Kasus Positif Corona Bertambah, Papua Umumkan Status Tanggap Darurat

Kompas.com - 08/04/2020, 18:52 WIB
Ilustrasi virus corona (Covid-19) SHUTTER STOCKIlustrasi virus corona (Covid-19)

JAYAPURA, KOMPAS.com - Pemerintah Provinsi Papua menaikan status dari siaga darurat menjadi tanggap darurat setelah jumlah pasien positif virus corona terus bertambah.

"Saya yang bertanda tangan di bawah ini, Lukas Enembe S.Ip, MH (Gubernur Papua) dengan ini menyatakan, meningkatkan status siaga darurat virus corona menjadi status tanggap darurat," ujar Wakil Gubernur Papua Klemen Tinal, di Jayapura, Rabu (8/4/2020).

Pemberlakuan status tanggap darurat di Papua akan mulai diterapkan pada 9 April 2020 dan berlaku selama 28 hari atau dua kali masa inkubasi.

Klemen menuturkan, penetapan status siaga darurat pada 24 Maret 2020, dilakukan saat ada 2 kasus positif corona di Papua.

Baca juga: KM Lambelu Dilarang Bersandar karena ABK Diduga Terjangkit Covid-19, Penumpang Teriak dan Lompat ke Laut

Namun, hingga Selasa (7/4/2020), jumlah kasus positif corona meningkat tajam hingga 31 kasus dengan 4 pasien di antaranya meninggal dunia.

Atas dasar itu kemudian Pemprov Papua menaikan status penanganan Covid-19 menjadi tanggap darurat.

Pembatasan sosial dan penutupan akses keluar dan masuk Papua pun diperpanjang selama 14 hari.

"Dengan melihat kondisi obyektif seperti ini maka Pemprov Papua bersama semua stakeholder sepakat untuk memperpanjang untuk 14 hari ke depan," kata Klemen.

Baca juga: 31 Pasien Positif Corona di Papua, 5 Sembuh dan 4 Meninggal

Juru bicara Satgas Covid-19 Papua Silwanus Sumule sebelumnya mengumumkan penambahan lima pasien positif virus corona baru atau Covid-19 di Provinsi Papua pada Selasa (7/4/2020).

"Data sampai pukul 19.20 WIT, jumlah kasus positif kumulatif bertambah, kemarin (6/4/2020) 26 kasus hari ini menjadi 31 kasus," kata Silwanus, di Jayapura, Selasa.

Sebanyak lima pasien positif baru itu tersebar di tiga kabupaten atau kota di Papua.

Rinciannya, satu pasien di Kota Jayapura, satu di Kabupaten Mimika, dan tiga di Kabupaten Jayapura.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ditetapkan Tersangka, Oknum Polisi yang Cabuli Gadis ABG Pelanggar Lalu Lintas Mengakui Perbuatannya

Ditetapkan Tersangka, Oknum Polisi yang Cabuli Gadis ABG Pelanggar Lalu Lintas Mengakui Perbuatannya

Regional
Dianggap Sebarkan Berita Bohong, Tiga Petinggi Sunda Empire Dituntut 4 Tahun Penjara

Dianggap Sebarkan Berita Bohong, Tiga Petinggi Sunda Empire Dituntut 4 Tahun Penjara

Regional
Satu Korban Banjir Bandang Cicurug Sukabumi Masih dalam Pencarian

Satu Korban Banjir Bandang Cicurug Sukabumi Masih dalam Pencarian

Regional
UPDATE Covid-19 di Jatim, DIY, Bali, NTT, NTB, Kalbar dan Kalsel 22 September 2020

UPDATE Covid-19 di Jatim, DIY, Bali, NTT, NTB, Kalbar dan Kalsel 22 September 2020

Regional
Sadis, Istri Dianiaya Suami dengan Golok hingga Jarinya Putus karena Cemburu, Ini Kronologinya

Sadis, Istri Dianiaya Suami dengan Golok hingga Jarinya Putus karena Cemburu, Ini Kronologinya

Regional
Panitia Balap Lari di Solo Urus Izin ke Satgas Covid-19: Biar Tak Dikejar-kejar

Panitia Balap Lari di Solo Urus Izin ke Satgas Covid-19: Biar Tak Dikejar-kejar

Regional
Korupsi Rp 2,1 M Pegawai BRI Terbongkar, Berawal dari Kecurigaan Debitur Uang di Tabungan Raib

Korupsi Rp 2,1 M Pegawai BRI Terbongkar, Berawal dari Kecurigaan Debitur Uang di Tabungan Raib

Regional
Pilkada di Tengah Pandemi, Gubernur Kalbar Tak Yakin Paslon Patuh Protokol Kesehatan

Pilkada di Tengah Pandemi, Gubernur Kalbar Tak Yakin Paslon Patuh Protokol Kesehatan

Regional
Pakai Alat Berat, Ratusan Lapak di Pasar Mardika Ambon Digusur

Pakai Alat Berat, Ratusan Lapak di Pasar Mardika Ambon Digusur

Regional
Peti Jenazah Pasien Covid-19 di Cilacap Dibuka Keluarga, Ganjar: Ikuti Prosedur Dokter

Peti Jenazah Pasien Covid-19 di Cilacap Dibuka Keluarga, Ganjar: Ikuti Prosedur Dokter

Regional
Pegawai BRI Korupsi Rp 2,1 M untuk Judi Bola Online, Ambil Uang 11 Nasabah Sedikit demi Sedikit

Pegawai BRI Korupsi Rp 2,1 M untuk Judi Bola Online, Ambil Uang 11 Nasabah Sedikit demi Sedikit

Regional
Kronologi Penangkapan Anggota DPRD yang Jadi Bandar Narkoba

Kronologi Penangkapan Anggota DPRD yang Jadi Bandar Narkoba

Regional
Oknum Polisi Cabuli Gadis ABG Pelanggar Lalu Lintas, Kapolres: Hasil Visum Ditemukan Bukti Telah Terjadi Persetubuhan

Oknum Polisi Cabuli Gadis ABG Pelanggar Lalu Lintas, Kapolres: Hasil Visum Ditemukan Bukti Telah Terjadi Persetubuhan

Regional
Ibu dan 2 Anaknya Tewas dalam Kebakaran Toko di Bireuen, Aceh

Ibu dan 2 Anaknya Tewas dalam Kebakaran Toko di Bireuen, Aceh

Regional
Guru Besar Ahli Epidemologi di Bali Meninggal karena Covid-19

Guru Besar Ahli Epidemologi di Bali Meninggal karena Covid-19

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X