Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Banjir di Gresik Meluas, Sejumlah Desa di 2 Kecamatan Ikut Terendam

Kompas.com - 08/04/2020, 22:58 WIB
Hamzah Arfah,
David Oliver Purba

Tim Redaksi

GRESIK, KOMPAS.com - Banjir yang disebabkan luapan sungai Kali Lamong di Kabupaten Gresik bagian selatan meluas, Rabu (8/4/2020) sore.

Air tidak hanya menggenangi desa-desa di Kecamatan Balongpanggang, tapi juga merendam sebagian wilayah Kecamatan Benjeng.

Jika sebelumnya ada empat desa di Kecamatan Balongpanggang yang terendam, maka terbaru rumah dan akses jalan di Desa Sedapurklagen di Kecamatan Benjeng juga ikut terendam.

"Untuk Kecamatan Benjeng hingga sore tadi, data yang masuk (kebanjiran) baru Desa Sedapurklagen dan Deliksumber," ujar kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Gresik Tarso Sagito saat dikonfirmasi, Rabu (8/4/2020).

Baca juga: Banjir Luapan Kali Lamong Kembali Rendam 4 Desa di Gresik Selatan

Luapan Kali Lamong di Desa Sedapurklagen tidak hanya membuat 15 rumah milik warga terendam, tapi juga menggenangi jalan poros desa sepanjang 200 meter dengan ketinggian 20-50 sentimeter.

Sementara jalan lingkungan tergenang air dengan ketinggian 10-20 sentimeter sepanjang 800 meter.

Untuk genangan di Desa Deliksumber masih dilakukan pendataan.

"Benar sudah masuk Benjeng, ini masih terus kami lakukan pendataan. Sementara yang sudah pasti Desa Sedapurklagen," kata Camat Benjeng Suryo Wibowo.

Baca juga: Bupati Luwu Utara Kirim Bantuan untuk 3 Kecamatan Terdampak Banjir

Sebelumnya, empat desa di Kecamatan Balongpanggang sudah lebih dulu terendam air luapan Kali Lamong, yakni, Desa Banjaragung, Wotansari, Sekarputih, dan Pucung.

Ada kemungkinan bakal ada desa lain yang terendam jika hujan dengan intensitas lebat kembali mengguyur wilayah itu.

"Semoga saja tidak turun hujan lebat lagi, sebab kalau hujan lebat lagi ada kemungkinan desa yang kebanjiran bertambah," tutur Camat Balongpanggang, M Jusuf Ansyori.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Fakta dan Kronologi Bentrokan Warga 2 Desa di Lombok Tengah, 1 Orang Tewas

Fakta dan Kronologi Bentrokan Warga 2 Desa di Lombok Tengah, 1 Orang Tewas

Regional
Komunikasi Politik 'Anti-Mainstream' Komeng yang Uhuyy!

Komunikasi Politik "Anti-Mainstream" Komeng yang Uhuyy!

Regional
Membedah Strategi Komunikasi Multimodal ala Komeng

Membedah Strategi Komunikasi Multimodal ala Komeng

Regional
Kisah Ibu dan Bayinya Terjebak Banjir Bandang Berjam-jam di Demak

Kisah Ibu dan Bayinya Terjebak Banjir Bandang Berjam-jam di Demak

Regional
Warga Kendal Tewas Tertimbun Longsor Saat di Kamar Mandi, Keluarga Sempat Teriaki Korban

Warga Kendal Tewas Tertimbun Longsor Saat di Kamar Mandi, Keluarga Sempat Teriaki Korban

Regional
Balikpapan Catat 317 Kasus HIV Sepanjang 2023

Balikpapan Catat 317 Kasus HIV Sepanjang 2023

Regional
Kasus Kematian akibat DBD di Balikpapan Turun, Vaksinasi Tembus 60 Persen

Kasus Kematian akibat DBD di Balikpapan Turun, Vaksinasi Tembus 60 Persen

Regional
Puan: Seperti Bung Karno, PDI-P Selalu Berjuang Sejahterakan Wong Cilik

Puan: Seperti Bung Karno, PDI-P Selalu Berjuang Sejahterakan Wong Cilik

Regional
Setelah 25 Tahun Konflik Maluku

Setelah 25 Tahun Konflik Maluku

Regional
BMKG: Sumber Gempa Sumedang Belum Teridentifikasi, Warga di Lereng Bukit Diimbau Waspada Longsor

BMKG: Sumber Gempa Sumedang Belum Teridentifikasi, Warga di Lereng Bukit Diimbau Waspada Longsor

Regional
Gempa Sumedang, 53 Rumah Rusak dan 3 Korban Luka Ringan

Gempa Sumedang, 53 Rumah Rusak dan 3 Korban Luka Ringan

Regional
Malam Tahun Baru 2024, Jokowi Jajan Telur Gulung di 'Night Market Ngarsopuro'

Malam Tahun Baru 2024, Jokowi Jajan Telur Gulung di "Night Market Ngarsopuro"

Regional
Sekolah di Malaysia, Pelajar di Perbatasan Indonesia Berangkat Sebelum Matahari Terbit Tiap Hari

Sekolah di Malaysia, Pelajar di Perbatasan Indonesia Berangkat Sebelum Matahari Terbit Tiap Hari

Regional
Kisah Pengojek Indonesia dan Malaysia di Tapal Batas, Berbagi Rezeki di 'Rumah' yang Sama...

Kisah Pengojek Indonesia dan Malaysia di Tapal Batas, Berbagi Rezeki di "Rumah" yang Sama...

Regional
Menara Pengintai Khas Dayak Bidayuh Jadi Daya Tarik PLBN Jagoi Babang

Menara Pengintai Khas Dayak Bidayuh Jadi Daya Tarik PLBN Jagoi Babang

Regional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com