Senyum Semringah Belasan Napi Rayakan Kebebasan, Main TikTok Bersama Petugas

Kompas.com - 10/04/2020, 12:35 WIB
Napi Polman Rayakan Kebebasan dengan Sujud Sukur dan Main Tik-Tok Dnegan Petugas Lapas KOMPAS.COM/JUNAEDINapi Polman Rayakan Kebebasan dengan Sujud Sukur dan Main Tik-Tok Dnegan Petugas Lapas

POLEWALI MANDAR, KOMPAS.com – Belasan warga binaan Lapas Kelas IIB Polewali Mandar, Sulawesi Barat, merayakan kebebasan mereka dengan cara unik.

Setelah menerima surat resmi menjalani hak asimilasi dan hak integrasi, para wargaan binaan sujud syukur dan main TikTok bersama petugas lapas.

Tampak senyum semringah terpancar dari wajah para warga binaan tersebut.

Saat bermain TikTok, tampak petugas lapas ikut serta mengambil video mereka berjalan dari dalam hingga luar lapas.

 

Pembebasan ini sesuai dengan keputusan Menteri Hukum dan HAM, sebagai bentuk social distancing dalam mencegah penyebaran pandemi virus corona di dalam lapas dan rutan.

Baca juga: Baru Bebas berkat Asimilasi Corona, Napi Ini Diamuk Warga Kedapatan Mencuri

Pembebasan ini merupakan tahap ketiga. Sebelumnya, pihak lapas telah membebaskan 39 napi, atau kini total napi yang bebas dari Lapas Polman berjumlah 46 orang.

Napi Polman Rayakan Kebebasan dengan Sujud Sukur dan Main Tik-Tok Dnegan Petugas LapasKOMPAS.COM/JUNAEDI Napi Polman Rayakan Kebebasan dengan Sujud Sukur dan Main Tik-Tok Dnegan Petugas Lapas
Napi yang dinyatakan bebas ini terdiri dari napi dengan berbagai kasus pidana umum yang masa hukumannya di bawah enam bulan dan telah menjalani 2/3 masa pidana, serta telah menjalani 1/2 dari masa pidana.

Halaman Selanjutnya
Halaman:
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ratusan Orang Bawa Senjata Tajam, Ambil Paksa Jenazah PDP, Rumah Sakit: Apa Mau Diperbuat?

Ratusan Orang Bawa Senjata Tajam, Ambil Paksa Jenazah PDP, Rumah Sakit: Apa Mau Diperbuat?

Regional
Viral Video Keluarga Ambil Paksa Jenazah PDP dari RS, Datang 100 Orang dan Bawa Senjata Tajam

Viral Video Keluarga Ambil Paksa Jenazah PDP dari RS, Datang 100 Orang dan Bawa Senjata Tajam

Regional
Wali Kota Pontianak: Hampir 50 Persen Pasien Corona Sudah Sembuh

Wali Kota Pontianak: Hampir 50 Persen Pasien Corona Sudah Sembuh

Regional
Gubernur Kalbar Pastikan Masjid Raya Mujahidin Siap Gelar Shalat Jumat

Gubernur Kalbar Pastikan Masjid Raya Mujahidin Siap Gelar Shalat Jumat

Regional
Wakil Wali Kota Surabaya Dikabarkan Berstatus ODP, Gugus Tugas Tracing dan Tes Swab

Wakil Wali Kota Surabaya Dikabarkan Berstatus ODP, Gugus Tugas Tracing dan Tes Swab

Regional
La Nyalla Bakal Lapor Jokowi soal Konflik Bupati dengan DPRD Jember

La Nyalla Bakal Lapor Jokowi soal Konflik Bupati dengan DPRD Jember

Regional
Rumah Ibadah Dibuka 5 Juni, Walkot Balikpapan Keluarkan Edaran Panduan Beribadah

Rumah Ibadah Dibuka 5 Juni, Walkot Balikpapan Keluarkan Edaran Panduan Beribadah

Regional
20 Tenaga Medis RS Unair Surabaya yang Positif Covid-19 Dinyatakan Sembuh

20 Tenaga Medis RS Unair Surabaya yang Positif Covid-19 Dinyatakan Sembuh

Regional
Misteri Hilangnya Speedboat di Laut Maluku, Angkut Pemain Bola, Pesawat TNI AU Dikerahkan Sisir Lautan

Misteri Hilangnya Speedboat di Laut Maluku, Angkut Pemain Bola, Pesawat TNI AU Dikerahkan Sisir Lautan

Regional
Jelang New Normal Batam, Perusahaan yang Langgar Protokol Kesehatan Akan Didenda

Jelang New Normal Batam, Perusahaan yang Langgar Protokol Kesehatan Akan Didenda

Regional
Gempa Aceh 4,8 Magnitudo Kamis Pagi, BMKG Waspada Potensi Gempa Susulan

Gempa Aceh 4,8 Magnitudo Kamis Pagi, BMKG Waspada Potensi Gempa Susulan

Regional
Pemkot Banjarmasin Mulai Penegakan Disiplin Protokol Kesehatan, Ada Sanksi Fisik untuk Pelanggar

Pemkot Banjarmasin Mulai Penegakan Disiplin Protokol Kesehatan, Ada Sanksi Fisik untuk Pelanggar

Regional
Jenazah PDP Diambil Paksa Keluarga dari RS Dadi Makassar

Jenazah PDP Diambil Paksa Keluarga dari RS Dadi Makassar

Regional
Alasan 5 Warga Banyuwangi Naik Sampan Nelayan ke Bali, Polisi: Tidak Mampu Bayar Rapid Test

Alasan 5 Warga Banyuwangi Naik Sampan Nelayan ke Bali, Polisi: Tidak Mampu Bayar Rapid Test

Regional
Panik, Alasan Dua Warga di Bali Kabur Saat Tahu Hasil Rapid Test Reaktif

Panik, Alasan Dua Warga di Bali Kabur Saat Tahu Hasil Rapid Test Reaktif

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X