Warga Temukan Jenazah Remaja 13 Tahun Terkubur Setengah Badan di Kebun Karet, Ini Faktanya

Kompas.com - 10/04/2020, 11:51 WIB
Ilustrasi olah TKP KOMPAS.comIlustrasi olah TKP

 

KOMPAS.com - Warga di Kecamatan Gunung Melala, Simalungun, Sumatera Utara, digegerkan dengan ditemukannya jenazah seorang remaja laki-laki berusia 13 tahun dalam keadaan duduk terkubur di areal Perkebunan Kebun PTPN III Kebun Bangun, Jalan Asahan Km 16-17, Kabupaten Simalungun, Rabu (8/4/2020) sore.

Diketahui, remaja itu masih duduk di bangku kelas VIII sekolah menengah pertama (SMP).

Dikutip dari TribunMedan.com, jasad korban pertama kali ditemukan seorang warga yang sedang mengangon ternaknya. Oleh warga, penemuan jasad tersebut dilaporkan ke polisi.

Polisi yang mendapat laporan itu langsung mendatangi lokasi kejadian dan melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Hasilnya, polisi menemukan satu buah cangkul yang diduga untuk menanam korban.

Setelah melakukan serangkain pemeriksaan, polisi akhirnya berhasil menangkap dua terduga pelaku yang membunuh korban.

Berikut fakta selengkapnya yang Kompas.com:

1. Kronologi ditemukannya jenazah remaja 13 tahun

Ilustrasi garis polisi.THINKSTOCK Ilustrasi garis polisi.

Dikutip dari TribunMedan.com, jasad korban pertama kali ditemukan seorang warga yang sedang mengangon ternaknya. Oleh warga, penemuan jasad tersebut dilaporkan ke polisi.

Polisi yang mendapat laporan itu langsung mendatangi lokasi kejadian dan melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP)

"Saat ditemukan, korban separuh badannya ditanam, yang tampak mulai dari dada bagian atas. Dada bagian bawah ditanam, ditutupi daun-daunan, tumbuh-tumbuhan menjalar," kata Kapolsek Bangun AKP Banuara Manurung dalam video rekaman wawancara yang diterima, Kamis (9/4/2020).

Halaman:
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Geger, Sesosok Mayat Ditemukan di Kebun Teh Kayo Aro Kerinci

Geger, Sesosok Mayat Ditemukan di Kebun Teh Kayo Aro Kerinci

Regional
Cerita Warga Ber-Lebaran lewat 'Video Call', Kadang Kesal lantaran Hilang Sinyal

Cerita Warga Ber-Lebaran lewat "Video Call", Kadang Kesal lantaran Hilang Sinyal

Regional
Kisah Perwira Polda Bengkulu Berjuang Sembuh dari Covid-19, Lari-lari Kecil agar Berkeringat

Kisah Perwira Polda Bengkulu Berjuang Sembuh dari Covid-19, Lari-lari Kecil agar Berkeringat

Regional
Kepada Warga, Pemudik Asal Jakarta yang Telantar 3 Hari di Tasikmalaya Sempat Mencari Neneknya hingga Pasar Cikurubuk

Kepada Warga, Pemudik Asal Jakarta yang Telantar 3 Hari di Tasikmalaya Sempat Mencari Neneknya hingga Pasar Cikurubuk

Regional
Video Ucapan Selamat Idul Fitri Berbahasa Arab Uskup Purwokerto Viral

Video Ucapan Selamat Idul Fitri Berbahasa Arab Uskup Purwokerto Viral

Regional
Potret Kacaunya Data Bansos di NTT, ASN dan 2 Anaknya Masuk Daftar, Ketua RT Protes Keras

Potret Kacaunya Data Bansos di NTT, ASN dan 2 Anaknya Masuk Daftar, Ketua RT Protes Keras

Regional
Kasus Positif Covid-19 dari Klaster Baru Salatiga Bertambah 6

Kasus Positif Covid-19 dari Klaster Baru Salatiga Bertambah 6

Regional
Rayakan Idul Fitri di Tengah Pandemi, Warga Semarang Tetap Jalankan Tradisi Ziarah Makam

Rayakan Idul Fitri di Tengah Pandemi, Warga Semarang Tetap Jalankan Tradisi Ziarah Makam

Regional
Duduk Perkara Ibu dan Anak Sewa Ambulans untuk Mudik, Ternyata Bukan Sakit Covid-19

Duduk Perkara Ibu dan Anak Sewa Ambulans untuk Mudik, Ternyata Bukan Sakit Covid-19

Regional
[POPULER NUSANTARA] Ganjar Puji Suster Katolik Nyanyi Idul Fitri | Ibu dan Anak Sewa Ambulans untuk Mudik

[POPULER NUSANTARA] Ganjar Puji Suster Katolik Nyanyi Idul Fitri | Ibu dan Anak Sewa Ambulans untuk Mudik

Regional
Kisah Pilu Mbah Deman, Belasan Tahun Hidup Segubuk Bareng Ayam dan Bebek

Kisah Pilu Mbah Deman, Belasan Tahun Hidup Segubuk Bareng Ayam dan Bebek

Regional
Fakta di Balik Benda Misterius di Langit Gunungkidul dan Solo Saat Idul Fitri, Ternyata...

Fakta di Balik Benda Misterius di Langit Gunungkidul dan Solo Saat Idul Fitri, Ternyata...

Regional
Pasien Covid-19 Klaster Pasar Pinasungkulan Manado Bertambah 5 Orang

Pasien Covid-19 Klaster Pasar Pinasungkulan Manado Bertambah 5 Orang

Regional
Tambah 12, Jumlah Pasien Sembuh Covid-19 di Kaltim Jadi 117 Orang

Tambah 12, Jumlah Pasien Sembuh Covid-19 di Kaltim Jadi 117 Orang

Regional
Warga Kerap Salah Paham dengan Petugas, Posko Covid-19 ini Dibongkar Kepala Desa

Warga Kerap Salah Paham dengan Petugas, Posko Covid-19 ini Dibongkar Kepala Desa

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X