Diduga Kehabisan Bekal, Turis Korea Selatan Mengamuk di Denpasar

Kompas.com - 09/04/2020, 15:37 WIB
Seorang wanita asal Korea Selatan, Auh Jinie dijemput Konjen Korea Selatan di Kantor Satpol PP Denpasar, Kamis (9/4/2020). IstimewaSeorang wanita asal Korea Selatan, Auh Jinie dijemput Konjen Korea Selatan di Kantor Satpol PP Denpasar, Kamis (9/4/2020).

DENPASAR, KOMPAS.com - Seorang wanita asal Korea Selatan, berinisial AJ mengamuk di sebuah vila kawasan Padangsambian Kelod, Denpasar, Bali, Rabu (8/4/2020) malam.

Ia lalu diamankan Satuan Polisi Pamong Praja Kota Denpasar karena mengganggu ketenangan warga sekitar.

Kepala Satpol PP Denpasar Dewa Sayoga menduga, wanita tersebut mengamuk karena kehabisan bekal.

Baca juga: Kasus Pertama di Pekalongan, 3 Warga Positif Covid-19 Usai dari Bali dan Jakarta

"Diduga memang kehabisan bekal sehingga mengamuk," kata Sayoga, melalui pesan WhatsApp, Kamis (9/4/2020) siang.

Sayoga mengatakan, turis tersebut mulai berteriak-teriak sekitar pukul 22.00 Wita.

Kemudian, oleh warga sekitar, dilaporkan ke petugas Satpol PP.

Tak berselang lama, petugas datang dan membawanya ke kantor Satpol PP.

Saat di kantor Satpol PP, wanita tersebut linglung dan tidak bisa diajak komunikasi.

Baca juga: UPDATE: Tambah 6 Pasien Positif Corona di Bali, Total 49 Orang

Kejadian tersebut kemudian dikoordinasikan ke Konsulat Jenderal Korea Selatan di Bali.

Pihak Konjen lalu menjemput wanita tersebut untuk mendapat penanganan lebih lanjut.

"Kami serahkan ke Konjen. Kemudian, masalah administrasi dengan pihak vila juga telah diselesaikan Konjen," kata Sayoga.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Penumpang Pesawat Membeludak di Bandara Makassar, AP 1 Kerahkan Tim Penertiban Protokol Kesehatan

Penumpang Pesawat Membeludak di Bandara Makassar, AP 1 Kerahkan Tim Penertiban Protokol Kesehatan

Regional
Ini Penjelasan AWK Terkait Tudingan Lecehkan Kepercayaan Warga Bali

Ini Penjelasan AWK Terkait Tudingan Lecehkan Kepercayaan Warga Bali

Regional
Hari Sumpah Pemuda, Kelompok Influencer Deklarasi 'Surabaya Berenerji'

Hari Sumpah Pemuda, Kelompok Influencer Deklarasi "Surabaya Berenerji"

Regional
Pengacara Korban Penganiayaan Kaget Bahar bin Smith Jadi Tersangka

Pengacara Korban Penganiayaan Kaget Bahar bin Smith Jadi Tersangka

Regional
Jadi Zona Kuning Penularan Covid-19, Bupati Gresik Berharap Tak Ada Klaster Baru

Jadi Zona Kuning Penularan Covid-19, Bupati Gresik Berharap Tak Ada Klaster Baru

Regional
Polisi Periksa 2 Saksi Terkait Ditemukannya Mayat Pria dengan Tangan Terikat ke Belakang di TPA Punggur Batam

Polisi Periksa 2 Saksi Terkait Ditemukannya Mayat Pria dengan Tangan Terikat ke Belakang di TPA Punggur Batam

Regional
Murung dan Menangis di Sekolah, Siswi Keterbelakangan Mental Ternyata Diperkosa Tetangganya

Murung dan Menangis di Sekolah, Siswi Keterbelakangan Mental Ternyata Diperkosa Tetangganya

Regional
Libur Panjang, Penumpang di Terminal Tirtonadi Solo Meningkat 20 Persen

Libur Panjang, Penumpang di Terminal Tirtonadi Solo Meningkat 20 Persen

Regional
Operasi Zebra Kedua di Bandung, Ini yang Disasar Polisi

Operasi Zebra Kedua di Bandung, Ini yang Disasar Polisi

Regional
Pesan Risma pada Hari Sumpah Pemuda: Dengan Berbeda, Kita Akan Semakin Kaya

Pesan Risma pada Hari Sumpah Pemuda: Dengan Berbeda, Kita Akan Semakin Kaya

Regional
Jasa Marga: Kepadatan Kendaraan di Kilometer 48 Tol Japek

Jasa Marga: Kepadatan Kendaraan di Kilometer 48 Tol Japek

Regional
Rancang Penyelundupan Warga Rohingya ke Aceh, 5 Orang Ditangkap, 2 di Antaranya Nelayan

Rancang Penyelundupan Warga Rohingya ke Aceh, 5 Orang Ditangkap, 2 di Antaranya Nelayan

Regional
Kronologi Ditemukannya Mayat Pria dengan Tangan Terikat ke Belakang di TPA Punggur Batam

Kronologi Ditemukannya Mayat Pria dengan Tangan Terikat ke Belakang di TPA Punggur Batam

Regional
Hotel dan Obyek Wisata di Cianjur Diminta Batasi Pengunjung Saat Libur Panjang

Hotel dan Obyek Wisata di Cianjur Diminta Batasi Pengunjung Saat Libur Panjang

Regional
Gempa Magnitudo 5,7 Guncang Bolaang Mongondow Selatan, Terasa hingga Manado

Gempa Magnitudo 5,7 Guncang Bolaang Mongondow Selatan, Terasa hingga Manado

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X