Fakta Viral Tenaga Medis Shalat Pakai APD di Ruang Isolasi Pasien Corona

Kompas.com - 09/04/2020, 07:12 WIB
Tangkapan layar video seorang petugas medis di RSUD dr Wahidin Sudiro Husodo, Kota Mojokerto, melakukan shalat saat masih mengenakan APD lengkap untuk penanganan pasien Covid-19. KOMPAS.COM/HANDOUTTangkapan layar video seorang petugas medis di RSUD dr Wahidin Sudiro Husodo, Kota Mojokerto, melakukan shalat saat masih mengenakan APD lengkap untuk penanganan pasien Covid-19.

KOMPAS.com - Momen seorang tenaga medis pasien corona di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr Wahidi Sudiro Husodo, Mojokerto, melakukan shalat dengan masih menggunakan alat pelindung diri (APD), jadi viral di media sosial.

"Memang itu paramedis yang khusus menangani pasien Covid-19 di sini. Petugas kami yang melakukan shalat itu bertugas di bagian dalam ruang isolasi," kata Elisabeth, Kasi Keperawatan RSUD dr Wahidin Sudiro Husodo, saat ditemui di ruang kerjanya, Rabu (8/4/2020). 

Baca juga: Viral Video Tenaga Medis Shalat Pakai APD Lengkap di Mojokerto

Cegah penularan corona

Elisabeth menambahkan, seluruh petugas medis yang bertugas di ruang isolasi untuk menangani pasien corona, kata dia, wajib mengikuti protokol kesehatan yang ditetapkan.

Salah satunya adalah dilarang melepas APD sebelum selesai bertugas di ruang isolasi agar mencegah penularan virus Covid-19.

Petugas medis yang sedang bertugas di ruang isolasi juga tidak mungkin untuk melakukan shalat di mushala rumah sakit karena harus bersiaga di ruang isolasi sampai datang pergantian sif.

"Insya Allah, shalat itu untuk menguatkan batin petugas kami. Bagi kami, masuk ke ruang isolasi itu adalah berjuang. Seluruh protap harus kami ikuti dan kewajiban juga tetap dilaksanakan," katanya

Viral di media sosial

Seperti diberitakan sebelumnya, video petugas medis tersebut diunggah oleh akun Facebook atas nama Ida Sulaiman, pada Selasa (7/4/2020) pukul 06.57 WIB.

Dalam keterangannya, Ida menulis demikian:

"Ini beneran terjadi, kewajiban tetep kudu dilaksanakan. Kenapa dilakukan seperti itu? Karena takut, untuk meminimalisir kontaminasi," demikian tulis Ida dalam status Facebooknya.

Tak hanya itu, Ida juga menggambarkan bagaimana kondisi dan perjuangan pada tenaga medis saat bertugas menangani pasien corona.

Ida pun mengimbau masyarakat agar mematuhi arahan pemerintah untuk tetap tinggal di rumah dan menjaga jarak aman serta disiplin mengenakan masker. 

"Bantu kami plissss, stay at home saja. Jangan keluar kalau tak mendesak, jaga imun, jaga iman. Kalaulah terpaksa harus keluar rumah pakai masker, jaga kebersihan tangan," tulis Ida.

(Penulis: Kontributor Jombang, Moh. Syafií | Editor: Robertus Belarminus)

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Covid-19 Menyebar di Pulau Bawean, Berawal dari Pemudik yang Pulang Saat Lebaran

Covid-19 Menyebar di Pulau Bawean, Berawal dari Pemudik yang Pulang Saat Lebaran

Regional
Viral, Video Pedagang Pentol Jualan Keliling Sambil Nge-DJ, Begini Gayanya

Viral, Video Pedagang Pentol Jualan Keliling Sambil Nge-DJ, Begini Gayanya

Regional
Mal di Palembang Sudah Mulai Beroperasi

Mal di Palembang Sudah Mulai Beroperasi

Regional
Belum Terapkan New Normal, Wonogiri Perkuat Sosialisasi Covid-19

Belum Terapkan New Normal, Wonogiri Perkuat Sosialisasi Covid-19

Regional
3 Anggota TNI Keroyok Pelajar SMA, Kapendam Pattimura: Sedang Diproses Hukum

3 Anggota TNI Keroyok Pelajar SMA, Kapendam Pattimura: Sedang Diproses Hukum

Regional
Keluarga Ambil Paksa Jenazah PDP Corona, Datang 100 orang dan Bawa Senjata Tajam, Direktur RS: Biarkan Saja...

Keluarga Ambil Paksa Jenazah PDP Corona, Datang 100 orang dan Bawa Senjata Tajam, Direktur RS: Biarkan Saja...

Regional
Tak Masuk Zona Merah, Masjid di Gunungkidul Boleh Gelar Shalat Jumat

Tak Masuk Zona Merah, Masjid di Gunungkidul Boleh Gelar Shalat Jumat

Regional
Karena Masalah Asmara, 3 Anggota TNI Keroyok Pelajar SMA Sampai Babak Belur

Karena Masalah Asmara, 3 Anggota TNI Keroyok Pelajar SMA Sampai Babak Belur

Regional
Korban Cabut Laporan, Youtuber Ferdian Paleka Bebas dari Tahanan

Korban Cabut Laporan, Youtuber Ferdian Paleka Bebas dari Tahanan

Regional
Ratusan Orang Bawa Senjata Tajam, Ambil Paksa Jenazah PDP, Rumah Sakit: Apa Mau Diperbuat?

Ratusan Orang Bawa Senjata Tajam, Ambil Paksa Jenazah PDP, Rumah Sakit: Apa Mau Diperbuat?

Regional
Viral Video Keluarga Ambil Paksa Jenazah PDP dari RS, Datang 100 Orang dan Bawa Senjata Tajam

Viral Video Keluarga Ambil Paksa Jenazah PDP dari RS, Datang 100 Orang dan Bawa Senjata Tajam

Regional
Wali Kota Pontianak: Hampir 50 Persen Pasien Corona Sudah Sembuh

Wali Kota Pontianak: Hampir 50 Persen Pasien Corona Sudah Sembuh

Regional
Gubernur Kalbar Pastikan Masjid Raya Mujahidin Siap Gelar Shalat Jumat

Gubernur Kalbar Pastikan Masjid Raya Mujahidin Siap Gelar Shalat Jumat

Regional
Wakil Wali Kota Surabaya Dikabarkan Berstatus ODP, Gugus Tugas Tracing dan Tes Swab

Wakil Wali Kota Surabaya Dikabarkan Berstatus ODP, Gugus Tugas Tracing dan Tes Swab

Regional
La Nyalla Bakal Lapor Jokowi soal Konflik Bupati dengan DPRD Jember

La Nyalla Bakal Lapor Jokowi soal Konflik Bupati dengan DPRD Jember

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X