Cerita Warga Mengikuti Jejak Binatang Buas yang Memangsa Ternaknya hingga Masuk Hutan

Kompas.com - 09/04/2020, 15:43 WIB
Dua warga melintas kandang yang satu ekor kambingnya dimangsa binatang buas di Kampung Karikil, Desa Cikurutug, Kecamatan Cireunghas, Sukabumi, Jawa Barat, Rabu (8/4/2020) KOMPAS.COM/BUDIYANTODua warga melintas kandang yang satu ekor kambingnya dimangsa binatang buas di Kampung Karikil, Desa Cikurutug, Kecamatan Cireunghas, Sukabumi, Jawa Barat, Rabu (8/4/2020)

 

 

 

Pernah evakuasi macan tutul pada 2012 

Laporan hewan ternak milik warga diduga dimangsa binatang buas telah diketahui Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Jawa Barat.

Satu tim BBKSSDA Jabar Resor Sukabumi dibantu Pusat Penyelamatan Satwa Cikananga ( PPSC) langsung mengecek lokasi, Rabu (8/4/2020).

Kepala BBKSSDA Jabar Resor Sukabumi, Oyok Herlan mengatakan pihaknya mendapatkan laporan  adanya macan tutul yang memangsa hewan ternak di Kampung Karikil dari Perbakin Sukabumi ke Kantor Bidang di Bogor.

Pihaknya kemudian mengecek ke lokasi.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Baca juga: Macan Tutul yang Terjebak di Peternakan Ayam Sukabumi Mati di Taman Safari Indonesia

"Hasil dari penuturan warga memang ada warga yang kehilangan satu ternak kambingnya dan ayam luka tergores. Namun belum ada warga yang secara langsung melihat macan tutul," kata Oyok selesai pengecekan lokasi, Rabu.

Menurut dia, pada tahun 2012 lalu pihaknya sempat mengevakuasi satu ekor macan tutul jawa yang lokasinya hanya sekitar 1 kilometer ke lokasi yang saat ini kehilangan hewan ternaknya.

"Kampung Karikil ini berbatasan langsung dengan kawasan hutan Perum Perhutani. Jadi tidak menutup kemungkinan kawasan pinggiran hutannya menjadi daerah jelajahnya," ujar dia.

Menurut Oyok pihaknya akan secepatnya melaporkan hasil penyelidikan ini dan ditindaklanjuti dengan berbagai upaya. Seperti sosialisasi kepada masyarakat mengenai macan tutul jawa sebagai salah satu satwa dilindungi dengan status terancam punah.

"Macan tutul juga merupakan pemangsa babi. Kami juga akan melakukan langkah pencegahan agar macan tutul ini tidak kembali masuk ke perkampungan,' kata dia.

Baca juga: Macan Tutul di Taman Safari Indonesia Mati karena Syok dan Dehidrasi

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Rumah Jagal Anjing di Bantul Digerebek Polisi, 18 Ekor Dievakuasi, Ini Kronologinya

Rumah Jagal Anjing di Bantul Digerebek Polisi, 18 Ekor Dievakuasi, Ini Kronologinya

Regional
Orasi di STIM Budi Bakti, Ketua Dompet Dhuafa Minta Mahasiswa Punya 4 Karakter Profetik

Orasi di STIM Budi Bakti, Ketua Dompet Dhuafa Minta Mahasiswa Punya 4 Karakter Profetik

Regional
Dijadikan Syarat PTM, Vaksinasi Pelajar di Kota Madiun Sudah Capai 90 Persen

Dijadikan Syarat PTM, Vaksinasi Pelajar di Kota Madiun Sudah Capai 90 Persen

Regional
Kisah Kuli Bangunan di Lampung Utara yang Wakafkan Upahnya untuk Bangun Masjid

Kisah Kuli Bangunan di Lampung Utara yang Wakafkan Upahnya untuk Bangun Masjid

Regional
Vaksinasi di Madiun Capai 77 Persen, Wali Kota Maidi: Akhir September Bisa 80 Persen

Vaksinasi di Madiun Capai 77 Persen, Wali Kota Maidi: Akhir September Bisa 80 Persen

Regional
Soal APBD Rp 1,6 Triliun di Bank, Bobby: Segera Dimaksimalkan untuk Gerakkan Ekonomi Medan

Soal APBD Rp 1,6 Triliun di Bank, Bobby: Segera Dimaksimalkan untuk Gerakkan Ekonomi Medan

Regional
Masjid Az Zahra di Lampung Utara Resmi Dibangun, Dompet Dhuafa Gelar Peletakan Batu Pertama

Masjid Az Zahra di Lampung Utara Resmi Dibangun, Dompet Dhuafa Gelar Peletakan Batu Pertama

Regional
Kejar Herd Immunity, Bupati IDP Optimistis Vaksinasi di Luwu Utara Capai 90 Persen

Kejar Herd Immunity, Bupati IDP Optimistis Vaksinasi di Luwu Utara Capai 90 Persen

Regional
Dongkrak Perekonomian Kota Madiun, PKL Akan Dapat Pembinaan Khusus

Dongkrak Perekonomian Kota Madiun, PKL Akan Dapat Pembinaan Khusus

Regional
Lewat Kepiting Bakau, Pembudidaya di Konawe Raih Cuan hingga Rp 352 Juta

Lewat Kepiting Bakau, Pembudidaya di Konawe Raih Cuan hingga Rp 352 Juta

Regional
Berkat Proyek Investasi Pabrik Minyak Goreng Sawit, Luwu Utara Raih Juara 2 SSIC 2021

Berkat Proyek Investasi Pabrik Minyak Goreng Sawit, Luwu Utara Raih Juara 2 SSIC 2021

Regional
Upaya Berau Coal Sinarmas Atasi Pandemi, dari Bakti Sosial hingga Dukung Vaksinasi

Upaya Berau Coal Sinarmas Atasi Pandemi, dari Bakti Sosial hingga Dukung Vaksinasi

Regional
Selain Dana Sponsor Rp 5 Miliar, PLN Investasi Rp 300 Miliar untuk Dukung PON XX Papua

Selain Dana Sponsor Rp 5 Miliar, PLN Investasi Rp 300 Miliar untuk Dukung PON XX Papua

Regional
Gerakkan Masyarakat untuk Tangani Pandemi, BNPB Gelar Pelatihan 1.000 Relawan Covid-19 di DIY

Gerakkan Masyarakat untuk Tangani Pandemi, BNPB Gelar Pelatihan 1.000 Relawan Covid-19 di DIY

Regional
Entaskan Pandemi di Samarinda, Satgas Covid-19 Gelar Pelatihan 1.000 Relawan

Entaskan Pandemi di Samarinda, Satgas Covid-19 Gelar Pelatihan 1.000 Relawan

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.