Distribusi Pangan di Jateng Terkendala, Ganjar Bakal Gandeng Ojek

Kompas.com - 09/04/2020, 19:14 WIB
Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo saat ditemui usai rapat koordinasi di kantor Gubernur Jateng, Selasa (7/4/2020) KOMPAS.com/RISKA FARASONALIAGubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo saat ditemui usai rapat koordinasi di kantor Gubernur Jateng, Selasa (7/4/2020)

SEMARANG, KOMPAS.com - Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo mengatakan sejauh ini stok pangan di provinsinya masih aman.

Namun saat ini yang justru jadi kendala adalah sistem distribusi secara langsung kepada konsumen.

"Permasalahan yang ada adalah soal distribusi transportasi langsung kepada konsumen. Karena kalau distribusinya tidak lancar saya khawatir inflasi lebih tinggi dari bulan kemarin," kata Ganjar, dalam keterangan tertulisnya, Kamis (9/4/2020).

Baca juga: Pengusaha di Jateng Diminta Tak PHK Buruh, Ganjar: Bicarakan Secara Internal

Untuk mengatasi distribusi tersebut, Ganjar akan memberdayakan para pengemudi ojek online maupun konvensional.

Dengan catatan, para pengendara ojek tersebut mesti diberi bekal pengetahuan tentang protokol kesehatan di tengah pandemi virus corona.

Bahkan dalam waktu dekat Ganjar bakal meneken MoU dengan operator ojek online maupun konvensional.

"Mereka ( ojol) menjadi transporter nantinya. Ini pemberdayaan yang kita sampaikan agar komoditas yang tersedia bagus tapi distribusinya tidak lancar maka di tengahnya. Ini yang distribusi mesti diisi. Inilah pentingnya kerjasama dengan para transporter (ojol) itu. Bisa mobil maupun sepeda motor. Sehingga ada lapangan kerja baru. Tentu dengan pengelolaan yang lebih ketat," katanya.

Baca juga: Ganjar Minta Perusahaan Leasing Beri Keringanan Kredit Selama Wabah Covid-19

Meski demikian, Ganjar memastikan kebutuhan pokok masih mampu mencukupi hingga tiga bulan ke depan.

Halaman:
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X