Masuk Zona Merah Covid-19, Gubernur Sulsel Pikir-pikir Terapkan PSBB

Kompas.com - 07/04/2020, 19:51 WIB
Gubernur Sulawesi Selatan Nurdin Abdullah saat suhunya diukur melalui termo scanner di pelataran Fakultas Hukum Universitas Hasanuddin Makassar, Minggu (15/3/2020). Dok Humas Pemprov SulselGubernur Sulawesi Selatan Nurdin Abdullah saat suhunya diukur melalui termo scanner di pelataran Fakultas Hukum Universitas Hasanuddin Makassar, Minggu (15/3/2020).

MAKASSAR, KOMPAS.com - Gubernur Sulawesi Selatan Nurdin Abdullah mengatakan, masih enggan memberlakukan Pembatasan Sosial Berskala Besar ( PSBB).

Nurdin mengaku memiliki pertimbangan yang cukup besar bila ingin memberlakukan PSBB di Sulawesi Selatan.

"Kita harus lebih hati-hati memberlakukan (PPSB) di Sulsel karena tidak semua wilayah itu sama dari 24 kabupaten/kota. Episentrum penyebaran itu mulai dari Makassar terus daerah penyangga kita Gowa dan Maros. Nah, ini sekarang kita fokus di sini," ujar Nurdin saat menjawab pertanyaan wartawan, Selasa (7/4/2020).

Baca juga: Pejabat Pemkot Makassar Meninggal Dunia Usai 3 Jam Diisolasi di Rumah Sakit

Bila ingin menerapkan PSBB, maka beberapa warga yang berprofesi sebagai petani terancam kelaparan dan terancam tak akan memanen hasil tanamannya.

Terlebih, saat ini sudah memasuki musim tanam produk pangan.

"Kita jangan lupa Sulsel ini adalah penyangga pangan nasional. Bagaimana nantinya kalau petani kita rumahkan. Sekarang ini lagi musim tanam jangan sampai bukan corona yang membunuh kita tapi kita mati kelaparan. Ini mungkin perlu kita pikirkan bersama," tuturnya.

Baca juga: Pasien Positif Covid-19 di Sulsel Bertambah 30 Orang, Terbanyak di Makassar

Menurut dia, Pemerintah Provinsi Sulsel telah melakukan berbagai cara untuk memutus rantai penyebaran Covid-19.

Selain itu, Nurdin juga melarang para PNS untuk mudik ke kampung halaman.

"Ini kita sedang men-tracing. Kita coba lakukan bagaimana isolasi wilayah ini kita lakukan apakah mulai dari RT, RW, Kelurahan, kecamatan. Tentu ini ada risikonya. Tak akan mungkin orang makan tanpa diberi bekal," tutur Nurdin.



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Masyarakat Adat Dayak Lundayeh Bentangkan Merah Putih di Ketinggian 1.103 Meter, Ini Tujuannya

Masyarakat Adat Dayak Lundayeh Bentangkan Merah Putih di Ketinggian 1.103 Meter, Ini Tujuannya

Regional
Cerita Pedagang Pasar Ciranjang, seperti Mimpi 2 Kali Jadi Korban Kebakaran

Cerita Pedagang Pasar Ciranjang, seperti Mimpi 2 Kali Jadi Korban Kebakaran

Regional
Menengok Bekas Tambang di Bangka yang Disulap Jadi Lokasi Agrowisata

Menengok Bekas Tambang di Bangka yang Disulap Jadi Lokasi Agrowisata

Regional
Jaringan Telkomsel di Sumatera Kembali Normal Pasca Kebakaran

Jaringan Telkomsel di Sumatera Kembali Normal Pasca Kebakaran

Regional
Warga Enggan Pinjamkan Cangkul karena Takut Tertular, Makam Pasien Covid-19 Ditutup Pakai Tangan

Warga Enggan Pinjamkan Cangkul karena Takut Tertular, Makam Pasien Covid-19 Ditutup Pakai Tangan

Regional
Seorang Istri di Bengkulu Tengah Merekayasa Kasus Pembunuhan Suaminya

Seorang Istri di Bengkulu Tengah Merekayasa Kasus Pembunuhan Suaminya

Regional
Kronologi Avanza Terbakar di Tol Bawen, Polisi Kejar Truk yang Diduga Kabur

Kronologi Avanza Terbakar di Tol Bawen, Polisi Kejar Truk yang Diduga Kabur

Regional
Kisah Agus, Penyandang Tunanetra Dirikan Rumah Belajar Gratis Bagi Anak Berkebutuhan Khusus

Kisah Agus, Penyandang Tunanetra Dirikan Rumah Belajar Gratis Bagi Anak Berkebutuhan Khusus

Regional
Kasus Pembubaran Paksa Acara Midodareni di Solo, Kapolda Jateng: Kita Kejar Pelaku Lainnya

Kasus Pembubaran Paksa Acara Midodareni di Solo, Kapolda Jateng: Kita Kejar Pelaku Lainnya

Regional
2 Staf Sekwan DPRD Kabupaten Bogor Dinyatakan Positif Covid-19

2 Staf Sekwan DPRD Kabupaten Bogor Dinyatakan Positif Covid-19

Regional
Polisi Mulai Selidiki Kasus Kebakaran Lahan di Ogan Ilir

Polisi Mulai Selidiki Kasus Kebakaran Lahan di Ogan Ilir

Regional
'Pak Ganjar, Saya Ingin Kaki Saya Sembuh, Saya Ingin Sekolah...'

"Pak Ganjar, Saya Ingin Kaki Saya Sembuh, Saya Ingin Sekolah..."

Regional
Polemik Potret Nyonya Meneer di Kemasan Minyak Telon, Ini Kata Saksi Ahli dalam Sidang

Polemik Potret Nyonya Meneer di Kemasan Minyak Telon, Ini Kata Saksi Ahli dalam Sidang

Regional
Fakta Gedung Telkom di Pekanbaru Terbakar, Toko Kartu Perdana Laris Manis hingga Keluhan Warga

Fakta Gedung Telkom di Pekanbaru Terbakar, Toko Kartu Perdana Laris Manis hingga Keluhan Warga

Regional
[POPULER NUSANTARA] Anak Gugat Ibu agar Harta Warisan Dibagikan | Kesaksian Warga Melihat Awan Tsunami

[POPULER NUSANTARA] Anak Gugat Ibu agar Harta Warisan Dibagikan | Kesaksian Warga Melihat Awan Tsunami

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X