Kilas Daerah Semarang
KILAS DAERAH

Distribusikan 200.000 Paket Sembako, Wali Kota Hendi Minta Camat dan Lurah Bangun Lumbung Kelurahan

Kompas.com - 08/04/2020, 22:08 WIB
Jajaran Aparatur Sipil Negara dari Pemkot Semarang secara sukarela menyisihkan gajinya untuk disumbangkan menjadi 33.725 paket sembako. DOK. IstimewaJajaran Aparatur Sipil Negara dari Pemkot Semarang secara sukarela menyisihkan gajinya untuk disumbangkan menjadi 33.725 paket sembako.

KOMPAS.com – Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi mengatakan, Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang akan mendistribusikan 200.000 paket sembako ke seluruh wilayah mulai minggu depan.

Untuk itu, dia pun memerintahkan kepada setiap lurah dan camat untuk bisa menyiapkan lumbung kelurahan yang akan dijadikan tempat penyimpanan logistik sembako.

Wali Kota yang akrab disapa Hendi ini menerangkan, lumbung ini dibuat agar masyarakat dapat bertahan di rumah masing-masing demi menekan penyebaran Covid-19.

"Kami maksimal minggu depan akan memulai distribusi sembako untuk lumbung kelurahan tahap pertama sebanyak 100.000 sembako,” ujarnya seperti keterangan tertulis yang diterima Kompas.com, Rabu (8/4/2020).

Dia menerangkan, jumlah tersebut kemungkinan bisa digunakan warga yang membutuhkan untuk bertahan di rumah satu sampai dua minggu.

Baca juga: Jumlah Pasien Covid-19 Sembuh Terus Bertambah, Pemkot Semarang Optimis Lawan Pandemi Ini

"Selebihnya bagaimana? Inilah fungsi lumbung kelurahan, yaitu untuk memfasilitasi keluarga yang mampu untuk bisa meng-cover warga sekitar, atau bahkan kalau tergolong sangat mampu didorong untuk meng-cover lebih luas lagi," paparnya.

Maka dari itu, terang Hendi, lumbung kelurahan ini pun diharapkan dapat mendorong adanya gotong royong antar sesama masyarakat agar saling membantu.

Dengan berjalannya sistem ini di Kota Semarang, dia optimistis imbauan kepada masyarakat untuk tetap berada di rumah bisa lebih ditegakkan.

"Saya harap upaya pembubaran masyarakat yang bergerombol untuk pulang ke rumah bisa lebih intensif setelah ini,” tuturnya.

Baca juga: Pemkot Semarang Siapkan 180.000 Paket Sembako untuk Warga Terdampak Covid-19

Selain itu, dia juga berharap masyarakat dapat mengaktifkan portal di gang-gang guna membatasi akses yang berlalu lalang.

Dengan begitu, pemerintah akan lebih mudah dalam mendata masyarakat yang termasuk dalam kategori Orang Dalam Pantauan (ODP) agar dapat dipantau lebih lanjut.

Sementara itu, semangat gotong royong juga terus digalakkan di Kota Semarang. Terutama untuk menyediakan bantuan sembako bagi warga terdampak yang membutuhkan.

Salah satu kontribusi itu datang dari jajaran Aparatur Sipil Negara dari jajaran Pemkot Semarang yang secara sukarela menyumbangkan gajinya hingga terkumpul sebanyak 33.725 paket sembako.

Baca juga: Pasien Rehabilitasi Jiwa di Semarang Jalani Terapi dengan Jahit Masker dan APD

Puluhan ribu sembako tersebut didistribusikan kepada masyarakat terdampak yang membutuhkan melalui Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kota Semarang.

Baca tentang

25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Dua Terduga Pembunuh Perempuan Dalam Mobil Terbakar Ditangkap

Dua Terduga Pembunuh Perempuan Dalam Mobil Terbakar Ditangkap

Regional
Nasdem Sayangkan Ambulans yang Layani Warga Makassar Gratis Dibakar Demonstran

Nasdem Sayangkan Ambulans yang Layani Warga Makassar Gratis Dibakar Demonstran

Regional
Polisi Temukan Luka Memar di Kepala Mayat Wanita yang Terbakar di Mobil

Polisi Temukan Luka Memar di Kepala Mayat Wanita yang Terbakar di Mobil

Regional
Bahas Penanganan Banjir dengan Risma, DPRD DKI Jakarta: Kami Belajar Banyak dari Surabaya

Bahas Penanganan Banjir dengan Risma, DPRD DKI Jakarta: Kami Belajar Banyak dari Surabaya

Regional
Usaha Benang Gelasan Naik Daun Saat Pandemi, Erwin Sampai Harus Menambah Karyawan

Usaha Benang Gelasan Naik Daun Saat Pandemi, Erwin Sampai Harus Menambah Karyawan

Regional
Polisi Duga Ada Provokator di Balik Bentrokan Penyebab 1 Warga Palopo Tewas

Polisi Duga Ada Provokator di Balik Bentrokan Penyebab 1 Warga Palopo Tewas

Regional
Kasus Agen Minta Rp 32 Juta buat Pulangkan Jenazah TKI, Pemkab Indramayu: Itu Hanya Isu

Kasus Agen Minta Rp 32 Juta buat Pulangkan Jenazah TKI, Pemkab Indramayu: Itu Hanya Isu

Regional
Maju Pilkada Kabupaten Bandung, Eks Bintang Persib Atep Rizal Sebut Sahrul Gunawan Lawan Berat

Maju Pilkada Kabupaten Bandung, Eks Bintang Persib Atep Rizal Sebut Sahrul Gunawan Lawan Berat

Regional
Paslon yang Langgar Protokol Kesehatan Bisa Kena Sanksi Tak Boleh Kampanye 3 Hari

Paslon yang Langgar Protokol Kesehatan Bisa Kena Sanksi Tak Boleh Kampanye 3 Hari

Regional
Gegara Rem Blong di Jalan Lingkar Salatiga, Truk Terguling Masuk ke Area Makam

Gegara Rem Blong di Jalan Lingkar Salatiga, Truk Terguling Masuk ke Area Makam

Regional
11 Tewas di Tambang Batu Bara Ilegal Muara Enim, Pekerja Sedang Gali Terowongan Saat Hujan

11 Tewas di Tambang Batu Bara Ilegal Muara Enim, Pekerja Sedang Gali Terowongan Saat Hujan

Regional
Kronologi Mobil Pengangkut 40 Tabung Gas Terbakar di SPBU Cianjur, Terdengar Suara Ledakan

Kronologi Mobil Pengangkut 40 Tabung Gas Terbakar di SPBU Cianjur, Terdengar Suara Ledakan

Regional
'Masyarakat Kritik, Pemkot Kurang Tegas Melaksanakan Protokol Kesehatan, di Luar Bagus, di Dalam Tidak'

"Masyarakat Kritik, Pemkot Kurang Tegas Melaksanakan Protokol Kesehatan, di Luar Bagus, di Dalam Tidak"

Regional
Sedang Operasi Yustisi, Satgas Covid-19 Sumut Diserang Puluhan Preman, 5 Mobil Rusak, 3 Petugas Terluka

Sedang Operasi Yustisi, Satgas Covid-19 Sumut Diserang Puluhan Preman, 5 Mobil Rusak, 3 Petugas Terluka

Regional
Kapolda Sulsel Sebut Demo di Makassar Disusupi Aliansi Makar

Kapolda Sulsel Sebut Demo di Makassar Disusupi Aliansi Makar

Regional
komentar di artikel lainnya