Eks Napi Asimilasi di Makassar Kembali Ditangkap karena Curi Uang di Warung Warga

Kompas.com - 10/04/2020, 20:50 WIB
Ilustrasi borgol. SHUTTERSTOCKIlustrasi borgol.

 

MAKASSAR, KOMPAS.com - Faisal (39), seorang eks narapidana yang baru bebas karena mendapatkan program asimilasi virus corona di Rutan Kelas 1 Makassar di awal April lalu kembali ditangkap polisi, Kamis (9/8/2020).

Penangkapan Faisal lantaran dirinya kembali terlibat kasus pencurian pada Rabu (8/4/2020) sore. Saat itu, Faisal mencuri uang tunai sebesar Rp 150.000 beserta empat bungkus rokok di sebuah warung milik warga di Jalan Nikel, Kecamatan Panakkukang, Makassar. 

Dantim Reserse Mobil (Resmob) Polsek Panakkukang Bripka Zulkadri mengatakan bahwa Faisal ditangkap tidak jauh dari lokasinya mencuri. 

Dia diamankan bersama motor Mio Sporty miliknya. 

Baca juga: Senyum Semringah Belasan Napi Rayakan Kebebasan, Main TikTok Bersama Petugas

"Baru bebas, program asimilasi. Ditangkap lagi karena mencuri empat bungkus rokok dan uang tunai Rp150.000 di warung, di wilayah hukum Polsek Panakkukang, Makassar," ujar Zulkadri saat dikonfirmasi wartawan melalui pesan singkat, Jumat (10/4/2020).

Zulkadri mengungkapkan bahwa Faisal sebelumnya sempat ditahan di Rutan atas kasus yang sama. Dia pernah mencuri sebuah laptop di sebuah warung pada bulan Juli 2019 lalu. 

Tak hanya itu, pada tahun 2018, Faisal juga sempat membawa kabur uang warga senilai Rp 51 juta di Kecamatan Rappocini. 

Faisal lalu divonis kurungan 10 bulan penjara oleh majelis hakim Pengadilan Negeri Makassar.

Baca juga: Keluar Lapas 2 Hari, Eks Napi Mabuk Mengamuk dan Acak-acak Rumah Makan di Depok

Sama saat mencuri pada tahun lalu, Faisal juga menggunakan motor matic Mio Sporty miliknya saat melarikan diri. 

"Kalau kasus sebelumnya ditangani Polsek Bontoala. Kasus pencurian juga. Pelaku ini masih wajib lapor di Rutan," kata Zulkadri. 

Faisal sendiri merupakan satu dari 2.036 narapidana di Sulsel yang bebas karena mendapatkan program asimilasi dan integrasi virus corona di tahun ini. 

Kanwil Kemenkumham Sulsel Priyadi mengatakan bahwa mayoritas narapidana yang keluar karena program tersebut ialah napi kasus tindak pidana umum. 

Halaman:
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X