Gudang Farmasi Dinkes Kalteng Dibobol Maling, 6.000 Lembar Masker Bedah Hilang

Kompas.com - 11/04/2020, 20:42 WIB
Saat Polisi sedang lakukan oleh tempat kejadian perkara di Gudang Farmasi Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Tengah KURNIA TARIGANSaat Polisi sedang lakukan oleh tempat kejadian perkara di Gudang Farmasi Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Tengah

PALANGKARAYA, KOMPAS.com - Gudang Farmasi Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Tengah dibobol maling pada Sabtu (11/4/2020) sekitar pukul 02.00 WIB.

Sebanyak 6.000 lembar masker bedah dan ratusan masker N95 hilang dari Gudang Farmasi Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Tengah.

Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Tengah Suyuti Syamsul baru mendapatkan informasi terkait pencurian itu pada sore hari. Ia pun langsung datang ke gudang itu.

“Menurut data melalui hasil rekaman dari CCTV, kejadian diperkirakan terjadi sekitar pukul 02.00 WIB dini hari tadi," kata Suyuti di Gudang Farmasi Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Tengah, Sabtu (11/04).

Berdasarkan rekaman CCTV, pelaku melompati dinding pembatas antara Kantor Pajak dan Kantor Dinas Kesehatan.

Baca juga: Setelah Dikarantina 2 Pekan, Calon Perwira asal Sumbar Dinyatakan Positif Corona

Setelah masuk ke halaman Kantor Dinas Kesehatan, pelaku mengambil baju hazmat bekas pakai yang ada di bak mobil pikap yang terparkir.

Pelaku lalu mematikan jaringan CCTV di dalam Gudang Farmasi. 

Setelah itu, pelaku masuk ke dalam gudang dan mengambil ribuan masker bedah juga ratusan masker N95.

“Sementara barang yang hilang, ada 6.000 lembar masker bedah, serta ratusan masker N95, baru itu yang kami ketahui," kata Suyuti.

Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pengacara Bahar bin Smith: Yang Isi BAP dan yang Tanda Tangan Siapa?

Pengacara Bahar bin Smith: Yang Isi BAP dan yang Tanda Tangan Siapa?

Regional
Sukarelawan Covid-19 di Papua 'Menjerit' Uang Lelah Sejak Maret Belum Dibayar

Sukarelawan Covid-19 di Papua "Menjerit" Uang Lelah Sejak Maret Belum Dibayar

Regional
Dramatis, Upaya Damkar Evakuasi Sapi 3,5 Kuintal dari Dalam Sumur, Tali Membelit Leher Hewan

Dramatis, Upaya Damkar Evakuasi Sapi 3,5 Kuintal dari Dalam Sumur, Tali Membelit Leher Hewan

Regional
Libur Panjang, Volume Kendaraan yang Melintas di Klaten Menurun 5 Persen

Libur Panjang, Volume Kendaraan yang Melintas di Klaten Menurun 5 Persen

Regional
Kebakaran Hanguskan 150 Rumah di Kotabaru Kalsel, Api Muncul dari Bangunan Kosong

Kebakaran Hanguskan 150 Rumah di Kotabaru Kalsel, Api Muncul dari Bangunan Kosong

Regional
Kronologi Terbongkarnya Ayah Cabuli Anak Kandung, Aksinya Direkam Tetangga

Kronologi Terbongkarnya Ayah Cabuli Anak Kandung, Aksinya Direkam Tetangga

Regional
16 Narapidana Lapas Pekanbaru Positif Corona, 1 Meninggal Dunia

16 Narapidana Lapas Pekanbaru Positif Corona, 1 Meninggal Dunia

Regional
Ganjar Umumkan UMP Jateng Tahun 2021 Naik 3,27 Persen

Ganjar Umumkan UMP Jateng Tahun 2021 Naik 3,27 Persen

Regional
Mayat Pria Misterius Mengapung di Kubangan Air, Tangan dan Kakinya Terikat

Mayat Pria Misterius Mengapung di Kubangan Air, Tangan dan Kakinya Terikat

Regional
Tren Ikan Cupang yang Jadi Hobi Sekaligus Bisnis Menguntungkan

Tren Ikan Cupang yang Jadi Hobi Sekaligus Bisnis Menguntungkan

Regional
Angin Kencang di Sleman, Pohon Tumbang dan Atap Rumah Beterbangan

Angin Kencang di Sleman, Pohon Tumbang dan Atap Rumah Beterbangan

Regional
Intensitas Gempa Gunung Merapi Kembali Dilaporkan Meningkat

Intensitas Gempa Gunung Merapi Kembali Dilaporkan Meningkat

Regional
Nenek Icah Tewas dengan Telinga Berdarah, Diduga Korban Perampokan, Tetangga Sempat Dengar Teriakan

Nenek Icah Tewas dengan Telinga Berdarah, Diduga Korban Perampokan, Tetangga Sempat Dengar Teriakan

Regional
Gaya Bermedia Sosial Ganjar Pranowo: Sosialisasi Kebijakan hingga Menerima Kritik Nyinyir

Gaya Bermedia Sosial Ganjar Pranowo: Sosialisasi Kebijakan hingga Menerima Kritik Nyinyir

Regional
Ayah Berulang Kali Perkosa Anak Kandungnya, Terbongkar Setelah Perbuatannya Direkam Tetangga

Ayah Berulang Kali Perkosa Anak Kandungnya, Terbongkar Setelah Perbuatannya Direkam Tetangga

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X