UPDATE Corona di Kepri 9 April: Jumlah Pasien Positif Covid-19 Menjadi 21 Orang

Kompas.com - 09/04/2020, 18:08 WIB
Pasien positif virus corona atau covid-19 di Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) mengalami penambahan yang cukup drastis. Dari yang sebelumny 10 orang, hanya berselang dua hari bertambah menjadi 16 orang. KOMPAS.COM/HADI MAULANAPasien positif virus corona atau covid-19 di Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) mengalami penambahan yang cukup drastis. Dari yang sebelumny 10 orang, hanya berselang dua hari bertambah menjadi 16 orang.

TANJUNGPINANG, KOMPAS.com - Pasien positif corona atau positif Covid-19 di Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) mengalami penambahan yang cukup drastis.

Dari yang sebelumny 10 kasus, hanya berselang dua hari bertambah menjadi 21 kasus atau mengalami kenaikan 11 kasus

Ironisnya bertambahnya 11 kasus ini, terjadi dalam satu hari.

Plt Gubernur Kepulauan Riau (Kepri) yang juga menjabat sebagai ketua tim gugus tugas percepatan penangan Covid-19 Kepri, Isdianto dalam keterangan tertulisnya mengatakan penambahan ini berkat kerja keras tim kesehatan Provinsi Kepri yang bekerjasama dengan tim kesehatan yang ada di Kabupaten Kota di lingkungan Kepri.

Baca juga: Selama Darurat Covid-19, Isdianto Jamin Stok Sembako di Kepri Aman

Sebelumnya, kasus 01 merupakan warga Tanjungpinang yang telah sembuh, kasus 02 merupakan warga Kabupaten Karimun yang juga telah sembuh, kasus 03 warga Batam yang telah meninggal dunia.

Kemudian, kasus 04 adalah warga luar Provinsi Kepri, namun memiliki apartemen di Batam dan masih dirawat. Kasus 05 Batam yang juga telah meninggal dunia, kasus 06 dan kasus 07 adalah warga Tanjungpinang yang juga masih dirawat.

Selanjutnya, kasus 08 merupakan warga Batam yang juga telah meninggal dunia, kasus 09 adalah warga Tanjungpinang serta kasus 010 warga Batam.

"Dan untuk kasus 011 hingga 016 merupakan warga Tanjungpinang serta kasus 016 hingga 021 warga Batam" kata Isdianto, Kamis (9/4/2020).

Baca juga: Kepri Terima Bantuan PCR dari Singapura, Sampel Tes Swab Tidak Perlu Dikirim ke Jakarta

Isdianto mengaku hasil test kit PCR diterima pihak tim kesehatan Kota Tanjungpinang dan tim kesehatan Batam kemarin malam, sekitar pukul 23.00 WIB, Rabu (8/4/2020).

Yang kemudian direkap tim kesehatan Kepri sehingga totalnya menjadi 21 kasus. Namun demikian Isdianto tidak merinci jenis kelamin dan usia pasiennya.

"Masih direkap secara rinci dengan tim kesehatan, yang jelas tambahan 11 kasus yang positif malam tadi, enam warga Tanjungpinang dan lima warga Batam," jelas Isdianto.

Berdasarkan laporan dari tim kesehatan, Isdianto menjelaskan sebelum akhirnya dilakukan tes menggunakan tes kit PCR, 11 kasus ini telah dilakukan pengecekan dan tes kesehatan menggunakan rapid tes dan hasilnya reaktif.

"Makanya saat mendapatkan laporan PCR, 11 kasus ini terkonfirmasi positif," pungkas Isdianto.

Baca juga: 1 Pasien Corona di Kepri Punya Riwayat Perjalanan ke Bekasi

 

Pasien tanpa gejala

Senada ditambahkan Kepala Dinas Kesehatan Tanjungpinang, Rustam melalui telepon mengatakan 06 kasus terbaru ini terdiri dari dua orang Pasien Dalam Pengawasan (PDP) dan empat orang Orang Tanpa Gejala (OTG).

"Kami sangat terbantu sekali dengan Rapid Tes ini, karena jika dilakukan dengan benar, hasilnya 95 persen akurat," kata Rustam.

Saat ini, lanjut Rustam keenamnya sudah dirawat di ruang isolasi Rumah Sakit Umum Provinsi (RSUP) Raja Ahmad Thabib (RAT).

Sementara untuk Batam, hingga saat ini belum mendapatkan data rinci, bahkan Kepala Dinas Kesehatan Kota Batam, Didi Sumarjadi belum berhasil dikonfirmasi.

Baca juga: Mengapa Rapid Test Corona Bisa Negatif Palsu, sedangkan PCR Butuh 3 Hari?



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

'Saya dan Istri Langsung Syok, Ternyata Anak Kami Satu-satunya Sudah Meninggal'

"Saya dan Istri Langsung Syok, Ternyata Anak Kami Satu-satunya Sudah Meninggal"

Regional
Cerita Mulyadi Tahu Anaknya Tewas Kecelakaan dari Media Sosial Setelah 11 Hari Pergi dari Rumah

Cerita Mulyadi Tahu Anaknya Tewas Kecelakaan dari Media Sosial Setelah 11 Hari Pergi dari Rumah

Regional
Kampus Unanda Palopo Terbakar, Kerugian Ditaksir Capai Rp 6 Miliar

Kampus Unanda Palopo Terbakar, Kerugian Ditaksir Capai Rp 6 Miliar

Regional
Soal Ditutupnya Obyek Wisata Dusun Semilir Semarang, Nekat Langgar Protokol Kesehatan Meski Sudah Diperingatkan

Soal Ditutupnya Obyek Wisata Dusun Semilir Semarang, Nekat Langgar Protokol Kesehatan Meski Sudah Diperingatkan

Regional
Pamit Pergi Berenang, Seorang ASN Ditemukan Tewas di Laut

Pamit Pergi Berenang, Seorang ASN Ditemukan Tewas di Laut

Regional
Terungkap, Ini Identitas Pria yang Tewas Ditabrak Truk Tangki Saat Bersila di Jalan

Terungkap, Ini Identitas Pria yang Tewas Ditabrak Truk Tangki Saat Bersila di Jalan

Regional
Cerita Serka Silvi Tinggalkan 2 Anak Balita demi Misi PBB ke Lebanon: Berat tapi Saya Tegarkan Hati

Cerita Serka Silvi Tinggalkan 2 Anak Balita demi Misi PBB ke Lebanon: Berat tapi Saya Tegarkan Hati

Regional
469 Petugas KPPS Kota Padang Reaktif Covid-19, Jika Positif Tidak Akan Diganti

469 Petugas KPPS Kota Padang Reaktif Covid-19, Jika Positif Tidak Akan Diganti

Regional
Lonjakan Kasus Covid-19 di Jawa Tengah dan Data yang Tak Selaras

Lonjakan Kasus Covid-19 di Jawa Tengah dan Data yang Tak Selaras

Regional
Jelang Pencoblosan Pilkada, Kota Serang, Cilegon dan Tangsel Masuk Zona Merah

Jelang Pencoblosan Pilkada, Kota Serang, Cilegon dan Tangsel Masuk Zona Merah

Regional
Warga Positif Covid-19 Tetap Bisa Ikut Pilkada, Mencoblos di TPS Terdekat

Warga Positif Covid-19 Tetap Bisa Ikut Pilkada, Mencoblos di TPS Terdekat

Regional
Edarkan 'Pil Setan' ke Pelajar, Pria Asal Cianjur Diringkus Polisi

Edarkan "Pil Setan" ke Pelajar, Pria Asal Cianjur Diringkus Polisi

Regional
Diminta Klarifikasi Kampanye Bagi-bagi Kartu, Calon Bupati Ogan Ilir Mangkir Dipanggil Bawaslu

Diminta Klarifikasi Kampanye Bagi-bagi Kartu, Calon Bupati Ogan Ilir Mangkir Dipanggil Bawaslu

Regional
Modus Nikah Siri, Pelajar Dibawa Kabur dan Dicabuli Berkali-kali

Modus Nikah Siri, Pelajar Dibawa Kabur dan Dicabuli Berkali-kali

Regional
Hati-hati, 80 Persen Pintu Perlintasan Kereta Api Tidak Dijaga

Hati-hati, 80 Persen Pintu Perlintasan Kereta Api Tidak Dijaga

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X