Kasus Ketiga Positif Corona di Jombang Berasal dari Klaster Asrama Haji Surabaya

Kompas.com - 10/04/2020, 18:39 WIB
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Jombang, Subandriyah (kiri), bersama Humas Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kabupaten Jombang, Budi Winarno (kanan), saat menggelar konferensi pers di Media Center Kantor Pemkab Jombang, Jumat (10/4/2020). KOMPAS.COM/MOH. SYAFIÍKepala Dinas Kesehatan Kabupaten Jombang, Subandriyah (kiri), bersama Humas Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kabupaten Jombang, Budi Winarno (kanan), saat menggelar konferensi pers di Media Center Kantor Pemkab Jombang, Jumat (10/4/2020).

JOMBANG, KOMPAS.com - Kasus ketiga positif Covid-19 di Kabupaten Jombang, Jawa Timur, berasal dari Klaster Asrama Haji Sukolilo, Surabaya.

Hal itu disampaikan Humas Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kabupaten Jombang, Budi Winarno, dalam konferensi pers di Media Center Kantor Pemkab Jombang, Jumat (10/4/2020).

"Dia bukan PDP dan sedang tidak dalam perawatan di rumah sakit. Ini baru, sebutannya dari klaster Asrama Haji Sukolilo," kata Budi saat menggelar konferensi pers bersama Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Jombang, Subandriyah.

Baca juga: Bertambah 1, Jumlah Pasien Positif Covid-19 di Jombang Jadi 3 Orang

Pernyataan Budi tersebut sekaligus meralat keterangan sebelumnya yang menyebutkan pasien positif virus corona di RSUD Jombang berasal dari Kertosono, Kabupaten Nganjuk.

Dijelaskan Budi, pasien itu berjenis kelamin laki-laki dengan usia di atas 50 tahun.

Laki-laki tersebut merupakan warga Kabupaten Jombang yang tinggal di wilayah Kecamatan Jombang Kota.

Berdasarkan riwayat, pasien yang kini menjalani isolasi mandiri di rumahnya tersebut pernah mengikuti pelatihan haji di Surabaya, pada Maret lalu.

Meski terkonfirmasi positif Covid-19, kondisi pasien itu sehat, sehingga diizinkan melakukan isolasi mandiri di rumah dan di bawah pantauan tim medis dari dinas kesehatan.

3 klaster berbeda

Ketiga pasien positif Covid-19 di Kabupaten Jombang berasal dari tiga klaster berbeda.

Halaman:
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Gelar Rapid Test dan Swab Massal, Hasilnya 127 Warga Surabaya Reaktif, 8 Positif

Gelar Rapid Test dan Swab Massal, Hasilnya 127 Warga Surabaya Reaktif, 8 Positif

Regional
Gara-gara Pakai APD, Petugas Medis yang Jemput PDP Kabur Nyaris Diamuk Warga

Gara-gara Pakai APD, Petugas Medis yang Jemput PDP Kabur Nyaris Diamuk Warga

Regional
Nekat Curi Gabah Tetangga untuk Bermain Game Online, Pria Ini Babak Belur dan Terancam Hukuman 7 Tahun Penjara

Nekat Curi Gabah Tetangga untuk Bermain Game Online, Pria Ini Babak Belur dan Terancam Hukuman 7 Tahun Penjara

Regional
Petugas Ber-APD Dibentak, Diusir, dan Hampir Diamuk Warga Saat Evakuasi PDP yang Kabur

Petugas Ber-APD Dibentak, Diusir, dan Hampir Diamuk Warga Saat Evakuasi PDP yang Kabur

Regional
Akhirnya, Mobil PCR yang Membuat Risma Mengamuk, Tiba di Surabaya

Akhirnya, Mobil PCR yang Membuat Risma Mengamuk, Tiba di Surabaya

Regional
Singgung Soal Riwayat Pendidikan Jokowi di Media Sosial, Pria Ini Diamankan Polisi

Singgung Soal Riwayat Pendidikan Jokowi di Media Sosial, Pria Ini Diamankan Polisi

Regional
Dramatis, Polisi Ketakutan Saat Dihadang dan Dipeluk Keluarga Pasien Positif Corona yang Kabur

Dramatis, Polisi Ketakutan Saat Dihadang dan Dipeluk Keluarga Pasien Positif Corona yang Kabur

Regional
Gempa 5,7 M Guncang Melonguane di Sulawesi Utara, Tak Berpotensi Tsunami

Gempa 5,7 M Guncang Melonguane di Sulawesi Utara, Tak Berpotensi Tsunami

Regional
Pria Lumpuh Tewas Terbakar Saat Istri Diisolasi karena Pulang dari Zona Merah Covid-19

Pria Lumpuh Tewas Terbakar Saat Istri Diisolasi karena Pulang dari Zona Merah Covid-19

Regional
Teror Diskusi CLS UGM Yogya: Rumah Digedor, Diancam, hingga Didatangi

Teror Diskusi CLS UGM Yogya: Rumah Digedor, Diancam, hingga Didatangi

Regional
Pura-pura Jual Kulkas di Medsos, Pasutri Tipu Ibu Rumah Tangga

Pura-pura Jual Kulkas di Medsos, Pasutri Tipu Ibu Rumah Tangga

Regional
Jokowi Sambut New Normal, Ini Kata Sejumlah Kepala Daerah

Jokowi Sambut New Normal, Ini Kata Sejumlah Kepala Daerah

Regional
Ragam Alasan Pengendara Pergi ke Puncak, Ingin Sate Maranggi hingga Sekadar Cari Angin

Ragam Alasan Pengendara Pergi ke Puncak, Ingin Sate Maranggi hingga Sekadar Cari Angin

Regional
Ada 36 Ribu Warga Blora Pulang Kampung karena Faktor Ekonomi dan Ketidakjelasan Nasib

Ada 36 Ribu Warga Blora Pulang Kampung karena Faktor Ekonomi dan Ketidakjelasan Nasib

Regional
Saat 'New Normal', Kendaraan Luar Daerah Tetap Dibatasi Masuk ke Kota Malang

Saat "New Normal", Kendaraan Luar Daerah Tetap Dibatasi Masuk ke Kota Malang

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X