Akses Jalan Agam-Padang Pariaman Tertimbun Longsor, Hanya Bisa Dilintasi Kendaraan Roda Dua

Kompas.com - 10/04/2020, 17:26 WIB
Alat berat sedang membersihkan material longsor di Malalak, Agam, Sumatera Barat, Jumat (10/4/2020) Dok:: BPBD AgamAlat berat sedang membersihkan material longsor di Malalak, Agam, Sumatera Barat, Jumat (10/4/2020)

PADANG, KOMPAS.com - Curah hujan cukup tinggi menyebabkan longsor di Kecamatan Malalak, Kabupaten Agam, Sumatera Barat, Kamis (9/4/2020) malam

Longsor mengakibatkan akses jalan Kabupaten Agam- Padang Pariaman jalur Malalak tertutup sejak pukul 04.00 WIB hingga Jumat sore.

Hingga pukul 15.30 WIB, akses jalan baru bisa dilalui kendaraan roda dua.

"Kita masih melakukan pengerjaan pembersihan di lokasi longsor. Akses jalan tertutup," kata Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Agam Syafrizal yang dihubungi Kompas.com, Jumat (10/4/2020) sore.

Baca juga: Viral, Detik-detik Pemotor Diterjang Tebing Longsor hingga Terpental di Cianjur

Longsor terjadi di jorong Bantiang, Nagari Malalak Barat, Kecamatan Malalak, Kabupaten Agam.

Untuk material longsor diperkirakan setinggi 6 meter, sepanjang 15 meter dan lebar 10 meter.

"Cukup tinggi dan panjang sehingga butuh waktu untuk membersihkannya. Apalagi alat berat harus didatangkan dari Lubuk Basung," kata Syafrizal.

Baca juga: Tebing 7 Meter Longsor Putus Akses Jalan di Sumedang

Saat ini tim dari BPBD, Satpol PP, Damkar, TNI/Polri, dan petugas kecamatan sedang bekerja keras membuka kembali akses jalan.

"Sedang berlangsung pembukaan material dengan satu alat berat. Mudah-mudahan hari ini bisa selesai," kata Syafrizal.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X