Kompas.com - 12/04/2020, 14:24 WIB
Dirkantib Ditjen Pemasyarakatan Kemenkumham Tejo Harwanto saat diwawancara di kantor Lapas Kelas II A, Tuminting, Manado, Sulut, Minggu (12/4/2020) pukul 11.48 WITA KOMPAS.com/SKIVO MARCELINO MANDEYDirkantib Ditjen Pemasyarakatan Kemenkumham Tejo Harwanto saat diwawancara di kantor Lapas Kelas II A, Tuminting, Manado, Sulut, Minggu (12/4/2020) pukul 11.48 WITA

MANADO, KOMPAS.com - Tejo Harwanto, Direktur Keamanan dan Ketertiban, Direktorat Jenderal Pemasyarakatan, Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham) mengatakan, akan ada sanksi yang akan diberikan kepada para narapidana (napi) yang melakukan kerusuhan dan pembakaran di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas II A, Tuminting, Manado, Sulawesi Utara.

"Ada sanksi diberikan dengan pidana, karena sudah melakukan perusakan. Kemudian, kita juga memberikan sanksi tata tertib," katanya saat memantau kondisi Lapas Manado, Minggu (12/4/2020).

Tejo menegaskan, kalau memang susah diatur, narapidana tersebut akan dipindahkan ke lapas yang memiliki intervensi kuat.

"Agar tidak terjadi lagi kerusuhan dan pemebakaran seperti ini di tempat lain," tegasnya.

Baca juga: Ada 11 Narapidana Otak Kerusuhan dan Pembakaran Lapas Tuminting Manado

Ia juga menjelaskan, dirinya datang di Lapas Manado ditugaskan oleh Dirjen PAS Kemenkumham untuk melakukan beberapa kegiatan pemulihan pascakerusuhan dan pembakaran.

Dikatakannya, kedatanganya sebagai pendampingan melihat sejauh mana dampak dari kerusuhan.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Selain itu, memberikan masukan langkah-langkah pemulihan, misalnya, ada beberapa warga binaan yang harus dipindahkan karena blok kamarnya terbakar," ujarnya.

Selanjutnya, mengadakan suatu pemeriksaan, seperti meminta keterangan kepada petugas dan warga binaan pemasyarakatan seobjektif mungkin latar belakang timbulmya kejadian ini.

"Juga mengukur kerugian yang terjadi akibat tindakan yang dilakukan oleh warga binaan, baik kerugian dari sarana prasarana, bagunan atau gedung dan lain sebagainya," sebut Tejo.

Baca juga: Ketakutan Napi Terinfeksi Corona, Berujung Rusuh di Lapas Tuminting Manado...

 

Pascakerusuhan dan pembakaran, beberapa blok tahanan di Lapas Kelas II A Manado, Sulut, Minggu (12/4/2020) pukul 11.09 WITAKOMPAS.com/SKIVO MARCELINO MANDEY Pascakerusuhan dan pembakaran, beberapa blok tahanan di Lapas Kelas II A Manado, Sulut, Minggu (12/4/2020) pukul 11.09 WITA
Kemudian, lanjut dia, berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait khususnya pemerintah daerah maupun kepolisian untuk menciptakan situasi dan kondisi lapas kembali kondusif.

"Kerugian nanti kita kerja sama dengan pemda untuk menaksir kerusakan akibat kejadian tersebut," ucapnya.

Soal pemicuh kerusuhan karena narapidana khawatir terjangkit virus corona dan meminta untuk dibebaskan, menurut Tejo, itu sudah ada regulasinya.

"Sesuai regulasi Kemenkumham 10 tahun 2020, ada beberapa persyaratan warga binaan yang bisa dikeluarkan atau dibebaskan sehubungan dengan Covid-19," katanya.

Dari hasil pantauan, kata Tejo, beberapa blok tahanan itu terbakar harus direnovasi.

"Juga ada beberapa sarana dan prasarana juga terbakar harus dipenuhi lagi itu," tandasnya.

Pantuan Kompas.com, di dalam lapas puluhan polisi masih berjaga.

Juga di depan pintu masuk dijaga oleh petugas Lapas Manado.

Baca juga: 100 Narapidana di Lapas Tuminting Manado Dipindahkan Secara Bertahap

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

ASN Dilarang Ambil Cuti Saat Libur Nataru, Kang Emil: Taat Saja

ASN Dilarang Ambil Cuti Saat Libur Nataru, Kang Emil: Taat Saja

Regional
Terobosan Walkot Bobby Dorong UMKM Naik Kelas di Medan

Terobosan Walkot Bobby Dorong UMKM Naik Kelas di Medan

Regional
Bantu Sumut Vaksinasi Pelajar SMA, Pemkot Medan Siapkan Logistik Vaksin

Bantu Sumut Vaksinasi Pelajar SMA, Pemkot Medan Siapkan Logistik Vaksin

Regional
Pemkot Jabar Sambut Baik Vaksinasi Covid-19 Massal yang Diselenggarakan PT MUJ

Pemkot Jabar Sambut Baik Vaksinasi Covid-19 Massal yang Diselenggarakan PT MUJ

Regional
Bobby Berhasil Percepat Pemulihan Ekonomi Medan, Akademisi USU Berikan Pujian

Bobby Berhasil Percepat Pemulihan Ekonomi Medan, Akademisi USU Berikan Pujian

Regional
Komisi III DPRD Kalsel Setuju Kewenangan Pajak Pertambangan Dikendalikan Pemda

Komisi III DPRD Kalsel Setuju Kewenangan Pajak Pertambangan Dikendalikan Pemda

Regional
Lewat 'Wonderful Rongkong', Luwu Utara Perkenalkan Potensi Pariwisata kepada Investor

Lewat "Wonderful Rongkong", Luwu Utara Perkenalkan Potensi Pariwisata kepada Investor

Regional
Bupati Jekek Optimistis Pembangunan 14.142 RTLH Wonogiri Selesai pada 2024

Bupati Jekek Optimistis Pembangunan 14.142 RTLH Wonogiri Selesai pada 2024

Regional
 Dorong Perputaran Ekonomi, Kang Emil Targetkan Seluruh Desa Miliki BUMDes pada 2023

Dorong Perputaran Ekonomi, Kang Emil Targetkan Seluruh Desa Miliki BUMDes pada 2023

Regional
Luncurkan Kredit Tanpa Agunan untuk Ibu-ibu Pedagang, Ganjar: Bunga Hanya 2 Persen Per Tahun

Luncurkan Kredit Tanpa Agunan untuk Ibu-ibu Pedagang, Ganjar: Bunga Hanya 2 Persen Per Tahun

Regional
Dikunjungi Gus Halim, Ketua Adat Tidung Minta Salimbatu Dijadikan Desa Religi

Dikunjungi Gus Halim, Ketua Adat Tidung Minta Salimbatu Dijadikan Desa Religi

Regional
Cegah Jual Beli Jabatan, Bupati Wonogiri Optimalkan Penerapan Sistem Meritokrasi

Cegah Jual Beli Jabatan, Bupati Wonogiri Optimalkan Penerapan Sistem Meritokrasi

Regional
Walkot Bobby Ajak HMI Sumut Berkolaborasi Dukung Program Pembangunan

Walkot Bobby Ajak HMI Sumut Berkolaborasi Dukung Program Pembangunan

Regional
Panen Raya, Pimpinan DPRD Kota Bogor Turun ke Sawah Bersama Petani

Panen Raya, Pimpinan DPRD Kota Bogor Turun ke Sawah Bersama Petani

Regional
Wonogiri Juara Satu IDSD, Bupati Jekek: Berkat Semangat Reformasi Pemangku Kepentingan

Wonogiri Juara Satu IDSD, Bupati Jekek: Berkat Semangat Reformasi Pemangku Kepentingan

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.