Resep Ajudan Wagub Sumut Sembuh dari Covid-19: Doa, Makan Telur Rebus, Berjemur Tiap Jam 8 Pagi

Kompas.com - 08/04/2020, 07:30 WIB
Ilustrasi pencegahan dan penularan virus corona, pasien virus corona ShutterstockIlustrasi pencegahan dan penularan virus corona, pasien virus corona

MEDAN, KOMPAS.com - Ori Kurniawan (25), ajudan Wakil Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Musa Rajeckshah atau Ijeck dinyatakan sembuh dari Covid-19 setelah dirawat di Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Haji Adam Malik sejak 25 Maret yang lalu.

Ketika dihubungi via telepon, Ori menjelaskan, berat baginya saat menerima hasil lab dirinya positif Corona atau Covid-19 kemudian malam hari dijemput ambulans dari RSUP Haji Adam Malik.

Dia shock selama dua hari dan kemudian bisa menenangkan diri serta mendapat dukungan serta doa dari orang-orang terdekat.

Selama menjalani isolasi, dia mengaku masih bisa menonton, bermain game, menelepon orang-orang tersayang dan terdekat.

Baca juga: Kisah Ajudan Wagub Sumut Terpapar Covid-19, Pulang dari Jakarta, Syok Saat Dinyatakan Positif Corona

Berjemur dan makan telur rebus

"Kalau berjemur disarankan di dekat jendela, ada jam tertentu. Jam 8. Matahari mengarah ke kamar. Olahraga, shalat, berdoa, makan-makanan bergizi. Lalu telur rebus selalu dikonsumsi. Selain lauk ya," katanya, Selasa (7/4/2020).

Sementara itu, untuk buah-buahan, kata dia, dia mengkonsumsinya dalam bentuk jus. Setiap hari berganti.

Mulai dari jus tomat, belimbing, terung. Dia juga minum susu.

Aktivitas tersebut menurutnya masih bisa dilakukan karena dia tidak diopname.

"Saya tak dikasih selang. Hanya cek darah. Saya tak sempat diopname. Nafas pendek-pendek tapi bisa bernapas. Aktivitas sehari-hari nonton, main game, nelpon orang-orang tersayang. Orang terdekat," katanya.

Baca juga: Baru Sembuh dari Corona, Wakil Wali Kota Bandung Pimpin Pelantikan Pejabat

Terkesan dengan kesigapan tim medis

Menurutnya, rutinitas selama isolasi, menurutnya mengubah banyak kebiasaan lama.

 

"Kebiasaan (lama) dipaksa berubah. Sekarang sudah berbeda," katanya sembari mengatakan sangat berterima kasih kepada tim medis yang sudah merawat dan menyemangatinya.

Tim medis, perawat dan lainnya, khususnya di bagian Covid-19, menurutnya sangat mengesankan dan menjadi garda terdepan melawan virus yang sudah memakan banyak korban jiwa di berbagai negara.

"Mereka menyemangati kami. Standby buat kami 24 jam. Kita tinggal tekan tombol call center mereka langsung datang. Ada kendala apa-apa aja mereka siap membantu," katanya.  

Baca juga: Cerita Pramugara Asal Kabupaten Bogor yang Sembuh dari Covid-19: 23 Hari Diisolasi, Rasakan Demam dan Batuk yang Tak Kunjung Sembuh

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X