31 Oktober 2020

Regional
UPDATE Covid-19 di Jabar, Jateng, Banten, Sumsel, Babel, dan Lampung 31 Oktober 2020

UPDATE Covid-19 di Jabar, Jateng, Banten, Sumsel, Babel, dan Lampung 31 Oktober 2020

Regional
Polisi Masih Dalami Motif Penumpang Perempuan yang Tusuk Sopir Taksi Online

Polisi Masih Dalami Motif Penumpang Perempuan yang Tusuk Sopir Taksi Online

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X