Kompas.com - 07/04/2020, 20:26 WIB
Para warga binaan Rutan Kelas IIA Malendeng, Manado, Sulut, dapat asimilasi di rumah, Senin (6/4/2020) KOMPAS.com/SKIVO MARCELINO MANDEYPara warga binaan Rutan Kelas IIA Malendeng, Manado, Sulut, dapat asimilasi di rumah, Senin (6/4/2020)

 

MANADO, KOMPAS.com - Sebanyak 125 warga binaan di Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIA Malendeng, Manado, Sulawesi Utara, mendapat asimilasi di rumah.

Hingga Senin (6/4/2020), sudah ada 83 warga binaan yang menjalani asimilasi di rumah. Sebanyak 42 orang lainnya, Selasa (7/4/2020).

Warga binaan yang diizinkan pulang ini adalah narapidana yang telah menjalankan dua per tiga masa tahanan mereka dan dialihkan menjadi asimilasi di rumah.

Baca juga: Abu Bakar Baasyir Ajukan Permohonan Asimilasi ke Presiden Jokowi

Kepala Rutan Kelas IIA Malendeng Manado Yosep Antonius mengatakan, total warga binaan asimilasi rumah sebanyak 125 orang.

"Tahap pertama atau Jumat (3/4/2020) ada 62 orang, tahap kedua 21 orang. Besok atau tahap ketiga ada 42 orang," kata Yosep.

Sementara itu, Kepala Divisi Pemasyarakatan Kemenkumham Sulut Edy Wardoyo mengatakan, dibalik musibah tetap ada hikmah.

"Kalian mendapat hikmah. Ini semata-mata pencegahan penularan Covid-19, sekaligus bisa mengurangi over kapasitas di lapas. Betul-betul kalian patuh, karena anda masih di bawah pengawasan. Polisi juga sudah minta data. Selama menjalani program ini harus tetap di rumah," ujar Edy.

Edy menambahkan, pengawasan akan dilakukan oleh petugas bapas.

"Asimilasi di rumah tidak mengurangi masa pidana, cuma jalani di rumah masing-masing, dipidana di rumah. Aturan yang harus dipatuhi, yakni wajib lapor ke bapas via daring, video call, SMS, dan WhatsApp. Alamat rumah domisili harus jelas," tutur Edy.

Baca juga: Napi yang Keluar dari Penjara Lewat Program Asimilasi Tak Boleh Keluar Rumah

Ia juga menegaskan, dilarang bepergian, pindah alamat atau kerja di luar domisili.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

PPKM Diperpanjang, Wali Kota Medan Nyatakan Siap Ikuti Aturan

PPKM Diperpanjang, Wali Kota Medan Nyatakan Siap Ikuti Aturan

Regional
Tinjau Pengolahan Sampah Plastik, Kang Emil Imbau Masyarakat Gunakan “Octopus”

Tinjau Pengolahan Sampah Plastik, Kang Emil Imbau Masyarakat Gunakan “Octopus”

Regional
Selama Larangan Mudik, Wagub Uu Optimis Dapat Tekan Mobilitas Warga Jabar

Selama Larangan Mudik, Wagub Uu Optimis Dapat Tekan Mobilitas Warga Jabar

Regional
Terapkan Prokes dan PPKM di Kesawan City Walk, Pemkot Medan Lakukan Ini

Terapkan Prokes dan PPKM di Kesawan City Walk, Pemkot Medan Lakukan Ini

Regional
Ganjar Nilai Sistem Resi Gudang Grobogan Jadi Teladan Nasional, Mengapa?

Ganjar Nilai Sistem Resi Gudang Grobogan Jadi Teladan Nasional, Mengapa?

Regional
Anggap Warga Sudah Teredukasi Covid-19, Pemkab Wonogiri Longgarkan Kegiatan Ekonomi

Anggap Warga Sudah Teredukasi Covid-19, Pemkab Wonogiri Longgarkan Kegiatan Ekonomi

Regional
Diminta Khofifah Desain Masjid di Surabaya, Kang Emil: Alhamdulillah, Jadi Ladang Ibadah

Diminta Khofifah Desain Masjid di Surabaya, Kang Emil: Alhamdulillah, Jadi Ladang Ibadah

Regional
Pulihkan Ekonomi Jabar, Wagub Uu Dorong UMKM Manfaatkan Program Pemerintah

Pulihkan Ekonomi Jabar, Wagub Uu Dorong UMKM Manfaatkan Program Pemerintah

Regional
Mukhtar, Mantan Bomber Kantor Unicef Aceh Kini Jadi Petani Pepaya dan Porang

Mukhtar, Mantan Bomber Kantor Unicef Aceh Kini Jadi Petani Pepaya dan Porang

Regional
Lewat Produk UKM, Ganjar dan Dubes Ceko Diskusikan Sejumlah Potensi Kerja Sama

Lewat Produk UKM, Ganjar dan Dubes Ceko Diskusikan Sejumlah Potensi Kerja Sama

Regional
Serahkan Sertifikasi SNI ke Masker Ateja, Emil Akui Sedang Buat Kain Antivirus

Serahkan Sertifikasi SNI ke Masker Ateja, Emil Akui Sedang Buat Kain Antivirus

Regional
Bongkar Bangunan Bermasalah di Medan, Wali Kota Bobby: Mari Tingkatkan PAD

Bongkar Bangunan Bermasalah di Medan, Wali Kota Bobby: Mari Tingkatkan PAD

Regional
Positif Covid-19, Atalia Praratya Banjir Doa dan Dukungan

Positif Covid-19, Atalia Praratya Banjir Doa dan Dukungan

Regional
Ajak Pelajar Berbagi Selama Ramadhan, Disdik Jabar Gelar Rantang Siswa

Ajak Pelajar Berbagi Selama Ramadhan, Disdik Jabar Gelar Rantang Siswa

Regional
Mudahkan Rancang Perda, Gubernur Ridwan Kamil dan Kemendagri Luncurkan Aplikasi e-Perda

Mudahkan Rancang Perda, Gubernur Ridwan Kamil dan Kemendagri Luncurkan Aplikasi e-Perda

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X